Submit your work, meet writers and drop the ads. Become a member
Mereka bilang; cinta itu buta, tetapi aku tak percaya.

Mengapa?

Sebab kedua orang tua tidak mengajarkan untuk membenci cinta; mereka memberikan ketulusan di dalam sebuah hubungan.

Cinta mereka padaku; tulus dan tidak bersyarat.

Walau tak peduli akan cinta, pun tak mengatasnamakan cinta dalam setiap langkah, aku tahu dengan pasti, keluarga yang kumiliki tak akan terganti.

Lewati hari tanpa adanya kasih, bukan masalah isi, melainkan aku yang risih, selalu diminta membawa kekasih.

Apalah arti sebuah pernikahan, di saat aku bisa bahagia, meski tak miliki pegangan?

Aku mampu berdiri sendiri, tanpa perlu berlari, menuju akhir yang pasti.

Aku tidak membutuhkan pasangan yang hanya mencari aman di saat kesusahan.
oshooney Aug 7
kita itu afeksi yang semu.
kita jatuh dan saling mengaduh.
kita ini sebuah kesalahan yang harus dibenahi.
ironinya, kamu dan aku tidak ingin membenahi kita.
hingga pada akhirnya, kita saling menyalah karna sudah jatuh pada afeksi yang semu.
kita sudah selesai sekarang.
©2019/06/16
agisya.
oshooney Aug 7
Bahkan, mimpi mu itu butuh ruang.
Ia lelah jika harus terus menggantung pada harap.
oshooney Aug 7
Setelah lihat status temanku, aku tersadar .
Begini tulisan di status nya "Karena takdir tak selalu sesuai rencana, itulah mengapa di setiap do'a ada semoga."

Semoga panjang umur, semoga sehat selalu, semoga cepat sembuh, semoga bahagia, dan semoga yang lainnya.
Kita semua itu berharap pada satu hal,
yaitu berharap agar sesuatu yang kita inginkan bisa terwujud sesuai rencana.
Terlepas dari adanya takdir yang sudah mengatur semuanya menjadi sedemikian rupa.

Semoga kata semoga yang dipanjatkan bisa terwujud tanpa ada kendala di perjalanan nya.



Semoga bahagia.
oshooney.
07/08/19
jurnalkelabu Aug 7
Pada dasarnya,
semua hanya sementara,
maka segala luka,
akan sembuh sendirinya.
membingkai itu ada tujuannya
dilapisi kaca biar tidak terkotori
aku mengamplas ingatan yang sempat luntur
terbawa pada lamunan utuh & seruan sendu
silam, bertumpu berapi-api enggan berkeputusan asal
sampai kini, aku masih patuh pada prinsipku

kamu memintaku,
namun hatiku berprasangka itu rancangan induk
bukan asli pemintaanmu
kupilih menepikan diri
diam-diam berharap kamu bercerita lebih dalam
tapi nihil, malah indukmu maju
aku mau, tapi apa keputusan ini benar
pepetan restu, tekanan waktu
dihimpit ketakutan indukmu atas cemooh
orang, siapa? tetangga? saudara?

keengganan bersepaham
kuuji kamu dari belakang
menantang setara, seimbang, sejajar
lontaran kata pengundang debat
berlindung atas wejangan duda muda yang baik
"dua jenis prinsip tujuan pernikahan"
satu, untuk memulai keluarga baru
dua, untuk menyatukan keluarga
dengan kesadaran kupilih yang bertolak denganmu
karena saat itu aku belumuran ragu
sejauh mana kedewasaanmu?

kamu gagal pada tesmu,
tapi aku tetap bertahan kala itu,
setelah semua berjarak, mungkin kamu sadar ikatan pernikahan bukanlah hal main-main
kubedah diriku, ada setitik kekecewaan
seumpama semesta menghajarku dengan keras
tapi Ia tidak melepaskanku pada maut
disadarkanNya pula, inilah jawaban doa
"jauhkanlah aku dari yang jahat & dekatkanlah dengan yang baik"
jari manisku takkan tersemat cincin duri sebab ranting emas berbunga daisy telah memekarkan diri
230719 | 19:35 PM udah di kost Bali lagi, minum kopi sambil makan roti canai, ini luapan emosi, tentang transformasi ke arah yang baik. Tuhan menjaga kita semua.
berhenti sebentar
amati tangga kehidupan
beberapa melesat kencang
beberapa berleha-leha
beberapa meronta terpenjara
bersandiwara mencengkram erat muslihat
beberapa berhenti berkoar
betah hanya memandang 1 arah
acuh membangun bata perbatasan
agar ujungnya jiwa tak lagi rapuh

kulihat semuanya budak
diantara kerumunan manusia
golongan batasnya
pendapatan pengeluaran
semua saling bertukar jerit
"memangnya kau siapa?"
220719 | 8:51 AM di kamarku, kamarku sendiri, masih di kota kesayangan Bandung, mau ke Majalengka airport. Tuhan jaga keluargaku amin.
jurnalkelabu Jul 16
Sebenarnya, kamu ingin berpulang, atau hanya mengulang? Aku bukan jalan pintas; pun bukan sosok yang bisa membawamu terbang ke atas, tetapi aku bisa menjadi seorang gadis yang bisa mencintaimu tanpa batas.

Kamu berulah, aku mengalah.
Kamu benar-benar meninggalkan aku, maka aku akan menghapusmu tanpa ragu.

Terima kasih;
untuk semua waktu yang berlalu,
untuk segala rindu yang palsu,
dan harapan yang kamu hempaskan.

Aku tak akan mencari pengganti, bukan karena kamu tak terganti, melainkan karena aku akan meniti langkahku seorang diri.
regina Jun 24
Rindu ini terlalu besar.
Terkadang memberontak tak tertahan.

Aku berusaha,
aku yakin aku sungguh berusaha.

Tapi, sampai sekarang
Suara tawa itu masih mengalun merdu di telingaku.

Bayangmu mengikuti hariku,
Selalu, tanpa jeda.

Melupakanmu merupakan hal yang rumit.
Memori indah terselubung dibalik kata benci.
jurnalkelabu Jun 5
Jangan takut sendirian,
sebab semuanya aman.
Indah pada waktunya,
Semesta punya rencana.
Next page