Submit your work, meet writers and drop the ads. Become a member
aku tak ingin tak berbahagia karena cinta
tapi...
bukanlah cinta bertumbuh sebagai dua?
pagi dan malam
duka dan suka
tangis dan tawa
kemudian,
datang lalu hilang
Masih kubayangkan seperti apa jadinya aku apabila suatu saat aku benar-benar bisa memiliki dia. Mencintai dia begitu dekat. Sedekat tarikan napas dari setiap udara segar yang aku hirup di pagi hari. Masuk ke dalam paru-paru. Kemudian bercumbu di sana.

Benar apabila aku memang sangat ingin bisa memiliki, segala hal yang mungkin tidak pernah bisa aku miliki.
Begitu naif apabila kita sedang belajar mencintai seseorang.
O wajahnya. O matanya. O hidungnya. O pipinya. O bibirnya. O rambutnya yang panjang tergerai jatuh di bahunya. Begitu jelas, hingga mimpi seperti realita.
Dia begitu jelas terlihat. Dia begitu nyata, bahkan kurasakan sesuatu berdetak begitu cepat dan kencang, seperti angin yang menyibak rambutnya.
Senyumnya membuat segala yang hancur menyatu kembali, tetapi tidak, tidak untuk setiap kali.

Aku masih mencintainya, begitulah cinta yang semestinya aku akan katakan apabila memang dia benar ada di sini. Tetapi dia tidak di sini. Dan aku tidak bisa mengatakan bahwa aku mencintainya.

Dia begitu dekat, tetapi juga begitu jauh. Dia jauh dari mataku. Dan dia begitu jauh untuk bisa merasakan perasaanku padanya.
Indonesia, 23 Maret 2021
Arif Aditya Abyan Nugroho
Favian Wiratno Oct 2020
tenggelam sudah hatiku saat melihatmu.
hanya perkara waktu, kapan dua hati kita menyatu?
Favian Wiratno Oct 2020
jiwa ini kembali meragu; terbeban pertanyaan memburu.
rasa tidak tentu,
entah apa yang ditunggu.
berawal dari sebuah tatap,
rasa ingin sekali menetap.
entah apakah diriku ini sedang kalap,
atau hati ini memang sedang berharap.
jiwa ini kembali meragu; sepertinya aku jatuh cinta padamu.
senjakala Sep 2020
Tuhan tidak akan biarkan kamu berjalan sendirian.
Tuhan akan menjadikan kamu semakin kuat.

Kamu hanya perlu yakin dan percaya.
Kamu kuat; lebih dari segalanya.
Favian Wiratno Aug 2020
Tiga tahun lamanya berlalu begitu saja,
Pertanyaanku masih sama;
Apakah cinta ini masih ada?
Atau sudah tertiban perasaan lara?
Akankah…
Kita akan terus begini?
Terpisah oleh jarak bermil – mil
Walau hanya dalam dunia fatamorgana
Kuingin kau kembali ke sisi
Seperti saat kita bersama dahulu

Akankah…
Pertemuan pertama kita
Hanya tinggal kenangan?
Walau hanya dalam dunia fatamorgana
Kuingin kau kembali dan melinkupiku dengan sayapmu
Seperti saat kita pertama berjumpa dahulu

Akankah…
Janji kita
Hanya tinggal sebuah janji?
Walau hanya dalam dunia fatamorgana
Kuingin kau kembali dan kita saling mengkaitkan jari
Seperti saat kita berjanji dahulu

Akankah…
Cinta kita
Hanya tinggal sebuah kata?
Walau hanya dalam dunia fatamorgana
Kuingin kau kembali dan berkata
Walau jarak dan ruang memisahkan kita
Aku percaya jika hati t’lah bicara
Takkan ada yang mampu memisahkan kita
Afeksi cita Jun 2020
•••
Tak jarang jiwa ini meragu
Akan pikiran ini dan itu
Tak jarang sukma ini terbelenggu
Oleh rasa yang tak menentu

Ada detik ku ingin melupa semua
Ada saat ku ingin menikmati semua
Ada malam ku ingin mengakhiri semua
Namun, ada juga hari ku ingin meresapi semua rasa

Rasa yang tak menentu
Ntah apa yang ditunggu
Mungkin karena diri terlalu lama terbelenggu
Hingga dia datang saat itu,
Memberi sebongkah cita dalam hidupku
•••
senjakala May 2020
Cita-cita yang aku miliki sangat sederhana,
aku hanya ingin merasa penuh dan bahagia.
Tidak ada yang tahu rahasia semesta,
yang pasti semua akan baik-baik saja.
senjakala May 2020
Akan ada dia yang hampiri kamu
untuk menjadi pendampingmu.
Akan ada dia yang sayangi kamu
dengan cinta yang sungguh utuh.
Next page