Submit your work, meet writers and drop the ads. Become a member
ga  Sep 2017
Kau Manis Kala Itu
ga Sep 2017
Senyum itu, dari mana datangnya
Tolong beritahu aku rahasianya
Agar nanti bisa kulakukan lagi
Biar mereka tahu, manisnya kau kala itu

Senyum itu, bisakah lebih lama?
Maafkan aku ini ingatannya lemah
Jadi tolong tersenyumlah lebih lama
Biar aku ingat, manisnya kau kala itu

Senyum itu, di hari yang sunyi tanpa kabar
Apakah senyum itu ada di kala hujan?
Aku ingin tahu, jadi bisikkan padaku
Di mana senyum itu saat malam menuju Minggu

Senyum itu, semanis kala itu
Tapi, siapa yang dituju senyum itu
Mungkinkah senyum semanis itu
Menyisakan pahit yang teramat pahit?

Tetaplah semanis itu, kalaupun pahit
cukup aku yang tahu
Tetaplah semanis itu, aku masih ingin
membagi malamku padamu
Kali ini kau harus punya waktu..
Ceritakanlah rahasia senyum manismu itu.
Noandy  Jun 2017
Sarsaparilla
Noandy Jun 2017
Sarsaparilla

Habisi aku hingga tak tersisa setetes pun dari beling belang sewarna kelam kulitmu.

Kapal di telunjuk meraba bekas kecup bibir pada ujung botol dengan wangi pahit yang teringat untuk terlupa karena seangin lalu hadirnya.

Wangi obat dan balsam,
dalam seteguk hela nafas di ujung keseharianku.

Bulan dari jendela menatap genangan hitam setelah busa-busa sassafras dan jari kita terjalin di bawah remang lampu;
ruang kedap suara tak butuh suara lain selain jerit garing dahaga yang menari di jalinan lidahmu,
jilat sassafras.

Yang menari di wangi rambutmu,
wangi sassafras.

Yang menari di matamu,
bening hitam botol sassafras.

Letupan soda yang menggerogoti tiap kuncup di lidah ialah pengingat atas tubuh kita yang kelak jasad belaka.

Wangi obat dan balsam. Mengawet sebagai mumi.
Menyoklat, menghitam,
sekelam botol sassafras terguling.

"Jika mumiku bangkit di senjakala dunia, habisi aku sekali lagi, lalu rendam tubuhku;
Dalam botol-botol hitam sassafras,
ramu apapun yang kelak tersisa dariku."

Malam ini tak ada daun tergantung, kering perban mumi dan,
akar sassafras.

Tak ada pahit yang lebih pahit dari manis akar pilu, manis genggam jarimu, manis tertanam di punggung tangan, tergali, digali, mengakar;
akar sassafras
dan akar kata-katamu,
memanas meranggas dalam tubuh di kering kemarau.
Malam
Jemari
Jemarimu
Hitam botol sassafras
Hitam matamu
Balsam
Panas
Lepas.

Kau dan seteguk
Sarsaparilla terakhir di penghujung hari;
Habisi aku hingga tak tersisa setetes pun dari beling belang sewarna kelam kulitmu.
fatin May 2016
mana mungkin rindu aku terasa
jika diungkap dengan bait bahasa

sayang
dakaplah aku
rasakan rindu aku
kerna mana bisa ayat dan kata curah rasa ini
andai kau rasa perit dan pahit ini,
lepaskan lah.
biar aku bebas terokai dunia
tanpa rasa sekat dalam raga

aku penat
-menunggu sesuatu yang tidak pasti
dalam hal ini, adalah kamu

jalan yang dahulu kita lewati tengah malam kini kian sunyi
dulu, ada sahaja tawa kita kedengaran
entah
bukan aku tidak cuba untuk berhenti ada fikiran tentang kamu
tapi
bagai aku tersekat

sayang
andai kau rindu
andai kau rasa perit dan pahit ini
lepaskan lah aku

*agar aku bebas teroka dunia
Elle Sang Dec 2015
Gadis itu pulang dengan kepingan jiwanya
Berusaha untuk menahan segala rasa sakit
Semua ia simpan rapat-rapat walau tersirat dari matanya
Ia menghempaskan badan diatas tempat tidur
Sambil sesekali memijat keningnya, berharap rasa sakit tak akan hinggap kesana.

Lalu ia berusaha tak mengingat-ingat semuanya
Berharap entah bagaimana caranya agar ia mematikan perasaannya
Dalam hati ia bertanya "kapan terakhir kali kau bahagia?"
Tak ada satupun yang bisa menjawab pertanyaan itu
Ia hanya menatap langit-langit kamar  sambil tersenyum pahit.

"Yah, begitulah realita hidupmu. Tersiksa karena jatuh berkali-kali untuk orang yang salah"
Otaknya berbicara pada hati yang masih kukuh membela perasaan yang ia punya
Ia tak bisa lagi menampik bahwa kepala dan hatinya setelah ini tak akan pernah ada di kubu yang sama
Karena kelalaian hatinya lah ia berada disini sehingga logika menghukum hati itu, menutup pintunya rapat-rapat dan menenggelamkan kuncinya kedalam samudera pemikirannya.

Suara hujan mengiringi gadis itu
Tak terasa satu demi satu tetes air mata mengalir
Ia hanya bisa memejamkan mata dan berkata
"Aku sudah tak punya hati lagi"
when the dawn flirty flicker on the horizon of the hill ..
feels cool breeze wash the bitter wounds ...

when the blazing sun dancing on the head burn jealous ..
so graceful way you speak ..

when the sun pull over and hide the east stretch of ocean ..
so light up the dim dark brushed off behavior ..

when the evening wading longing raft ..
so beautiful the way you steal sank deep trough ..*


┈┈┈┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶  ƦУ  »̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈┈┈┈┈┈┈┈


cara karammu

saat sang fajar mengerlip genit diufuk bukit..
terasa sejuk  hembusan angin membasuh luka yang pahit...

saat sang mentari menari terik diatas kepala membakar cemburu..
begitu anggun bertutur caramu..

saat sang surya menepi dan bersembunyi ditimur hamparan samudra..
begitu terang perilakumu menepis gelapnya temaram asa..

saat rakit kerinduan mengarungi malam..
begitu indah cara karammu menyuri palung yang dalam..
these are the times that try men's souls..
i woke up thinking a very pleasant thought. there 's lots left in the world to see..
el  Aug 2014
di antara
el Aug 2014
Di antara tumpukan bangau-bangau ini, terdapat satu harapan yang tidak akan pernah tercapai.

Di antara tumpukan bangau-bangau ini, tertoreh satu kesedihan yang tidak diketahui siapapun.

Di antara tumpukan bangau-bangau ini, aku mengubur semua mimpi indah bersama dengan setumpuk cerita pahit.

Dan di antara tumpukan bangau-bangau ini, terbesit satu keinginan yang mustahil untuk dijadikan nyata.

Biarkan mimpi tetap menjadi mimpi, biarkan aku tetap diam.

Biarkan seribu bangau menyampaikan kata-kata yang tersangkut di lidahku kepadamu
Karena aku yakin kamu tidak akan ingin mendengar suaraku lagi.
Aridea P Mar 2017
Palembang 27 Maret 2017

Untuk diriku sang penikmat kopi

Aku telah bangun saat fajar masih terlelap
Kemudian aku membuka jendela agar embun menatapku
Ku biarkan tamu pagi nan sejuk menyapu rambutku yang pirang
Seketika itu aku teringat tuk menyeruput kopi di gelas favoritku
Segelas Capuccinno hangat di tanganku sekarang
Mulai ku teguk sambil ku pejamkan mata
Ku rasakan manisnya krimer di lidahku
Mengingatkanku pada kamu
Pemanis di dalam hidupku

Aku hendak bekerja seperti biasanya
Kini mentari menantangku untuk menakhlukkannya
Ku pasang perisaiku dengan lengkap
Kemudian ku berpikir tuk mendapatkan segelas Caramel Frappe tuk menyejukkan hari ini

Tak terasa mentari kini telah lelah tuk bersinar
Sehingga membuat dunia kian gelap
Aku seduh Black Coffee tanpa gula
Tak ku hiraukan rasa pahitnya ketika menyentuh lidahku
Lebih pahit mana dengan kenyataan aku hidup tanpa cintamu?
fatin  May 2016
Rindu
fatin May 2016
dan ada apa pula dengan rindu
rasa yang sesak di dalam
yang tak mungkin bisa kau ungkap guna bait-bait bahasa
biar bunga mahupun terus

apa itu rindu?
sakit. perit. pahit..
el  Aug 2014
kapal selam
el Aug 2014
aku tenggelam
di dalam lautan
kenangan indah
masa lalu yang
sangat sangat
pahit untuk diingat
kirim aku sebuah sampan
agar kubisa mendayung
ke seberang sana
dan berlabuh bersamamu
Moonity Jun 2018
Aku akan mengatakannya sekali lagi
Pada matahari tengah malam di belahan bumi lain
Ada tapi tak pernah kau lihat
Siapa di dalam benakmu ketika terdengar kalimat pahit itu

Aku akan mengatakannya sekali lagi
Hujan di tengah langit cerah biru sekilas awan bergerak pelan
Nyata tapi kebencianmu padanya

Lagi aku mengatakannya padamu
Aku cinta kamu
Terakhir kali sebelum melepas yang harusnya bebas
Selamat tinggal, cintaku yang konyol.
—ini adalah kebohongan terbesarku tapi semoga saja waktu membantuku lupa akan kamu yang terlalu lama menetap tanpa balasan.
Terdengar suara darimu yang tidak ingin aku bahas lagi di cerita ini
Media komunikasi yang kubenci
Kenapa harus kamu yang aku hubungi
Kenapa harus kamu yang menjadi pelabuhanku
Kenapa kamu yang harus aku jadikan perhentian
Walaupun sementara, bukankah ini terlalu jelas
Aku memberi yang lain alasan untuk kembali padamu
Walau tidak akan menunggumu lagi
Kabar hatimu tidak akan kupertanyakan lagi kali ini
Dan kamu memberikan kata sandi
Entah untuk masuk ke perasaanmu
Atau sekedar tahu keberadaan hatimu
Aku juga sudah tidak mau tahu
Kamu meminta seseorang untuk sungguh
Bukan sekedar singgah
Tapi tanpa kamu sadari
Yang kamu lakukan selama inikan hanya singgah
Aku bukan seseorang itu
Aku tahu dengan jelas
Karena kamu pun tidak pernah jadi sebuah jawaban
Bahasa Indonesia
Mai  May 2018
Wahai Masa Lalu
Mai May 2018
Aku termenung pasrah
Menunggu lelah
Mendapat kabar tak indah
Membuat hati gundah
Waktu pasti akan mengobati hati
Hidup akan terus di jalani
Semakin pahit kehidupan
Semakin banyak perjuangan
Semakin panjang waktu kehidupan
Semakin dalam pengorbanan
Aku hanya akan menatap ke depan
Tanpa memperdulikan masalah kehidupan
Aku hanya akan terus melangkah maju
Tanpa menoleh lagi padamu, wahai masa lalu
Aku tidak melupakanmu
Aku hanya sedikit menapak satu langkah di depanmu
Aku hanya sedikit sibuk dengan dunia baruku
Bukan berarti melupakanmu, wahai masa lalu
Kau guru terbaikku
Mengajarkanku untuk lebih baik di masa depan
Memberiku pengalaman yang tak mungkin terlupakan
Membekaliku dengan keikhlasan dan kesabaran
Kata semoga dariku takkan pernah lekang untukmu
Walau mungkin kau takkan pernah tahu itu, wahai masa lalu

— The End —