Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"detikku" poems
katamu, aku hanya butuh percaya. katamu, aku tak perlu menyita waktuku dengan adanya kamu di tiap detikku. katamu, aku pun sudah fasih memahami isi kepalamu. dan, ya, aku memilih untuk percaya. nyatanya, tidak semudah bak sang matahari yang rela menyembunyikan teriknya sepanjang malam untuk memikat sang bulan. kamu hanya tidak tahu seberapa dalam lukaku, kemarin. kamu hanya tidak tahu seberapa besar rasa sakitku, hingga saat ini. entah bagaimana, entah karena apa, terbesit oleh pikirmu untuk melakukan itu. apa ini karenaku? atau memang suratan takdir untukku? bagaimana dengan semua katamu? bagaimana dengan semua percayaku? semukah?
0
Mar 20, 2017
Mar 20, 2017 at 2:12 PM UTC
koma
entah hari ini atau kemarin koridor senja coba aku leati sepi memang hari mulai gelap semilir sisa angin hujan menggelitik aku terbiasa menopang diri sendiri berjalan sendiri tak pernah menjadi debat lembap dinginnya bagai selimut di malam hari yang menusuk matahari pagi entah ekspektasi belaka atau hanya egoku tidak, aku tidak pernah sekedar bertanya segala tanya atau tidak kutulis itu tulus karena aku tumbuh dengan menghargai aku bisa jadi salah kupu - kupu menggeliat di perutku sempat hilang namun, di koridor gelap itu mengapa mereka datang lagi
0
Dec 8, 2017
Dec 8, 2017 at 9:52 PM UTC
si kacamata bening, jarum detikku