"tingkap" poems
debu di kaca berbingkai kayu
rapuh
buat rayap tak berselera makan
buatnya tak berselera mengintai wanita
sunyi di pekarangan berpagar besi
mendung
buat ia tak berselera bermain
buat ia terdiam di rumah seharian
di tingkap pandangnya wanita kecil bermain tawa
di tingkap rancangnya pikiran abu akan wanita usia fajar
di tingkap ia pandang luapan dahaga pada satu raga
sepi di pekarangan berhias rumput
pulang
ayah datang bawa bidan
Jan 10, 2016
Jan 10, 2016 at 9:55 AM UTC
Aku pernah menjadi angin
Menyusuri tingkap-tingkap rumahmu
Membawa sejuknya pagi ke kamarmu
Semilir menyentuh kulitmu, membangunkanmu
Aku pernah menjadi awan
Melayang-layang mengikutimu
Menahan risau sampai menghitam
Mendung kala itu
Aku pernah menjadi lagu
Kala kau menatap melalui kaca jendela
Beradu dengan deru hujan
Sayup menemani lamunanmu
Aku pernah menjadi nada
Suara yang kau beri warna
Yang terus kau latih
Selalu kau nyanyikan
Aku pernah menjadi naskah
Cerita indah di balik luka
Dan kau adalah ratunya
Drama yang kau pentaskan
Aku pernah menjadi malam
Dingin namun memberimu kebebasan
Mengakhiri harimu yang lelah
Menemanimu terlelap
Sep 8, 2017
Sep 8, 2017 at 5:10 AM UTC