Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"membiru" poems
Awan hitam tersenyum telak Hujan datang menyambut Jari jemari yang biasa menari Terlelap dalam dingin Membeku membiru Sinarnya telah hilang Dibawa oleh lamunan Dikandaskan oleh waktu Api yang dulu merah meradang Kini hilang ditelan sunyi Bercak emas itu bukanlah dia Dibiarkanlah semua membeku Dengan begitu ia tak perlu tertatih berjalan Biar waktu yang membunuhnya perlahan
0
Feb 24, 2016
Feb 24, 2016 at 4:28 AM UTC
Terbujur Dingin
Kau membiru di subuh hari Kau merindu di siang hari Menunggu kabar sang permaisuri Mengadu rindu di senja hari Berharap tak pergi lagi Bertanya tuk pulang lagi
0
Nov 6, 2017
Nov 6, 2017 at 11:48 PM UTC
Biru Merindu
Mata itu membiru duka lama yang menderu Badai dan lindu mengantar jasad tubuhku Terbilang sudah berapa kali kau dan aku berjanji Diantara pagi haru dan sedikit isak tangis merdu Aku suka kala kau menangisi canda tawa terbawa pula hawa panas diantara kata berlalu Rapat-rapat tak ada dalam bisik-bisik mayat Sedepak dari liang lahat berpijak, jemari kaki peti-peti mati digusur pergi Lelah lelaki itu bertelingkah Membuang gelas yang telah dituang Meracau melampau dari batas kewarasan Disana dia merumput maut, meraut ribut Pergi pulang membaur diantar lalu lalang kabut
0
Nov 16, 2016
Nov 16, 2016 at 12:39 PM UTC
Diantar Pulang Kabut
lalu aku perlahan berjalan menjauh mencoba menjarak pada sepotong hati yang membiru luka tak pandang bulu, tak pandang rupa atau apapun sempat aku titipkan sepenuh hatiku kudapati sekarang tak berupa aku tak cukup mau untuk berlari sebentar..aku hanya ingin memastikan hatiku kembali baik ku tahu kamu tak sengaja membuat hatiku jatuh lalu memar sakit memang.. tapi lebih sakit jika aku tidak mencinta lagi karena aku percaya, hatimu baik..
0
Nov 30, 2018
Nov 30, 2018 at 8:37 AM UTC
perihal rasa..
Dibalik sejuta bunga yang tertanam disini, ada dirimu; sebuah keindahan yang tidak pernah meminta perhatian. tersenyum tanpa terpaksa menangis tanpa air mata tertawa tanpa aba-aba jika boleh tau, mengapa kita harus berpisah? apa karena kau terlalu menyukai kota sejuta bunga? atau karena aku bukanlah laki-laki yang baik untuk hubungan kita? apapun alasanya, kuharap kau bahagia. karena sesungguhnya, keindahan sepertimu tidak akan pernah meminta perhatian. terhalang keindahan kota sejuta bunga. tertanam dibawah, tersembunyi tanpa jejak amarah. kalau begitu, laki-laki ini ingin pamit; membawa segala pilu yang membiru tanpa perlu pusing memikirkan hatinya.
0
Mar 10, 2019
Mar 10, 2019 at 9:12 PM UTC
Magelang; Kota Sejuta Bunga
Hati dirantai sepi Sedih tertata rapi Jiwa dipasung waktu Pilu makin membiru Gelap menggrogoti batas imaji Cemas memeluk diri Melihat yang mulai redup Sirna kini tujuan hidup Tergopoh... Jelas langkah kian lelah, kian lemah Tersungkur raga sepertinya kalah Bersamanya putus asa Tangis menyatakan sesal Ingatan meremuk dada Hening memeluk semesta Ada yang mati di ruang hampa Barangsiapa enggan merayakan kehilangan Bersiaplah abadi dalam ketiadaan
0
Feb 22, 2021
Feb 22, 2021 at 9:35 AM UTC
NELANGSA ADALAH TAKDIR