Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"celah" poems
Aku ingat awalnya Mimpi itu aku simpan Mimpi itu aku timbun Aku tidak berasumsi Aku tidak berekspektasi Tapi kau datang Di malam yang tidak kusangka Mencari celah untuk masuk Mencari cara untuk dekat Ya, kamu waktu itu Saat awal mula tahun ini Secepat angin ku ada di pelukmu Ku terbaring di kasur Ku merasa hangatmu Ku ada di sisimu Ku memilikimu Mungkin memang benar, kata Kafka waktu itu "He who seeks does not find, but he who does not seek will be found." Memang mungkin, tak perlu susah payah tak perlu menunggu apalagi mencari Karena bila takdir Ia akan datang sendiri
0
Sep 24, 2016
Sep 24, 2016 at 8:16 AM UTC
Mencari & Menemukan
Silau mobil menabrak kelopak mataku Bersandar pada jendela kenangan Sambil tangan berpeluk pada ruang hampa Aku melewati bekas tapakan kita, lagi Aku langsung mengembara melewati waktu Masa itu, kita duduk berdampingan Sangat jelas diingatanku Didalam bis, kita mengobrol Kau duduk bersandar di bangku mu Dan aku yang bersandar di jendela Kau hanya fokus padaku Menatap ku dengan sabar sambil mendengarkan cerita ku Bahkan, kalau boleh jujur, pada masa sekarang pun aku masih ingin tatapan itu, lagi Bagaimana kau tersenyum melihatku berimajinasi Menyambut segala harapanku Tuan, aku ingin melihatmu lagi Adakah celah kesempatan itu? Masihkah kau sama seperti isi memori ku?
0
Sep 6, 2019
Sep 6, 2019 at 10:40 AM UTC
Tuan, Rinduku Mengusikku
Mendegar mereka diantara dua ucapan Tersebar panjang sebuah harapan Seperti getaran tanpa celah Membiarkan hilang dalam naungan Pada halaman konstelasi Mereka mengisyaratkan Gerak gerik sebuah keinginan Dipenuhi kecemasan Dan cerita belum terbaca Mereka membisik Terdengar samar Menunjukan cara untuk hidup Menunjukan aku ada tanpa tujuan Kepada si pendengar Si pendengar kisah dua dunia
0
Jul 20, 2019
Jul 20, 2019 at 4:04 AM UTC
Pendengar Dua Dunia
Hatimu tumpah, malam pecah Maka sirna sudah gelisah Dan semua kalimat lelah Hatimu tumpah, kemudian malam terbelah Dan aku hanya bisa mencintaimu lewat dinding tanpa celah
0
Apr 29, 2025
Apr 29, 2025 at 11:13 AM UTC
April 2020
Kursi menjadi penghalang Diriku untuk duduk melongok Mengintip dalam celah Dan melihat pantulan wajahku Di cermin yang ada Dalam matamu Pintu menjadi penghalang Kakiku untuk melangkah kabur Berhambur kearah cahaya itu Namun, sepatu apapun Yang aku pakai Selalu meninggalkan bekas Langkah kakiku di pasir pantai Dan ketika mataku mengerling Kakiku pun berhenti berlari Akan ku selesaikan satu hidup ini Menjadi diriku Yang benar-benar palsu.
0
Jun 15, 2017
Jun 15, 2017 at 2:28 PM UTC
Pembohong
Ada yang dipanggil rumah, tapi tak pernah benar-benar menunggu. Ada yang terlihat hangat, tapi selalu terasa sendu. Langkahku pernah menuju ke sana, dengan hati yang penuh harap. Tapi pintunya tak pernah benar-benar terbuka, hanya sekadar celah, cukup untuk masuk, tapi tak untuk tinggal. Aku pernah menunggu di ambangnya, bertanya dalam diam, menunggu kepastian yang tak pernah bernyawa. Kini aku paham, tak semua yang nyaman bisa menjadi pulang. Tak semua yang dekat bisa menjadi tempat menetap. Dan tak semua yang dicintai, bisa mencintai dengan cara yang sama.
0
Mar 15, 2025
Mar 15, 2025 at 5:35 AM UTC
C E L A H
Akhir-akhir ini kemarau tak kunjung pulang aku ingin hujan aku ingin dia datang turun deras mengucuri segala resah, rindu dan perkara yang tak kunjung hilang aku ingin hujan datang membawaku pergi bersamanya mengalir melewati segala sudut dan celah dunia supaya ketika saatnya aku pulang, resah dan perkaraku telah tertinggal di tempat-tempat yang mungkin tak akan pernah kusinggahi lagi.
0
Aug 28, 2019
Aug 28, 2019 at 4:29 AM UTC
Aku ingin hujan
Aku menciptakan bingkisan berbentuk hati, membungkusnya dalam rusuk rapat melengkung agar tidak ada celah sedikitpun untuk kesedihan itu terlihat padamu. Puisi-puisi kita pernah menjadi hadiah untuk duka dan luka yang samar-samar, lalu air mata adalah bentuk kebahagiaan itu sendiri. Kita adalah kado untuk perayaan perpisahan di tiap hidup seseorang. Awal kita adalah degup jantung kencang yang membuat rasa penasaran, sebelum akhirnya napas kita tersengal-sengal.
0
Jan 31, 2021
Jan 31, 2021 at 1:59 AM UTC
KITA ADALAH KADO UNTUK PERAYAAN PERPISAHAN