Submit your work, meet writers and drop the ads. Become a member
Ingatan tentangmu semu-semu;
hinggap di tepi kasur, terpantri di depan kaca, sampai menusuk dingin hingga ke tulang saat hujan.

Eh..

Tapi senyummu sebuah pengecualian
Meski bukan selalu ungkapan bahagia,
setidaknya itu satu-satunya yang masih terasa hangat.
Pantas juga diputar tiap pagi, siang, sore, atau malam sebelum aku memanjatkan doa.
summersoul Oct 7
Pagi ini
Kugantung kemeja favoritmu depan pintu
Sambil menarik satu senyuman
Menahan apa yang tertahan di kerongkongan
yang seakan jika kuhembuskan saja
bisa sampai merobek paru-paru

Lalu, aku memakai serba hitam
Merayakan kepergian ini sendirian
Atas dirimu yang tak lagi ada untuk menyapa
jiwa ini kembali meragu; terbeban pertanyaan memburu.
rasa tidak tentu,
entah apa yang ditunggu.
berawal dari sebuah tatap,
rasa ingin sekali menetap.
entah apakah diriku ini sedang kalap,
atau hati ini memang sedang berharap.
jiwa ini kembali meragu; sepertinya aku jatuh cinta padamu.
rinaisorai Sep 3
Tuhan tidak akan biarkan kamu berjalan sendirian.
Tuhan akan menjadikan kamu semakin kuat.

Kamu hanya perlu yakin dan percaya.
Kamu kuat; lebih dari segalanya.
Tiga tahun lamanya berlalu begitu saja,
Pertanyaanku masih sama;
Apakah cinta ini masih ada?
Atau sudah tertiban perasaan lara?
Sayang, kita tak sedang menenggelamkan kepala dalam-dalam ke kubangan lumpur.
Sayang, kita sedang meminum darah yang mulai membusuk.
Sayang, kita mungkin akan diperkosa dengan biadab oleh diri kita sendiri.
Seperti pendosa.
Bacakan untukku tragedi penghancur semesta
Dalam bayang yang merana
Ditengah malam para pendosa
Bacakan untukku kematian yang harum
Melesat masuk kedalam ringkuhnya tulang-tulangmu
Hingga remuk berbutir pasir
Panggil para penguasa dalam mayanya utopia
Biar mereka merangkak disana
Cicavilana Jul 22
Sebab aku bunga,
yang akan tumbuh ditengah semak belukar.
Meski tersengat panas dan gersangnya gurun,
takkan ragu
tuk lagi
dan kembali,
mekar.
Cicavilana Jul 22
Mata memejam, tangan melipat, berbisik:
"Bapa,
yang terlampau jauh,
sukar menyentuh,
apalagi merengkuh
sudah pasti luruh,
izin meracau rayu paling tulus,
amin yang amat serius,
tolong
genggamkan hatinya
untuk seseorang disini
yang tiada jelak mendamba
dalam angan,
nyata,
tak luput dari namanya"
amin.
Cicavilana Jul 21
aku ingin tenggelam, karam
di pekatnya tatapmu
aku ingin meresap, terperangkap
di hangatnya dekapmu
aku hanya ingin hanyut
di antara denyut nadimu

aku hanya ingin hilang sebentar
menelusuri hatimu
lalu
bermuara
di ruang
sanubarimu.

"izinkan aku bersandar sejenak"
boleh tidak?
Next page