Hello Poetry is a poetry community that raises money by advertising to passing readers like yourself.

If you're into poetry and meeting other poets, join us to remove ads and share your poetry. It's totally free.
Setiap kali aku melihatmu
Rasanya aku ingin—
Merekonstruksi diriku.

Memilah semua hal yang tabu
Memilah semua kekurangan
Menjadi kesempurnaan yang fana.

Betapa bodohnya aku,
Betapa bodohnya aku hanya karena cinta.
Ada sesuatu di dalam diriku;
Suatu kehampaan yang
Tak tertandingi.

—Dan itu semua,
Hilang sekejap saat melihat
Senyummu yang manis
Tak ada tandingannya.

Setiap kali aku ingin menatap,
Aku menampar pipiku keras
Karena kamu, walaupun mempesona,
Belum ditakdirkan
Untukku.
Sedih rasanya, melihat sesuatu yang indah, tapi tidak bisa di singgah.
teruntuk kamu yang harumnya sudah hilang dari sisiku
yang jalannya sudah bukan aku yang mendampingi
yang tidurnya sudah bukan aku yang dimimpikan

tuan, apakah kamu pernah sesekali memikirkanku setelah sejenak pergi?
aku letih mencari sendiri jawaban dari semua pertanyaan
aku letih mencari kesalahanku dari semua amarahmu

untuk satu senja di bulan desember
selamat menikmati purnaku dalam bayanganmu
jadi puisinya berima aa aa dan ab ab heu sadar ga :(
aziza 6d
jika pengawahutanan terus terjadi,
adalah manusia yang perlahan akan mati.
ingin punya teman,
tapi kadang menyebalkan.
ingin ditemani,
tapi sering menjauhi.
ingin jadi diri sendiri,
tapi mayoritas memandangnya jijik.

lantas ia menjadi banyak elemen
mencoba cocok pada semua hal
memaksakan diri untuk pantas

tapi tetap saja,
lihat saja ikan dan sapi
sama sama milik sang empuNya
sama sama Rabb yang menciptakan
sama sama Ia yang memberi ruh
ikan diletakan di daratan rumput
sapi diletakan di laut lepas
bagaimana ?

mau seruwet apa kamu mengatur
jika memang tidak pantas yasudah
cari yang disuruhNya pantas untukmu

toh, kualitas lebih diminati daripada kuantitas.
itu kalo aku,
gak tau kalo kamu.
D Awanis Dec 5
Pada akhirnya, yang mengerti
adalah bayangan dan diri sendiri
Sementara orang lain mati,
pergi tanpa sempat kembali

Pada akhirnya, yang berkeras hati
adalah jantung yang menolak berhenti
Sementara kaki mulai lelah berlari,
meraung ingin menyudahi

Pada akhirnya, yang abadi
adalah sunyi dan sepi
Sementara mimpi-mimpi,
hilang tergerus tanpa arti
NURUL AMALIA Nov 30
waktu tidak serta merta memberi salam maupun pamit
ia berjalan saja mengikuti poros
dan terkadang aku tak merasaya
cepat..
kemarin rasanya aku baru akrab denganmu, setalah kebungkaman yang berbicara menahun
aku hanya bisa tertawa, jika aku ingat dulu.
kamu dan aku kemudian dibawa waktu untuk saling bicara untuk pertama kali
sebenernya aku dipaksa karena aku membutuhkan bantuanmu
aku memanfaatmu..agar kita dekat mungkin itulah cara-Nya
maaf..
sampailah kita diakhir studi kuliah
topi bertali dan jubah sudah mantap kita kenakan
tapi dihari itu aku tak melihatmu
mauku melihatmu dengan jas hitam dan kemeja merah mudamu yang manis
tapi aku senang.
semoga kamu gapai maumu selalu
dan selamat.. aku masih merepotkanmu hingga detik ini
NURUL AMALIA Nov 15
aku bersebrangan dengan angan dan mauku
sulit jika tak ada prantara
jatuh terperosok mungkin hal biasa
terjungkal aku tak mengapa
hanya jembatan asa yang dirajut harapan kuat
yang jadi kebutuhan dan kekuatan
Nurul Amalia 15 November 2018 19 .13
terkadang untuk menggapai apa yang kita harapkan tidaklah mudah..hanya berdoa dan keteguhan hati yang bisa membuat semuanya terwujud..tentunya dengan usaha dan ikhtiar juga..
NURUL AMALIA Nov 14
gelap malam membuka mata
hening pikir ku meraba cinta
begitu banyak lembut dan kasar
setajam sembilu selembut sutra

angin bertiup menghempas debu
debu kasar debu halus
cinta kasih yang ku tuju
tibalah aku pada dirimu
T.S
Moonity Nov 10
Upaya faal semesta
Beginilah adanya
Insan di dalamnya
Begitulah hadirnya

Katamu semesta tiada pernah salah
Dan aku percaya padamu, pada semesta

Bahkan ketika waktu terus pergi
Dunia lantas berevolusi
Kalakian musim bersilih
Keyakinanku padamu tak lantas lenyap

Lain halnya dengan waktu, dunia, musim, dan cinta

Katakan
Kau dan aku, apa kita pernah mengkhianati buana?
Sehingga menjadi kami adalah kesulitan berarti

Arkian, cinta ubah wujudnya jadi bersyarat
Insan, iman, susila, keharusan

Sedang cinta terlampau luas layak angkasa
Semesta tak salah, aku percaya
Begitu juga cinta
—dari : yang tak lagi percaya kisah kasih.
Next page