Hello Poetry is a poetry community that raises money by advertising to passing readers like yourself.

If you're into poetry and meeting other poets, join the community to remove ads and share your poetry. It's totally free.
no one is subscribing
to the universal affection
draining subconscious ailment
that needs no treatment
quaking with fear
shaking with revulsion
looking to prolong
an hour, a minute
stretching one seconds
into ten seconds
where are we going
past the streetlights,
the crossroad
the commotion
inside the canalboat
that surrounds and accompanies
this road -
will it ends one day,
sometimes, somewhere
and brings an end
to the entire's generation
guilt and disease?
terus
tenggelam
dalam
kisah silam
kekal
bertentangan
dengan
kisah hadapan
sudah
menjadi resam
penuh
dengan harapan
pencarian berterusan
mencari perlindungan

apakah erti
pendewasaan
apakah erti
kemerdekaan

satu batang tubuh
katanya penentu
jaya atau buntu
kekal tunduk patuh
menjarah sesuatu
diam membatu.
bahawasanya
semua binasa
angkara
nafsu
tinggal sisa-sisa
hayat angkasa
dan masa
semakin jauh
meninggalkan
manusia
dengan angka
dengan strata
hikayat termaktub
bermaharajalela.
Hadiy Syakir Sep 10
Kenapa harus kita
berlari dari
kenyataan
Kenyataan itu
melegakan
Kenyataan itu
mendewasakan
Kenyataan itu
memaknakan

Ayuh ke sini
kenyataan,
kuhidangkanmu
persoalan.
Hadiy Syakir Sep 10
setiap kota
takkan kekal abadi
yang ada
hanyalah penghuni
kekal
selamanya ditemani
isi-isi
yang tak berisi
tiada puisi,
tiada seni
tanpa arah
tanpa erti
yang ada hanyalah
imbalan
dan keuntungan
yang berpuing
di udara kota
yang berlegar
di pengairan kota
segalanya
terasa muram
apa bezanya
hidup di dalam
lohong hitam?
Hadiy Syakir Sep 10
Pengenalan itu satu
pengajaran
pemastautin dalam satu
perubahan
tanpa pengenalan
segalanya tak berpermulaan.
Hadiy Syakir Jul 25
today

I will fade away,
or maybe

yesterday
I have died
just to be awaken
in another bad nightmare,

I will never know.
Hadiy Syakir Jun 27
[Untukmu di Langkawi, 26 Jun 2018]

Beratus-ratus retakan kaca
tidakkan pernah imbang neraca
betapa berat hatiku menunggu
detik-detik tak berpenghujung
beribu-ribu detakan hati
takkan pernah akan ku lari

biar Bukowski dengan kebuntuan
biar Rimbaud dengan ketidaktentuan
akan hanya ada dirimu dalam
laci yang penuh dengan kepastian.

Berbatu-batu kau ke utara
begitulah rasa ini terawang-awang di udara.
Hadiy Syakir Jun 26
Apa yang ku mahu

Hanya ku yang tahu



Biar ada datang membelenggu

Akan datang angin menyatu



Lari,lari pergi saja diriku

Jauh ke puncak aku tetap berlalu



Aku jiwa lama termangu

Bosan, letih jadi diriku



Kerna ada saja yang rasa tahu

Lebih dari rohku.


16 April 2012
Next page