Submit your work, meet writers and drop the ads. Become a member
NURUL AMALIA Jan 17
deburan ombak bersatu dengan asa
namun tak memecah karang pengharapan
serbuk- serbuk pasir adalah partikel kecil impianku
tak apa diinjak- diinjak
karena untuk menjadi langit
aku masih terlalu awam
Namu Jan 3
Melihatmu melukis warna
Merah cerah dan jingga
Mengangkat kedua ujung bibir
Membawa bahagia dengan sihir
Namun kini bukanlah yang lalu
Melihatmu menyobek raga
Merah darah dan infeksi
Menggebuk harapan memfana
Mengenakan topeng yang berseri
NURUL AMALIA Nov 2018
aku bersebrangan dengan angan dan mauku
sulit jika tak ada prantara
jatuh terperosok mungkin hal biasa
terjungkal aku tak mengapa
hanya jembatan asa yang dirajut harapan kuat
yang jadi kebutuhan dan kekuatan
Nurul Amalia 15 November 2018 19 .13
terkadang untuk menggapai apa yang kita harapkan tidaklah mudah..hanya berdoa dan keteguhan hati yang bisa membuat semuanya terwujud..tentunya dengan usaha dan ikhtiar juga..
a daydreamer Nov 2018
Bukan saatnya, kawan,
Kau tertunduk dengan tangisan
Seakan dunia sudah kiamat.

Mungkin hatimu sedang tertusuk
Oleh buaian para pemberi harapan
Dan setan pembisik di telingamu.

Tapi ingat,
Ceritamu hanya sebatas koma,
Masih ada kalimat panjang
Yang menantimu sampai akhir hayat.
Hadiy Syakir Jun 2018
Apa yang ku mahu

Hanya ku yang tahu



Biar ada datang membelenggu

Akan datang angin menyatu



Lari,lari pergi saja diriku

Jauh ke puncak aku tetap berlalu



Aku jiwa lama termangu

Bosan, letih jadi diriku



Kerna ada saja yang rasa tahu

Lebih dari rohku.


16 April 2012
Hadiy Syakir Jun 2018
Kehidupan
tak menjanjikan
harapan;

Kematian
tak menjanjikan
penyelesaian.
HYA Dec 2017
Bumabagay sa'yo ang sando kesa sa bibi bra
Kung sinuman ang magsisinungaling ay siya ring tanga

Bibi,  biro lang. Galit ka na naman.
Napagtanto mo na ba kung saan ang iyong likod at harapan?
Ang pagdadalawang isip kung saan ilalagay ang bag ay hindi maiiwasan
Kahit na sa tingin ko'y hinding-hindi mo na malalaman

Pader, biro lang.  Galit ka na naman
Ngayon lang,  ngumiti ka naman diyan
Kung ikaw na lang ang nag-iisang babae sa mundo
Hindi pa rin ako papatol sa'yo bagama't hindi tayo talo

Ito'y tatapusin ng isang paalam ng hangganan
Mga sinabi ko'y huwag **** ipagpaliban
Sapagkat kahit na ganyan ay hindi kita iiwasan
At ito pa ang mas nagpapatibay sa ating samahan.
Sinabak ko ang giyera
Nang sinabi kong flat ka
HYA Aug 2017
Handa na ako
Na makipagkita sayo
Ngunit nakalimutan ko na
Sayo'y may nagmamay-ari pala

Unang tanong, bakit ngayon pa?
Kung kailan  masasabi ko sayo na
Noon palang ay mahal na kita
At hindi lang simple na mahalaga?

Patawad, ang bagal ko kasi
Sana ngayon sa buhay mo, ako'y parte
Hindi pa maibukas ang bunganga
Para sa tatlong simpleng salita:

'Sinta, minamahal kita'
Hanggang ngayon ay mahal parin kita
Paano ko nga ba makakalimutan ang katulad mo
Kung sa maraming taon, ikaw ang naging mundo ko?

Pangalawang tanong, nagsawa ka ba
Sa kahihintay sa mga katagang 'gusto kita?'
Mahal, sasabihin ko kahit huli na
Kahit alam kong walang mabubuong tayo nitong aking piyesa

Takot. Oo, nilunod ako ng takot
'Pag kasama ka, oras ay humihinto sa pag-ikot
Walang salita ang lumalabas sa aking bibig
Doon, napag-alaman ko na sayo pala'y umiibig

Ngunit, huli na
Sa pagiging tahimik, wala akong napala
Tinanong kita kung gusto mo rin ba ako
Sagot mo, "bakit ngayon mo lang sinabi to?"

Ngayon na ako'y nandito sa iyong harapan
Pangungusap, linya at taludtod ang nasa aking isipan
Subalit ang magagawa ko nalang ay ngumiti at tumango
Dahil kahit anong gawin, may nagmamay-ari na sayo
Inspired by '100 Tula Para Kay Stella'
Fidel, akin ka nalang please?
NURUL AMALIA Aug 2017
berawal dari waktu
memaksaku menyeret kakiku
melangkah gontai sambil pergi
aku merengek, terisak !
dan mengadu pada-Nya
tunggu ini secepat aku berkedip barusaja
ya, dulu memang aku kecil
nyaliku memang masih payah
masih terjerat pada keduanya
bahkan sekarangpun..

keduanya ingin aku yang terbaik
aku tak tahu yang dirasa mereka
tapi aku sendiri berontak
menyalahkan waktu yang jelas tak akan berhenti
aku kutuk waktu
mengapa begitu kilat
ragaku masih ingin tetap dirumah

tunggu, sejenak aku merasa keliru
bukankah ini baik
aku juga ingin membuat keduanya senang
mimpi harus coba kupanjat
tangga itu sudah dihadapanku
aku termasuk yang beruntung
bersyukurlah!
batinku melerai
aku meyakinkan diriku sekuat tenaga

"ini bukan rumahku" gertakku
saat aku tiba ditempat asing itu
akupun terpaksa tinggal
demi pengetahuan yang ingin kuraup
iya, jika belum paham akan kujelaskan
aku seorang mahasiswa sekarang
predikat yang melekat padaku kini
berat..
pandangan semuanya akan berbeda terhadapku

sungguh aku menemui teman baik
berjuang sama sama, namun tetap harus sendiri
aku menarik nafas..
waktuku kini juga telah memaksaku
rasanya pagi sudah menjadi sore
agaknya aku harus selesaikan hariku
mengerjakan tugas akhirku disana...
memang sulit sekali ketika saatnya tiba harus merantau untuk mencari ilmu, apalagi aku anak tunggal. gak bisadeh jauh dari ortu, and btw jadi anak kos itu enak enak enggak, mungkin kamu kamu juga kalau anak kos bakal ngerasain. dan welcome skripsi.. hope you will be passed sweetly.. okay waktu memang sangat cepat berlalu, gunakan waktumu sebaik mungkin. akupun masih belajar dan mencoba.
NURUL AMALIA Aug 2017
kau adalah puisi
berputar dalam imajinasi
mengendalikan tanganku untuk menulis
entahlah, aku memang tak mampu
menyulam kata kata manis
terkadang bingung memilah kosa kata
yang kurasa memang terbatas

tapi kau adalah puisi
ku menulismu  dibawah lampu temaram
duduk termangu menjelajah inspirasi
aku ingin sekali menulismu
aku akan menulismu
tunggu sampai kau menjadi puisiku
Next page