Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles!
Create free account
nona-hujan
Kota Metropolitan
Follow
Request permission
Poems
2
Words
44
api
yang
pucuknya
sebagai
bara
dari
kemarin
setelah
hangat
itu
kanya
tak
diselimuti
maka
kepalaku
menguar
meledak
mulutmu
penuh
dicekik
ruang
kauberi
mau
selalu
senang
dan
tenang
lampu
kembang
punggung
kesunyian
cinta
padam
pecah
aku
kini
telah
lihat
raung
lampau
mati
langit