Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"tenis" poems
Hari ini dia datang lagi Dengan gaun kuning tanpa lengan Rambutnya dibelah dua dan dikepang dengan dua warna karet rambut yang berbeda pada tiap-tiap ujungnya Senyumnya manis sekali "Dasar anak cantik" Dia tersenyum semakin lebar sambil menawarkan aku setangkai balon Sepertinya balon itu baru saja digelembungkan Aku menggeseknya dengan kuku yang baru saja kupotong Aku pikir dia akan mengernyit, entah kenapa dia malah tertawa "Kemana saja kamu selama ini?" Tertulis sebuah nama restoran yang kukenal pada balon itu Jelas bukan tempat makan favoritku Karena aku tak terlalu antusias saat melihat namanya Sebuah tempat yang sering didatangi anak bini Dipenuhi oleh emosi-emosi semu Hanya untuk terlihat intim—setidaknya bukan tempat untuk anak gadis yang terus menatap layar ponselnya tanpa henti "Darimana kamu tahu aku ada di sini?" Dia memberikan aku kepingan lakban yang ternyata masih tercecer Saat itu aku memperapikan koleksi buku harian, ya, dengan upaya untuk tidak melihatnya lagi Supaya aku tak jatuh kepada rasa ingin membaca ulang semua tulisanku Sial! Pasti dia mengawasi aku "Apa tujuanmu kesini?" Air mata berderai dari kedua matanya yang bulat Seolah akan mengujarkan sesuatu dari mulutnya, dia hanya diam Mungkin bukan diam, tapi mengoceh dengan kata-kata yang tak dapat kucerna Kugenggam telapak tangan nya—sungguh kecil dibanding milikku Dia masih saja menangis tanpa henti Untuk segala tenggang rasa yang aku tahan kepada anak-anak, kali ini cukup iba rasanya "Ayo, lah, aku hanya ingin merokok di sini" Entahlah, enyahlah Aku juga harus beranjak pergi dari sini Lapangan tenis kosong yang dihiasi dedaunan repih
0
Jan 23, 2021
Jan 23, 2021 at 5:50 AM UTC
Sebuah Paradigma yang Diterima Begitu Saja
Hari ini dia datang lagi Dengan gaun kuning tanpa lengan Rambutnya dibelah dua dan dikepang dengan dua warna karet rambut yang berbeda pada tiap-tiap ujungnya Senyumnya manis sekali "Dasar anak cantik" Dia tersenyum semakin lebar sambil menawarkan aku setangkai balon Sepertinya balon itu baru saja digelembungkan Aku menggeseknya dengan kuku yang baru saja kupotong Aku pikir dia akan mengernyit, entah kenapa dia malah tertawa "Kemana saja kamu selama ini?" Tertulis sebuah nama restoran yang kukenal pada balon itu Jelas bukan tempat makan favoritku Karena aku tak terlalu antusias saat melihat namanya Sebuah tempat yang sering didatangi anak bini Dipenuhi oleh emosi-emosi semu Hanya untuk terlihat intim—setidaknya bukan tempat untuk anak gadis yang terus menatap layar ponselnya tanpa henti "Darimana kamu tahu aku ada di sini?" Dia memberikan aku kepingan lakban yang ternyata masih tercecer Saat itu aku memperapikan koleksi buku harian, ya, dengan upaya untuk tidak melihatnya lagi Supaya aku tak jatuh kepada rasa ingin membaca ulang semua tulisanku Sial! Pasti dia mengawasi aku "Apa tujuanmu kesini?" Air mata berderai dari kedua matanya yang bulat Seolah akan mengujarkan sesuatu dari mulutnya, dia hanya diam Mungkin bukan diam, tapi mengoceh dengan kata-kata yang tak dapat kucerna Kugenggam telapak tangan nya—sungguh kecil dibanding milikku Dia masih saja menangis tanpa henti Untuk segala tenggang rasa yang aku tahan kepada anak-anak, kali ini cukup iba rasanya "Ayo, lah, aku hanya ingin merokok di sini" Entahlah, enyahlah Aku juga harus beranjak pergi dari sini Lapangan tenis kosong yang dihiasi dedaunan repih
Continue reading...
32
krytyka na żyda to ta sama na krytyke polaka, skoro krytyk na żyda to też krytyk na polaka - skoro żyd bez ziemi to też polak pod włóknem niemca czy russa czy też bezwdzięcznego austrjaka! odsiecz wiednia! https://goo.gl/2wVUsz, from minute to an hour: radio-kacap - lost the c somewhere, had to innovate -                                               ra - d - yo -                       радя - (я to possess it, a punctuation                                        mark on the letter to stop the omicron from rotating a fullness)                                КАЧП - or simply ç (s) -               ketchup apparently,                        the slaughter of Zagreb -                                         Croat piled on Croat           for a Mexican roll via Tahiti -                                  kark capa - kark kacapa (stary kozioł to zwany cap          bronz spermy i zapach tzn. cap'a -    capie ten ogier Poznania w szambie południa                             na gry czołem z bliska                   w tenis z innym capem) -             stary ogier na tle mgły                    i kozioł kopiący kszięrzyc w orbite        i w równie starannej rubryki: sto razy jeszcze raz                                         to samo, bo to dla wieku    dwa dwa: die tventy secoond centaur /          die nächster tausendfüßler, year on - year in.
0
Apr 21, 2016
Apr 21, 2016 at 8:36 PM UTC
радио-κατσαπ (radio-kacap) / odsiecz wiednia
krytyka na żyda to ta sama na krytyke polaka, skoro krytyk na żyda to też krytyk na polaka - skoro żyd bez ziemi to też polak pod włóknem niemca czy russa czy też bezwdzięcznego austrjaka! odsiecz wiednia! https://goo.gl/2wVUsz, from minute to an hour: radio-kacap - lost the c somewhere, had to innovate -                                               ra - d - yo -                       радя - (я to possess it, a punctuation                                        mark on the letter to stop the omicron from rotating a fullness)                                КАЧП - or simply ç (s) -               ketchup apparently,                        the slaughter of Zagreb -                                         Croat piled on Croat           for a Mexican roll via Tahiti -                                  kark capa - kark kacapa (stary kozioł to zwany cap          bronz spermy i zapach tzn. cap'a -    capie ten ogier Poznania w szambie południa                             na gry czołem z bliska                   w tenis z innym capem) -             stary ogier na tle mgły                    i kozioł kopiący kszięrzyc w orbite        i w równie starannej rubryki: sto razy jeszcze raz                                         to samo, bo to dla wieku    dwa dwa: die tventy secoond centaur /          die nächster tausendfüßler, year on - year in.
Continue reading...
26
Sudah tau kenapa tuhan menciptakan gravitasi? Pada hakekatnya semua yang diciptakan-Nya akan jatuh Itu akan mementukan mau jadi apa kita Jadi telur di atas lantai Jadi bola tenis di atas sofa Jadi bola tenis di atas lantai Atau mau coba jadi telur di atas sofa? Yang mudah goyah lalu jatuh ke lantai Semuanya sama sama pernah jatuh
0
Jul 11, 2017
Jul 11, 2017 at 11:30 PM UTC
Gravitasi