"dibuat" poems
Jakarta, 13 Mei 2007
Ku pandang sisi-sisi sudut di sebuah ruangan
Tiada apapun yang dapat ku kenang
Selain seorang teman yang setia kawan
Ku harap ada seorang kawan yang menemaniku
Di kesunyian malam yang terus mengancam
Seolah tak peduli akan ketenangan
Namun
Ku mencoba untuk sabar menanti kerinduan
Pada seorang terkasih yang s’lalu ku dambakan
(Puisi ini dibuat untuk dinilai oleh guru bahasa pada tanggal 14 Mei 2007, dan mendapat nilai 8)
Jan 2, 2012
Jan 2, 2012 at 4:42 AM UTC
Palembang, 17 Desember 2011
Aku kehilangan emosi ku
Ketika semua terlepas hilang
Bukan aku
Bukan
Bukan
Bukan aku
Merenung . . .
Hanya ada aku
Di ruang hampa
Di negeri antah berantah
Menunggu cahaya
Tuk menarikku keluar
Ke terik sinar mentari terpanas
Tuk memerah peluh sendiri
Karena terlalu lama beku akan kesunyian
Pernah ku bermimpi nirwana
Indah, tak terharga
Dibuat dari batu ketaatan
Dilapisi emas keimanan
Dipagari kayu keikhlasan
Sederhana, tak menarik
Sulit pun tuk di huni
Aku sudah di sini
Di tempat aku berada
Di gedung mewah penuh kesenangan
Dibuat dari berlian kemusyrikan
Dilapisi perak kemunafikan
Dipagari besi keserakahan
Aku sudah terlanjur di sini
Mati rasa
Dec 19, 2011
Dec 19, 2011 at 1:39 AM UTC
*Kalau betullah dia suka akan si dia, dia tak akan sakitkan hati si dia kan?
Dia tak akan ingat perasaan si dia boleh dibuat main main.*
Jul 12, 2015
Jul 12, 2015 at 1:20 AM UTC
Kerap kali kita bertanya,
Tuhan, apakah angka adalah pengukur semua?
Waktu, umur, nominal saldo, nilai,
Jarak, kecepatan, durasi, *****
Apakah angka pengukur semua?
Bagaimana dengan kenikmatan, kebahagiaan?
Apakah angka mampu,
Mengukur segala nikmat dan bahagia,
Yang kita jumpai setiap harinya
Lalu, bagaimana dengan ketepatan?
Apakah waktu yang tepat untukku,
Tentu tepat untuk orang lain?
Kembali aku menoleh ke cermin
Kadang aku berlari,
Namun orang lain terhenti,
Resah aku dibuat,
Lalu aku ikut berhenti
Orang lain mulai berlari,
Aku masih nyaman di sini,
Resah aku dibuat,
Aku pun masih berhenti
Bagaimana cara kerja nasib, Tuhan?
Apakah hidup ini memang sebuah perlombaan?
Mengapa aku selalu dituntut stigma,
Bahwa yang paling cepat adalah yang paling bahagia
Sep 1, 2020
Sep 1, 2020 at 11:48 AM UTC
silahkan
jika menganggapnya tidak penting
kalimat ini dibuat atas dasar jatuh cinta kok,
'saya menyukaimu'
dan saya harap,
menyukaimu bukanlah hal yang akan dilupakan.
sebab mencari cara lupa adalah pekerjaan yang paling merepotkan.
Jun 11, 2019
Jun 11, 2019 at 5:18 AM UTC
saya mati dibuat matanya
dari awal jumpa pertama,
mata itu beda tatapnya
mata itu punya bisa ya, tuan?
buat jiwa mati rasa sedemikian rupanya.
mata itu buat rasa selalu berdalih,
sekalipun hamba tahu tatap bukan penuh maksud
tapi rasa terus berdalih,
semakin berdalih semakin tumbuh rasanya
imajinasi semakin keras kepala,
rasa makin liar
boleh mata buat hamba seorang tuan?
boleh, kah?
karna raga dimakan waktu,
tapi rasa tak habis-habis
saya lelah karna tatap itu,
saya mati.
Nov 25, 2017
Nov 25, 2017 at 6:27 AM UTC
tubuhku milikmu
jiwaku milikmu
mataku tidak bersinar lagi
aku benci
cinta ini asli
tetapi
1+1 tidak bisa menjadi 1
cinta ini dosa
aku kotor dibuat olehnya
tetapi aku cinta,
bukan dengannya
tetapi dengan perasaan palsu ini.
Oct 31, 2017
Oct 31, 2017 at 11:32 AM UTC
Datang tanpa diduga
Kamu datang memberiku kata
Entah ini senang atau sekedar bingung
Menanyakan kabar pada hati yang juga ikut dibuat bingung
Karena aku juga tak tahu
Aku ini pelabuhan; tempatmu singgah sejenak
Atau rumah; tempatmu diam menetap
Entah perasaan ini harus dibawa kemana
Yang jelas kutitipkan pada semesta
Malam ini, di bawah kendali perahumu
Apr 15, 2019
Apr 15, 2019 at 11:47 AM UTC
Kita yang sering dibuat bertanya
Tanpa tau apa yang akan terjadi ke depannya
Mencoba menjalani hidup dalam ketidakpastian
Bekerja keras untuk mencapai apa yang di inginkan
Walau begitu, kita semua hebat
Semoga saja alam memihak dan melihat
Feb 18, 2021
Feb 18, 2021 at 9:44 PM UTC