Submit your work, meet writers and drop the ads. Become a member
nurul Nov 2020
Karena selama ini mereka hanya penasaran
Penasaran karena kamu terlalu berbeda dari mereka
Sikapmu yang menunjukkan bahwa kamu adalah seseorang yang tidak perduli membuatnya tertarik.

Tidak bukan tertarik. Hanya penasaran.

Rasa itu akan membuatmu terbelenggu tanpa sadar
Terbuai oleh harapan namun berujung di kecewakan
Sungguh miris bukan?

Kebimbangan menusuk hingga ketulang
Dia datang, seolah mengajak untuk terbang namun aku kembali di hempaskan

Tuhan memaafkan
Tuhan juga memberi kesempatan
Berkali-kali engkau meminta
ia akan berikan

Tak peduli beribu kali ia dikhianati

Tapi, aku bukan tuhan
Aku bukan tuhan yang akan memberi kesempatan beribu kali
Aku bukan tuhan yang akan memaafkan sebegitu mudahnya
Aku hanyalah makhluknya yang sakit hati
Karena dikhianati

Sedari awal dia bermaksud seperti itu
Atau hanya aku yang terlalu berlebihan?
Hingga lagi-lagi aku ditinggalkan
nurul Nov 2020
Aku sedang membatasi diri
Agar tidak peduli
Dan berujung patah hati
NURUL AMALIA Nov 2018
lalu aku perlahan berjalan menjauh
mencoba menjarak pada sepotong hati yang membiru
luka tak pandang bulu, tak pandang rupa atau apapun
sempat aku titipkan sepenuh hatiku
kudapati sekarang tak berupa
aku tak cukup mau untuk berlari
sebentar..aku hanya ingin memastikan hatiku kembali baik
ku tahu kamu tak sengaja
membuat hatiku jatuh lalu memar
sakit memang.. tapi lebih sakit jika aku tidak mencinta lagi
karena aku percaya, hatimu baik..
30 November 2018 20.37
Atta Oct 2018
Apa kabar, Tuan?

                           Lama tak beradu tatap.

Bagaimana kehidupanmu tanpaku?
Sepi,
        senang
atau
                                         lebih dari tenang.

Kenang memori kita, Puan bersedih.



      Puan tahu diluar kehendaknya untuk memohon kembali kepadamu.
      Namun tiap malam Puan meraung sepi, terisak sesak. Puan menyerah namun Puan tak bisa melepaskan.







Puan hanya ingin berbicara barang lima detak,
Puan ingin Tuan tahu,
Tuan masih bertahta di hati Puan.

— The End —