Submit your work, meet writers and drop the ads. Become a member
Namanya Ulfah,

Setengah hidupnya ia mencoba menahan sendu dibalik tawa
Berusaha melupakan masa lalu tanpa harus berkata
Semuanya ia sudah coba,

Lalu sekarang ia bisa tersenyum tanpa terbeban rasa.

Namanya Vian,

Setengah hidupnya ia merasakan penyesalan
Berusaha diam-diam memperbaiki masa lalu tanpa terbawa khayalan
Semuanya ia sudah simpan,

Lalu sekarang ia hanya bisa diam terbawa perasaan
Jika suatu hari kamu melihat ini, percayalah semuanya sebentar lagi akan berakhir.
Kamu; Perempuan cantik yang terdiam diantara langit dan segala keindahanya, tersenyum sendiri saat melihat luasnya lautan selat jawa diatas kapal yang membawamu ke Jakarta.

Aku; Laki-laki biasa yang terdiam diantara bukit-bukit kecil di gelapnya malam ini, tersenyum sendiri saat melihat gemerlap lampu-lampu kecil tersebar dibawahnya.

Kita; Terpisah beribu-ribu kilometer diantara laut dan bukit di negara ini, tersenyum sendiri saat merasakan hal yang sama.

Bercinta tanpa harus mengeluarkan kata.
Dibalik sejuta bunga yang tertanam disini,
ada dirimu; sebuah keindahan yang tidak pernah meminta perhatian.
tersenyum tanpa terpaksa
menangis tanpa air mata
tertawa tanpa aba-aba
jika boleh tau, mengapa kita harus berpisah?
apa karena kau terlalu menyukai kota sejuta bunga?
atau karena aku bukanlah laki-laki yang baik untuk hubungan kita?
apapun alasanya, kuharap kau bahagia.
karena sesungguhnya, keindahan sepertimu tidak akan pernah meminta perhatian.
terhalang keindahan kota sejuta bunga.
tertanam dibawah, tersembunyi tanpa jejak amarah.
kalau begitu, laki-laki ini ingin pamit; membawa segala pilu yang membiru tanpa perlu pusing memikirkan hatinya.
Hello, its been a while! this poem really describe how i felt about my ex so yea, enjoy! And i'll try post more often so please do enjoy the poem!
esensi sebuah cinta bukanlah pelampiasan perasaan kepada seseorang. esensi sebuah cinta adalah saat [ia] rela meminjamkan kebahagianya hanya untuk melihat [dia] tersenyum. kemudian seseorang bertanya, "lalu mengapa [mereka] harus berpisah?"
sungguh, hanya semesta yang tau mengapa mereka harus berpisah. mungkin ideologi cinta yang selalu mereka gengam tidaklah memliki arti yang sama lagi, biarlah semesta yang menjawabnya. tetapi, jika semesta ini melukis dirinya dengan sebegitu indahnya, bisa apa kita selain jatuh cinta?
Halo Januari, Kita bertemu lagi.
Dimana kasih sayang telah terganti
Cinta lama sudah tidak punya arti
Senyuman lama tidak ada lagi
Halo Januari, Kita bertemu lagi
Semoga tahun ini cinta kembali bersemi.
Happy New Year everyone!
Favian Wiratno Dec 2018
Malang; Biarkan aku bercerita,
tentang anggun nya malam kala kita bersama.
Dua insan yang terlihat saling suka.
Tertawa lepas tentang angan yang berkelana.
Menyanyikan lagu kesukaan yang ternyata sama.
Berbaring dan saling tatap.
Menyadari cinta selalu ada.
Trilogi dari 3 Puisi (Part 2)
Favian Wiratno Dec 2018
Semarang; Disini aku merindukanmu.
Katanya tidak ada penyesalan
Nyatanya memang tidak ada harapan
Malam semakin menyeramak,
Pasangan muda-mudi makin memadat.
Bersemara di Semarang katanya.
Biarkalah dia pulang,
Lalu kembalilah setahun kemudian,
Sambil membawa sepercik senyuman sejuta luka.
Trilogi dari 3 Puisi yang dipost 3 hari kedepan. (Part 1)
Next page