Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"pucuknya" poems
Hentian tak bermakna tiba kegelapan tak semestinya hiba keindahan tunjang sehingga pucuknya bukanlah anugerah dalam sekilat cahaya sambungan cerita kita yang punya tapi beza adaptasinya terkadang patah renyuk tak disangka terkadang wangi semerbak bunga terkadang terik memancar sinar terkadang kaku kelu membisu namanya perjuangan masihkan kekal entahkan wujud entahkan binasa menggapai semua mampukah kita menyelongkar hingga tak ketemu jua masakan diri menongkah jaya moga memijak di alam nyata agar sempurna gambaran selamanya....
0
Oct 11, 2014
Oct 11, 2014 at 10:05 AM UTC
Di mana...
lampu lampau telah mati. dicekik bahasa-bahasa cinta yang menguar dari mulutmu. ruang penuh raung itu maka padam. aku diselimuti hangat tenang dan bara senang. lihat, setelah punggung yang kauberi kemarin, kembang-kembang api kini tak mau meledak di langit. pucuknya selalu pecah sebagai kesunyian di kepalaku. kanya, 2017
0
Aug 5, 2017
Aug 5, 2017 at 12:49 PM UTC
kembang api