"soal" poems
Cinta bukan melulu soal siapa yang lebih dulu. Yang telah lama singgah bisa jadi sama rapuhnya dengan yang sekedar lalu-lalang.
Cinta bukan melulu soal detak jantung yang berdegup kencang, bukan melulu soal pupil yang melebar. Yang telah kehilangan nafasnya bisa jadi yang semenjak dahulu telah menyimpan asa.
Cinta bukan melulu soal hukum tawar-menawar. Saat sudah kehabisan apa yang ditawarkan, terkadang cinta dengan naifnya tetap menyambut dengan tangan terbuka. Persetan dengan hukum ekonomi, yang memberi kurang bisa jadi telah memberi seluruh yang mereka miliki.
Cinta bukan melulu soal mengabaikan ketidaksempurnaan. Justru cinta menerima seutuhnya, segala kesempurnaan maupun ketidaksempurnaan. Setiap gores dan luka, bukalah mata dan terimalah mereka dengan utuh. Yang terlihat baik bisa jadi membuatmu menutup mata atas keburukan mereka.
Cinta bukan melulu soal apa yang terlihat, karena bisa jadi indera kita dibuatnya luluh lantak di hadapannya.
Apr 6, 2016
Apr 6, 2016 at 11:13 AM UTC
Palembang, Sabtu 8 Januari 2011
Please ... Dont!
Jangan buat hidupku rumit lagi, Cinta
Cukup! Sudah cukup aku mengenal mu
Sekarang aku mau sendiri dulu
Yang aku mau hanya memiliki 1000 Sahabat
Soal jodoh, tunggulah hingga umur ku 23
Please ... Aku mohon ...
Ku lelah memikirkannya terus
Aku lelah tuk berlagak sok sempurna
Kau kan tahu bahwa aku manusia terbodoh sedunia
Tolonglah, cinta
Jangan bikin rumit lagi hati ku
Sudah cukup yang kemarin
Di mana karena ikatan
Aku berubah menjadi orang lain
Cinta, bila kali ini kau bersungguh
Sampaikan pada Tuhan
Bahwa aku ingin kembali menjalin cinta
Jika Dia memudahkan jalannya
Nov 4, 2011
Nov 4, 2011 at 2:30 AM UTC
When im with you a beauty occurs that burns brighter then a sun rise colliding with the morning tide. I can not euphemise the excruciating cry from when my insides die and the pistol lets fly a single beautiful try to illuminate the sky with cries held high. Trophies to a suicidal guy. The flame burns low as you tell me to let go, as i remember that ride through the pure white snow. The beautiful glow of your cold breathes blow. The hole without you continues to grow.
This pistol brings the bullet but pain pulls the trigger. I was just another boy to add to your figures. Im sorry that I can not heal quicker but I am running low on liqour. My friends have started to snicker and say all i do is bicker but they dont understand that all i can feal is bitter. I love you. Thanks for showing me its okay to be a quitter.
The love i gave you was every ounce of my bleeding soal. The love i gave you was pure passion. Sorry I terrified you with my messed up side. Sorry I brought our twin tours down.
Jun 4, 2014
Jun 4, 2014 at 10:49 PM UTC
Sabtu, 14 Agustus 2010
Sekarang jam 1.21 pagi
Ku masih di ruang TV yang sekaligus dapur
Ku duduk di kursi meja makan
Masih tak mau tertutup mata ini
Ku membaca, membahas soal
Sendiri...
Terdengar suara-suara aneh
Kicauan burung, gemuruh atap
Cat cit cut tikus
Suasana, uh, terasa seram
Tapi aku tak peduli
Karena bulan ini adalah Ramadhan
Tak mungkin ada yang terlepas
Namun, kapan aku bisa terlelap?
Created by. Aridea .P
Oct 19, 2011
Oct 19, 2011 at 11:32 AM UTC
Yang mengutarakan salam pagi ini
Hanya sesayat keheningan
Dari reruntuhan nafas yang tiap isapnya
Riuh dirundung rindu
Perhatikan,
Ini salah satu pertanda
Soal dekadensi kidung
Yang biasanya, tanpa kita sadari
Teralun lemas tiap pagi
Lembut tanpa gemericik
Kidung itu bisa jadi sudah keterlaluan
Bisa jadi ia terlalu sadis pada sepi tiap subuh.
Senandung itu, memang benar,
Sebatas bisikan-bisikan lantang
Yang gemar memuja sepi dengan memporak-porandakannya,
Yang gemar menghantui sunyi agar terlelap sebelum terbit.
Mungkin,
kidung itu terlalu masokis
Bernyanyi sendiri tanpa ada yang
Peduli pada dendangnya yang kelewat mengusik
Dan kelewat menggoda, sehingga semua lebih memilih
Terlelap saja. Bukan berdansa.
Ini salah satu pertanda
Soal dekadensi kidung perih
Yang biasanya teralun malas tiap pagi
Menggerakkan setan-setan kecil
Untuk membutakan mata dan membuat tuli dalam sekejap.
Jangan berdansa.
Tak ada yang peduli, semua masih tertidur.
Dan itu bisa jadi salahmu sendiri.
Tapi tak apa, iblis masih menyayangimu
Dengan sangat manusiawi.
Lagipula, seperti pagi ini,
Kesunyian kembali bersila pada permadaninya
Ditemani kicauan mencibir burung rohani.
Selamat pagi,
Senyap.
Anda yakin tidak ingin bangun
Dan menanggapi kidung yang terus memanggil
Untuk berdansa setengah jiwa?
Subuh hanya datang seterbit sekali.
Tuhan hanya merindu lima kali sehari.
Feb 16, 2016
Feb 16, 2016 at 11:02 AM UTC
dalam soal perasaan dan cinta-cintaan,
satu saran dariku ialah
jangan kau gunakan banyak-banyak hatimu
kau tentu boleh merasakan,
asal tidak terlalu dalam.
jangan.
bahkan kalau kau mampu
biarkan orang lain menganggapmu
berhati beku soal itu
biar saja mereka menganggapmu begitu
asal dalam hati kamu tahu,
perasaanmu sesungguhnya hal yang paling murni untukmu.
May 13, 2016
May 13, 2016 at 8:15 PM UTC
Kepada Kamu.
Kita terlalu sama. Suka menangis diam diam. Kelihatan tegar di luar, padahal hancur di dalam. Ketika kini kulihat tawamu yang terlalu keras, aku tahu bahwa kau sedang tidak baik baik saja. Kau memang ahli bermain peran, tapi tidak di hadapanku. Cobalah hidup jujur terhadap apapun yang kau rasa.
Tuhan tidak menciptakan apapun untuk sia-sia. Hidup tidak melulu soal bahagia, tapi juga sebaliknya. Itu kemutlakan yang tak bisa kau tolak. Seperti sekarang, jangan selingkuhi perasaanmu sendiri, menangislah. Sungguh, tidak ada yang salah dengan jatuhnya airmata. Airmata bukan penanda lemah, sebaliknya itu pertanda agar kau tidak lengah.
Setiap kita memiliki lukanya sendiri sendiri. Juga, memiliki cara sendiri sendiri untuk memulihkannya. Airmata adalah cara lain kau berbahasa dan mengungkap rasa, ketika kau tak sanggup mengolah kata. Biarkan luka terbawa oleh setiap tetes airmata yang menitik sukarela.
Terkutuklah mereka yang percaya ‘anak hebat tidak menangis’ lalu menurunkan kebijakan yang tidak bijak itu pada anaknya. Mereka pasti mati rasa.
Izinkan aku menemanimu, tanpa banyak bicara, memberi petuah yang menjemukan, atau bertingkah konyol agar kau tertawa. Aku hanya akan duduk di sampingmu, menemani selama kau mau. Dan sesekali memberi genggaman, untuk menguatkan.
Note: bahkan airmata adalah buah tawa, saat aku bahagia bisa menemanimu dan mendengar cerita kegiatanmu seharian.
Mar 4, 2015
Mar 4, 2015 at 2:40 AM UTC
When I think of you
My thoughts turn blue.
To not know you much at all
Then watch your life slip and fall.
To help was all I wanted to do
But like always you never had a clue.
Mom I called you, for some time
Then you let go of the rope, not finishing the climb.
Drinking was always first to come
Then came death, something from wich you could not outrun.
Your soal is lifted, now set free
Become a bird and fly, for me.
Jun 10, 2014
Jun 10, 2014 at 4:03 PM UTC
We see ourselves as an individual,
The person people see as an equal.
Your opinion about self might differ,
Sometimes causing the heart quiver.
This courage we build up within,
Can be demolished by one true sin.
You need not have eyes to see,
The thing you were blessed with; beauty.
We are often called ugly,
And sometimes we are addressed as pretty.
One can really affect your self esteem,
Your pride and appearance slowly dying.
We are always told to listen to others,
But rules are to be broken, so are orders.
Just staying there and being insulted,
Is something hurting and really complicated.
Don't downgrade the looks of an individual,
You're not any prettier doing so at all,
What's inside is what truly matters,
Remember, don't judge books by their covers.
We see things wide and clear now,
Why saints to their masters bow.
There is one thing you must be told,
Find the reflection of the soul.
Dec 1, 2013
Dec 1, 2013 at 8:44 AM UTC
Dalam retrospeksi
minda naif kecilku pernah berimaginasi
memikirkan dunia luar sana yang bagaikan fantasi
hati merontakan suatu kebebasan yang diimpi
namun kini ku sedari, itu semua hanyalah persepsi
seorang gadis kecil yang dahulunya bercita-cita tinggi
masa sudah tiba untuk kembali ke realiti.
Selamat datang ke Kota Korupsi
di mana manusia-manusia bertopengkan syaitan
kehausan kuasa, kerakusan harta duniawi
dipuja, dipuji dan disanjung tinggi
pil penawar pula makanan ruji untuk depresi
tiada lagi tempat mengadu, tempat meluahkan hati
hanya tinggal kata-kata yang kehilangan erti
terpapar di kotak skrin empat segi.
Bangsaku semakin alpa, agamaku jauh sekali
soal halal haram tidak dipertikaikan lagi
hanya topik sembang santai di kedai kopi
bicara hari nanti ditolak dahulu ke tepi.
Dunia yang dahulu semakin pudar
hanya serpihan di hujung sudut memori
masa berlalu terlalu pantas, terlepas dari jari-jemari
sekarang sudahpun tiba generasi baru menapakkan kaki
namun, lihatlah sejarah mengulangi dirinya sekali lagi
selagi nafas belum terhenti
selagi kita belum pergi.
Dec 29, 2017
Dec 29, 2017 at 6:45 AM UTC
Faced with the change
And I smile
The world is going to hell
And I smile
Death and decay
Sokes my soal
And I smile
Smile
That's what they see
As I fold
Into demise
I am crippled
And I walk with out a limp
To make the univers happy
They see what they want
Never the war under the skin
The casualty's of my soal
It's Ignored
Never noteised
I am wounded
And still I'm stab
I been at the edge of the cataclysm
Holding every one back
Not wanting them to end
Even if I do
But at the edge of demise
For the first time I smile
Sincearly
And let the people
Who caused me pain
And those who have not
To parish in the chasm
And on that night I could not
Smile
The wars was over
The casualty's was counted
And I waited for the sun
To show my sins
Mar 14, 2012
Mar 14, 2012 at 11:18 AM UTC
Pernahkah kau bertanya, seakan kau benar-benar ingin tahu?
Apa itu resah?
Mengapa ada salah?
Dimanakah tuan rumah?
Siapakah pemilik masalah?
Kapankah semua musnah?
Atau,
Kau benar-benar peduli soal logika?
Dan berhenti percaya? Soal keajaiban
Yang dulu kau harapkan?
Kudengar darimu hanya dusta-dusta
Tentang mitos orang tua
Kau gigih bertapa, atau apalah namanya
Cobalah renung dalam dungumu
Yang kau sembah dengan ragu
Inilah aku, sang atheis
Bertuhan tanpa rengek, dan tangis
Apr 8, 2016
Apr 8, 2016 at 7:42 PM UTC
menangis dan berontak jiwa muda
melawan prejudis dan komunis
minda anak kecil pula dijajah
katanya ini untuk masa depan
namun mereka lupa dan sentiasa lupa
dunia ini sifatnya selamanya sementara
diktator terus tersenyum
korupsi negeri negeri menjadi bukti mereka kuasa besar
kapal empayar tidak lagi membawa selamat
malah
--membawa mangsa untuk segala seterusnya
rakyat pula umpama anak kecil
terumbang ambing dan terus merengek
gaduh rebutkan yang tak pasti
cuma ada beberapa yang berani, kan kedengaran suaranya
lalu mereka itu dibunuh
agar senyap
agar tiada masalah ditelinga
kelihatan belia itu duduk
menongkat dagu
keluh resah dan bimbangnya kedengaran
berat nafasnya
--lalu berapa lama lagi?
tanda soal yang tidak berjawab di minda nya
umpama terdampar di laut dengan pelampung
menanti untuk diselamat
tapi masih tak pasti.
seru untuk semua yang ada;
yang masih berkudrat
yang masih waras akalnya
--lalu berapa lama lagi?
-f 1029pm oct 2nd
Oct 2, 2017
Oct 2, 2017 at 10:20 AM UTC
When i first saw you, i saw your soal in your eyes.
A soal that took my breath away.
When i first held your hand, i held safety.
The touch that takes away all thoughts.
When i first heard you say "i love you", i was afraid.
True love is petrifying.
As i lay here in my own self hate, remeniscing on what we used to have, i feel empty.
I wish you would scare me.
I wish i wasn't fearless.
Aug 20, 2015
Aug 20, 2015 at 12:45 AM UTC
As the winter moutian winds,
crest into the sky....
There are many people,
with tears in there eyes...
Tears of joy....
Tears of hurt...
Like a howling moon,
much is at stake...
As the stars divide,
Like feelings we hide...
The truth can be told,
to cleanse ones soal...
These feet have been ridden,
for the life they hold....
With misfeelings of love....
To holding the hurt...
Is life's meaning,
to conquer and divide.
Feb 4, 2017
Feb 4, 2017 at 6:25 PM UTC
Do you ever think of the levels of life
What does this means, it means to adjust you life.
Adjust to your passions
Adjust to your goals
Control your body
Your mind and your soal
Adjust to the life of another
It could be someone just like your mother
Don't ever put your self on a pedestal
And think that your better
This will get you no where
Because no one cares
Adjust your life and show that you care
With these thoughts you can go anywhere
Jan 3, 2015
Jan 3, 2015 at 9:35 AM UTC
Stars shine Bright in the night sky
Some float some fly
Some are big some are small
Most are bright some are dull
But ...I got lots in my soal
They may look small
But are supper big
May 20, 2016
May 20, 2016 at 10:15 PM UTC
Penyair itu melangkahi pengemis pincang yang lelap itu.
Kasurnya adalah trotoar dan mimpinya ntah apa.
Jangan bahas mimpi jadi jutawan dengan kemeja dasi rambut klimis.
Mimpi basah saja harus sembunyi sembunyi.
Kan takut toh masturbasi di pinggir kali ?
Soalnya guys,
coli itu pun harus pake tangan kanan
selain soal tekanannya yang konstan ..
KALAU TANGAN KIRI KIRI KIRI,
Disangka PKI !
Ini perihal dosa Illahi saudara saudari!
—
Lalu pengemis itu Menatap angannya setinggi bintang di lantai 53 menara menara ibu kota.
Mengelus ngelus perut kurusnya.
Alhamdullilah, hari ini bisa santap sisa paha ayam dari restoran kebarat baratan itu.
Mungkin baginya, Tuhan menjelma dalam bentuk tempat sampah.
Menyediakan pangan sisa sisa umat kesayangan-Nya.
Dan dia, umat yang lupa ia punya.
Pagi datang.
Ia terus berjalan tanpa alas kaki.
Sekelibat melihat lamborgini, berkawal polisi.
Presiden mungkin ah?
Nomor satu, atau duah?
Dia tidak pernah berharap pada Tuhan.
Atau presiden.
Mungkin ia harus tetap berjalan saja.
Atau mungkin ia harus berharap pada ratu adil.
Entah kapan ia munculnya.
Apa ketika jari-jari kakinya lepas.
Hingga tidak bisa melangkah lagi.
Atau lelah menguasai tubuh.
Hingga enggan melangkah lagi.
Atau seluruh kakinya patah
Pun ia tidak peduli lagi?
Apa ratu adil sedang sibuk memasang konde besarnya
Takut takut tidak terlihat cantik saat hadir sebagai pahlawan kesiangan.
Atau ratu adil sedang sibuk
Memutuskan hukuman adil untuk penyair ini yang mempertanyakan kuasa Ilahi dia punya?
Atau mungkin ratu adil berhati dingin.
Seharusnya iya karena mana mungkin beliau yang welas asih membiarkan hambanya pontang panting,
malah sibuk mengurus penyair mengkritik program kerja-Nya tahun ini.
Yah ..
Memperhatikan pengemis itu terpincang-pincang lebih asyik daripada mengurus Tuhan.
Presiden. Atau ratu adil.
Apakah Mas Aristoteles meramalkan distopia pada nusantara?
May 14, 2019
May 14, 2019 at 1:28 PM UTC
Stick and stones can Braked your bones
But words will tear your soal into tiny pieces
Maybe not all at once
But little by little
Slice by slice
The wounds will heal
But the wounds of the soal takes more the just time
And if those wounds don't heal
U die, not physically you can't be that Lucky
, no I can't be that lucky
When your soul bleeds it bleeds hope
Hope of change, hope of man kind, and hope that you are not the words, that people call you.
My soul has ran dried befor,
Sliced way to many time
And me with no confidence to stich it back up
I was to the point of opting out,
Saying **** it.
I was tired of being called a freek tired of being told that I am less
That my life ment nouthing
Then I started to bleave it
That the world would be better with out me
And hell it would of been
I did not contribute to this world
Never made a change
I was so **** close
Blood flowing down my wrist
My mettifulical soul
Looking like my wrist
And obviously I lived
But you don't get over that kind of **** alone
It doesn't despair
It builds
U need a rope to get out of that rapid
You know what mine was.....
Words
The same thing that sliced my soal
That night I dreamed
That I was a writer
That my words did more good than the words of the outhers did harm
Not just for me but for others like me
Despair oozing out of them
Hatred coating there mind
That the only thing keeping them alive
Was the fact they cut across the tracks and not along
The next day I wrote
I wrote stories and poems
Letting my worries of the fuecher draw hope from the page and into me
Letting me clime out of my self pity
Without drugs
Without other people (the way I do everything)
And I lived
Not like I was, day by day
No I was finally alive I wanted to live
Not just because its what was expected
But I wanted this, I wanted my dream
I wanted to save not just my life
But some one else
To tell them
Yea words can beat you down, drag you to your grave, dig u a 9foot grave and berry you
But they can also brang you back to life, more alive than before.
Words can give you some thing that you felt you never had
Love, and love is what repair the wounds of your soul,
Show you that you have a reason to live,
No matter if those words are internal or external
They can heal you, and free you from the world that I once feared
Aug 21, 2014
Aug 21, 2014 at 2:13 AM UTC
I write about you alot.
Shh.
Don't tell anyone.
I don't want them looking for my words.
There is a reason i don't where shorts.
I have to hide the words.
If people see the words,
I can't be a poet any more.
My poems are words.
Unspoken words.
Everything i wanted to say.
Everything i never said.
Don't ask to read them.
You won't understand.
The only person who can read them are me.
For they are my memories.
I am a poet.
I write things people don't understand.
Nobody reads my storys.
Because there are no words.
Just soal.
Just pain.
Just scars.
Just love.
I am a poet.
A silent screamer.
My words are powerless without sound.
I will scream with my life.
Jun 7, 2014
Jun 7, 2014 at 11:32 PM UTC
saya pikir soal lelah
semua orang merasa
namun perkara kuantitas
dan siasat mengatasi
tak semua sama
dan rasanya tak salah
maka jika ada yang marah
ketika pikiran tak seia sekata
mungkin sepatutnya paham pula
hal yang ditanggung dalam lelah
sering kali jauh berbeda
Aug 16, 2019
Aug 16, 2019 at 10:48 AM UTC
Holla when she sakes
King of hearts Ripples through the lakes
Making to brake
Dollars to take
simple or fake
Roll them dice as she shakes
Anticipate to elevate
Partpicate the wake
Passionate to wait
Overcoming overflowing overdose overloading
System flowing
holding the soal
shifting titonic plates
exspensive stakes
Misplaced mistakes
Expensive taste
Liquidate the place
Displaced Love
relocate hallucinate
darken hate
Tornado hurricane earthquakes
shaded pain
ashes brings
shadowed rain
Mar 10, 2016
Mar 10, 2016 at 6:19 PM UTC
why is finding love so hard
why do I find myself alone
I am looking for wht I can not find
the one who can fill my soal I scream your name
I need your touch yet I am alone the pain is to much to bear alone
Sep 25, 2021
Sep 25, 2021 at 9:17 PM UTC
I regret every second I am asleep because nothing hurts more then waking up to find out it was all a lie.
You are not mine.
You don't love me.
It's not three in the morning, you're not asleep beside me with one hand on my chest sending chills of fire straight through every bone, every vein, every single cell of this wretched body.
I am not sober, hearing your voice tell me that you could gaze into my eyes forever, thinking about how badly I want your soal to coexist with mine for the rest of time.
Your breath may not be mine but my thoughts are all yours.
Your touch may not be mine but my memories are all yours.
My infatuation is all yours.
My love is all yours.
My insomnia is all yours.
Sep 12, 2014
Sep 12, 2014 at 5:43 PM UTC
satu tangan menutup mata
satu tangan menutup telinga
belikatku bertahan kaku
tiap pijakan pelan, terseok
belum leluasa ku berlari
terpaan gelombang yang sudah-sudah
masih meninggalkan goresan dalam daging
dibantu merangkak, tapi dipaksa berlari
caramu mengenyahkan biru yang masih menyelubungiku
takut
pada lidah sangkalan beradu
bukankah lancang mencipta imaji semu
lalu menggantungnya pada tiang-tiang garam
berharap keras, tak begitu meleset pada manusia
sadar, tak se-Esa
namun jika Bapa memberi
siapa yang bisa menutupnya?
target apa, begitu mendesakkah?
soal pembendaharaan rasa
apalagi rancangan
telah kuserahkan padaNya
aku dungu & tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat Bapa. Tetapi aku tetap didekat Bapa; Ia memegang tangan kananku.
Mar 14, 2020
Mar 14, 2020 at 7:48 AM UTC