Submit your work, meet writers and drop the ads. Become a member
aku kembali gagal-
mungkin manusia sepertiku tidak layak merasakan cinta,
bagaimana bisa harapan indah hilang begitu saja?

aku kembali gagal-
layaknya ditampar,
oh tuhan! apakah anda tidak ingin aku memiliki cinta?

aku kembali gagal-
pergilah katanya,
memang sepertinya hamba tidak cukup becus untuk merasakan cinta.
Favian Wiratno Dec 2020
pertanyaan sebentar untukmu; jika boleh, bisakah kau memlih?

bersamaku yang tulus mencintaimu?
atau dia yang jelas-jelas menyakitimu?

dia yang pergi meninggalkanmu?
atau aku yang selalu ada didekatmu?

pilihlah pilihanmu; walaupun sebenarnya aku sudah tau.
Favian Wiratno Nov 2020
tak kuasa aku menahan pilu,
bagaimana tidak? aku telat mendapatkanmu.
Favian Wiratno Oct 2020
tenggelam sudah hatiku saat melihatmu.
hanya perkara waktu, kapan dua hati kita menyatu?
Favian Wiratno Oct 2020
jiwa ini kembali meragu; terbeban pertanyaan memburu.
rasa tidak tentu,
entah apa yang ditunggu.
berawal dari sebuah tatap,
rasa ingin sekali menetap.
entah apakah diriku ini sedang kalap,
atau hati ini memang sedang berharap.
jiwa ini kembali meragu; sepertinya aku jatuh cinta padamu.
Favian Wiratno Aug 2020
Tiga tahun lamanya berlalu begitu saja,
Pertanyaanku masih sama;
Apakah cinta ini masih ada?
Atau sudah tertiban perasaan lara?
Favian Wiratno Dec 2019
Pilu dibalik rindu kembali menggebu,
Hujan di bumi sama derasnya.
Kukira aku melupakanmu,
Ternyata hati ini kembali keliru.

Hati mana yang tidak berdetak,
Melihat dua pasang mata seindah samudra?
Ucapan membisukan dari bibirmu,
Sayang, rindumu mengusikku.

Kacau, Hati ini.
Sudah berapa kali disakiti?
Malam dan Siang berganti,
Lekaslah kau pergi.

Pilu dibalik rindu kembali menggebu,
Rintik hujan di bumi sama derasnya.
365 hari berlalu,
Sudahkah kau merindu?
Next page