Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
bintun-nahl-1453
bintun-nahl-1453
Jl. Jimbaran 1A No.14 Mahasiswi Sastra inggris , Moeslem , Jakarta-Indonesia
"Ketika hari itu 100 istri jadi pekerja, Maka hari itu pula 100 harga diri suami hilang! Ketika hari itu 1000 istri jadi pekerja, Maka hari itu pula 1000 harga diri suami hilang! Ketika hari itu Sejuta istri jadi pekerja, Maka hari itu pula sejuta harga diri suami hilang!" Astaghfirulloh... Begitulah sistem DEMOKRASI KAPITALISME memporak porandakan tatanan rumah tangga keluarga Muslim. Kesempatan kerja pabrik dll.. Lebih banyak didominasi pekerja perempuan, Dengan alasan, seorang perempuan lebih nrimo Dibanding pekerja laki2 yg yg suka rese&sering; banyak protes.
0
May 3, 2015
May 3, 2015 at 11:30 PM UTC
Rapat Pawai Akbar
“ Hari ini ku mati, Perlahan... Tubuhku ditutup tanah. Perlahan... Semua pergi meninggalkanku... Masih terdengar jelas langkah² terakhir mereka, Aku sendirian, Di tempat gelap yang tak pernah terbayang, Sendiri, Menunggu pertanyaan malaikat... Belahan hati, Belahan jiwa pun pergi. Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain. Aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka... Sanak keluarga menangis, Sangat pedih, Aku pun demikian, Tak kalah sedih... Tetapi aku tetap sendiri, Di sini, menunggu perhitungan. Menyesal sudah tak mungkin. Tobat tak lagi dianggap, Dan maaf pun tak bakal didengar, Aku benar-benar harus sendiri... Ya Allah... Jika Engkau beri aku 1 lagi kesempatan, Jika Engkau pinjamkan lagi beberapa hari milik-MU, Untuk aku perbaiki diriku, Aku ingin memohon maaf pada mereka... Yang selama ini telah merasakan dzalimku, Yang selama ini sengsara karena aku, Tersakiti karena aku... Aku akan kembalikan jika ada harta kotor ini yang telah kukumpulkan, Yang bahkan kumakan, Ya Allah beri lagi aku beberapa hari milik-Mu, Untuk berbakti kepada Ayah & Ibu tercinta... Teringat kata-kata kasar & keras yang menyakitkan hati mereka, Maafkan aku Ayah & Ibu, mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu, Beri juga ya Allah aku waktu untuk berkumpul dengan keluargaku, Menyenangkan saudara-saudaraku.. Untuk sungguh-sungguh beramal soleh. Aku sungguh ingin bersujud dihadapan-Mu lebih lama lagi.. Begitu menyesal diri ini. Kesenangan yang pernah kuraih dulu, Tak ada artinya sama sekali... Mengapa kusia-siakan waktu hidup yang hanya sekali itu...? Andai aku bisa putar ulang waktu itu... Aku dimakamkan hari ini, Dan ketika semua menjadi tak termaafkan, Dan ketika semua menjadi terlambat, Dan ketika aku harus sendiri... Untuk waktu yang tak terbayangkan sampai yaumul hisab & dikumpulkan di Padang Mashar... Puisi Almarhum "Bang Remy Soetansyah," "ANDAI HARI INI AKU DIMAKAMKAN" DariNya kita datang, kepadaNya kita kembali… Assalamu’laikum sahabat.. Innalillahi wa innaa ilaihi raaji'uun telah kembali ke rahmatullah Olga Syahputra kemarin jum'at sore di Rumah sakit Singapura, Oki turut berduka sedalam2nya, dan do’akan bersama semoga Olga Syahputra di terima iman islamnya dilapangkan kuburnya, di tempatkan di tempat terindah di syurga, keluarga yg di tinggalkan di beri kesabaran..aamiin..al-fatihah.. Bagi kita yg di tinggalnya tentunya bisa jadi pelajaran bahwa maut datang kapan saja tidak bisa kita prediksi , bisa satu tahun lagi, sebulan lagi, satu hari lagi atau sedetik lagi..hidup di dunia ini hanyalah sementara.. Aku dan dunia ibarat orang dalam perjalanan menunggang kendaraan, lalu berteduh di bawah pohon untuk beristirahat dan setelah itu meninggalkannya. (HR. Ibnu Majah) Rasulullah menyadarkan kepada kita selaku umatnya akan pendeknya waktu hidup di dunia itu, namun waktu yang sangat pendek itu sangat-sangat bermanfaat, sehingga harus diisi dengan hal-hal yang sangat bermanfaat… Sahabat pesan Olga kepada adiknya, untuk selalu melaksakan ibadah sholat 5 waktu jangan pernah di tinggalkan...selalu berbuat baik....
0
Mar 28, 2015
Mar 28, 2015 at 1:48 AM UTC
Untitled
“ Hari ini ku mati, Perlahan... Tubuhku ditutup tanah. Perlahan... Semua pergi meninggalkanku... Masih terdengar jelas langkah² terakhir mereka, Aku sendirian, Di tempat gelap yang tak pernah terbayang, Sendiri, Menunggu pertanyaan malaikat... Belahan hati, Belahan jiwa pun pergi. Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain. Aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka... Sanak keluarga menangis, Sangat pedih, Aku pun demikian, Tak kalah sedih... Tetapi aku tetap sendiri, Di sini, menunggu perhitungan. Menyesal sudah tak mungkin. Tobat tak lagi dianggap, Dan maaf pun tak bakal didengar, Aku benar-benar harus sendiri... Ya Allah... Jika Engkau beri aku 1 lagi kesempatan, Jika Engkau pinjamkan lagi beberapa hari milik-MU, Untuk aku perbaiki diriku, Aku ingin memohon maaf pada mereka... Yang selama ini telah merasakan dzalimku, Yang selama ini sengsara karena aku, Tersakiti karena aku... Aku akan kembalikan jika ada harta kotor ini yang telah kukumpulkan, Yang bahkan kumakan, Ya Allah beri lagi aku beberapa hari milik-Mu, Untuk berbakti kepada Ayah & Ibu tercinta... Teringat kata-kata kasar & keras yang menyakitkan hati mereka, Maafkan aku Ayah & Ibu, mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu, Beri juga ya Allah aku waktu untuk berkumpul dengan keluargaku, Menyenangkan saudara-saudaraku.. Untuk sungguh-sungguh beramal soleh. Aku sungguh ingin bersujud dihadapan-Mu lebih lama lagi.. Begitu menyesal diri ini. Kesenangan yang pernah kuraih dulu, Tak ada artinya sama sekali... Mengapa kusia-siakan waktu hidup yang hanya sekali itu...? Andai aku bisa putar ulang waktu itu... Aku dimakamkan hari ini, Dan ketika semua menjadi tak termaafkan, Dan ketika semua menjadi terlambat, Dan ketika aku harus sendiri... Untuk waktu yang tak terbayangkan sampai yaumul hisab & dikumpulkan di Padang Mashar... Puisi Almarhum "Bang Remy Soetansyah," "ANDAI HARI INI AKU DIMAKAMKAN" DariNya kita datang, kepadaNya kita kembali… Assalamu’laikum sahabat.. Innalillahi wa innaa ilaihi raaji'uun telah kembali ke rahmatullah Olga Syahputra kemarin jum'at sore di Rumah sakit Singapura, Oki turut berduka sedalam2nya, dan do’akan bersama semoga Olga Syahputra di terima iman islamnya dilapangkan kuburnya, di tempatkan di tempat terindah di syurga, keluarga yg di tinggalkan di beri kesabaran..aamiin..al-fatihah.. Bagi kita yg di tinggalnya tentunya bisa jadi pelajaran bahwa maut datang kapan saja tidak bisa kita prediksi , bisa satu tahun lagi, sebulan lagi, satu hari lagi atau sedetik lagi..hidup di dunia ini hanyalah sementara.. Aku dan dunia ibarat orang dalam perjalanan menunggang kendaraan, lalu berteduh di bawah pohon untuk beristirahat dan setelah itu meninggalkannya. (HR. Ibnu Majah) Rasulullah menyadarkan kepada kita selaku umatnya akan pendeknya waktu hidup di dunia itu, namun waktu yang sangat pendek itu sangat-sangat bermanfaat, sehingga harus diisi dengan hal-hal yang sangat bermanfaat… Sahabat pesan Olga kepada adiknya, untuk selalu melaksakan ibadah sholat 5 waktu jangan pernah di tinggalkan...selalu berbuat baik....
Continue reading...
61
cinta awalny bercnda, akhrnya serius,maknanya sangat dalam karena kemuliaanya dari yang engkau kira, sehingga engkau tidak akan tahu hakikatnya kecuali memahami maknanya, dan bukan sesuatu yg dilarang oleh agama, dilarang oleh syari'at, asalkan hati mash pda keluasaan allah
0
Mar 27, 2015
Mar 27, 2015 at 11:06 PM UTC
Untitled
Inilah Proses Kematian dan Hancurnya Tubuh Kita! Sesaat sebelum mati, Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi. 0 Menit Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen. 1 Menit Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin. 3 Menit Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir. 4 – 5 Menit Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah. 7 – 9 Menit Penghubung ke otak mulai mati. 1 – 4 Jam Rigor Mortis (fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku dan rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati. 4 – 6 Jam Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam. 6 Jam Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan. 8 Jam Suhu tubuh langsung menurun drastis. 24 – 72 Jam Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri. 36 – 48 Jam Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina. 3 – 5 Hari Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung. 8 – 10 Hari Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah. Beberapa Minggu Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas. Satu Bulan Kulit Anda mulai mencair. Satu Tahun Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan. Jadi, apa lagi yg mau disombongkan org sebenarnya???? BAGUS UNTUK DIRENUNGKAN..... Kita tak membawa apapun juga saat kita meninggalkan dunia yg fana ini..
0
Mar 27, 2015
Mar 27, 2015 at 5:20 AM UTC
Inallillahi
Inilah Proses Kematian dan Hancurnya Tubuh Kita! Sesaat sebelum mati, Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi. 0 Menit Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen. 1 Menit Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin. 3 Menit Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir. 4 – 5 Menit Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah. 7 – 9 Menit Penghubung ke otak mulai mati. 1 – 4 Jam Rigor Mortis (fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku dan rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati. 4 – 6 Jam Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam. 6 Jam Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan. 8 Jam Suhu tubuh langsung menurun drastis. 24 – 72 Jam Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri. 36 – 48 Jam Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina. 3 – 5 Hari Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung. 8 – 10 Hari Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah. Beberapa Minggu Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas. Satu Bulan Kulit Anda mulai mencair. Satu Tahun Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan. Jadi, apa lagi yg mau disombongkan org sebenarnya???? BAGUS UNTUK DIRENUNGKAN..... Kita tak membawa apapun juga saat kita meninggalkan dunia yg fana ini..
Continue reading...
36
AKHI, JIKA BENAR ENGKAU MENCINTAI ISTRIMU... Ijinkan dia berdakwah... Berkumpul dengan akhwat seperjuangan.... Relakan kepergiannya ke berbagai majelis ilmu... Sekalipun itu mengurangi waktunya, untukmu... Banyak suami salah prioritas... Istrinya boleh bekerja di luar rumah... Bebas beraktivitas jika hasilnya menunjang ekonomi keluarga... Bahkan didukung untuk kuliah pascasarjana... Tapi, minta ijin 2 jam saja dalam seminggu untuk ngaji, TIDAK BOLEH? Jangan egois, wahai saudaraku.. Suami memang punya "hak veto" dalam rumah tangga... Keputusannya adalah kewajiban istri mentaatinya... Larangannya adalah keharusan istri meninggalkannya... Maka, gunakanlah kewenangan itu dalam PRIORITAS YANG BENAR... Dakwah itu wajib, bagi pria juga wanita... Doronglah istri ikut berjuang di jalan dakwah... Sesekali ambil alih kerjaannya di rumah agar dia bisa leluasa bergerak... Sudah pasti ini mengurangi kebersamaanmu dengannya... Tapi, percayalah ini hanya sementara... Kelak ada masa bebas bercengkerama dengan yang tercinta... Di dalam surga, dan kalian berdua akan terus bergembira... ﺍﺩْﺧُﻠُﻮﺍ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﺃَﻧﺘُﻢْ ﻭَﺃَﺯْﻭَﺍﺟُﻜُﻢْ ﺗُﺤْﺒَﺮُﻭﻥَ "Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan isteri-isteri kamu digembirakan". (QS. Az-Zukhruf, 43: 70) ‪#‎women‬ and sharia
0
Mar 26, 2015
Mar 26, 2015 at 4:48 AM UTC
Ya Akhi
4:00 pagi kita bangun solat subuh, kemudian kita bersiap2 utk ke tempat kerja, sampai kantor pukul 7:00 pagi, hari masih gelap. Mungkin kita anggap hari ini akan hujan, jadi abaikan. Masuk kantor, bekerja dan kita lihat pukul 12:00 siang, sudah waktunya makan siang, tapi keadaan masih tetap gelap. Keluar pintu kantor, suasana masih gelap, hitam pekat seperti malam..mungkin masih bisa dianggap hari ini akan hujan lagi. Jadi abaikan saja. Tapi kalo jam 14:00 pm pun hari masih gelap.. pertanda apa itu?..keesokkan pun sama, nonton tv semua orang kalang kabut menceritakan bahawa dunia ini sudah tidak ada lagi siangnya..dan begitu juga dengan lusa..masih tidak ada lagi matahari.. Tetapi pada hari keempat kita bangun pagi, kita dapat melihat matahari, tetapi jangan terkejut karena matahari telah terbit dari sebelah barat.. Kehebatan ahli dunia akan mengatakan itu fenomena alam, tapi sadarkah, itulah pertanda besar yang paling awal sebelum tibanya hari kiamat!! Maka telah tertutuplah pintu taubat.. Saat itu, kita akan lihat satu fenomena luar biasa di mana golongan kaya akan keluarkan semua harta utk diinfakkan, golongan yang tidak pernah baca quran, 24 jam baca quran, golongan yang tak pernah solat jemaah akan berlari2 menunaikan solat secara berjemaah..tapi sayangnya semuanya sudah tidak berguna lagi.. Bismillahirrahmanirrahim.
0
Mar 25, 2015
Mar 25, 2015 at 11:14 PM UTC
MUHASABBAH
Mungkin suamimu tak pandai berkata apalagi merayu dengan romantisme karya sastra... Tapi mungkin dengan cara itulah Allah menjaga lisannya... Menjauhkannya dari fitnah dunia yang tak halal baginya... Mungkin suamimu tak pandai berkata.. Tapi heningnya menahan kita banyak bicara.. Memutus rantai kalimat sanggahan yang lahirkan perkara.. Sehingga keseimbangan suasana lebih terjaga.. Andai saja Allah ciptakan sebaliknya, mungkin rumahmu bagai arena tarung laga Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya Mungkin istrimu tak berparas mempesona Apalagi secantik selebritis di warta berita.. Tapi mungkin lisannya selalu berucap kata mutiara yang terpancar dari jiwa yang terjaga... Andai saja Allah menciptakan sebaliknya Mungkin hatimu tak tenang saat jauh darinya Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya Mungkin suamimu bukanlah saudagar kaya yang membawa pulang limpahan laba hasil usaha... Namun meskipun besarannya begitu sederhana... Mungkin ia selalu menjaga kehalalan apa yang dibawa.. Mungkin suamimu bukanlah pejabat yang bertahta, yang dihormati dan dipuja bawahannya Tapi mungkin dibalik kedudukannya yang biasa, ia mampu menjadi imam bagi keluarga Andai saja Allah menciptakan sebaliknya, Mungkin belum tentu ia miliki derajat takwa Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa yang masakannya selezat pujasera... Tapi mungkin ia pandai mendidik buah hatinya, memahat pribadi yang berkarater mulia. Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa, Yang terkadang masakannya itu-itu saja Tapi mungkin ia pandai mengatur alokasi harta, sehingga pemberianmu tak terhambur percuma Andai saja Allah menciptakan sebaliknya Mungkin kecintaanmu akan terlalu berlebih padanya... Melebihi cintamu pada Allah sang pemberi karunia.. Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya... Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya... Sehingga terlihat kau melakukan semuanya Tapi mungkin ia sabar membantumu... meringankan pekerjaan rumah tangga.. Sehingga semua terlaksana dengan kerja sama.. Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya... Sehingga terlihat minim perannya dalam keluarga... Tapi mungkin ia sangat keras bekerja Sehingga nafkah telah cukup terpenuhi lewat dirinya... Andai saja Allah menciptakan sebaliknya Mungkin banyak para gadis menanti dipinang menjadi yang kedua Jika suamimu terlalu sempurna... Aaa.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya... Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga.. Tak mampu menyulap rumah menjadi rapi tertata... Tapi mungkin ia begitu cerdas menguasai matematika... Sehingga anak yang cerdas dalam eksakta terlahir dari rahimnya karena genetika... Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga.. Menambah sedikit tugasmu dalam membantunya bekerja.. Tapi mungkin ia begitu taat dalam beragama.. Membimbing anak-anak dalam kerangka syariat agama... Sehingga meringankan kewajibanmu dalam membimbing keluarga Andai saja Allah menciptakan sebaliknya Mungkin engkau merasa tugasmu telah tertunai sempurna.. Cukup sekedar menyempurnakan nafkah keluarga Aaa..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya Percayalah...... Selalu ada kebaikan dalam setiap ketetapan Allah Sang Sutradara Maka temukanlah sebanyak-banyaknya rahasia dibaliknya.. Agar engkau mengerti mengapa Allah menikahkanmu dengannya... Jikalau engkau masih sulit menemukan jawabannya... Gantilah kaca matamu dengan kacamata syukur atas segala karunia... Adalah hakmu jika engkau berharap Khadijahmu menjadi lebih sempurna... Asalkan kau siap membimbingnya dengan menjadi Muhammad baginya. ‪#‎RZMuhasabah‬ Suka · Komentari · Bagikan
0
Mar 24, 2015
Mar 24, 2015 at 1:12 AM UTC
untukmu calon imamku
Mungkin suamimu tak pandai berkata apalagi merayu dengan romantisme karya sastra... Tapi mungkin dengan cara itulah Allah menjaga lisannya... Menjauhkannya dari fitnah dunia yang tak halal baginya... Mungkin suamimu tak pandai berkata.. Tapi heningnya menahan kita banyak bicara.. Memutus rantai kalimat sanggahan yang lahirkan perkara.. Sehingga keseimbangan suasana lebih terjaga.. Andai saja Allah ciptakan sebaliknya, mungkin rumahmu bagai arena tarung laga Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya Mungkin istrimu tak berparas mempesona Apalagi secantik selebritis di warta berita.. Tapi mungkin lisannya selalu berucap kata mutiara yang terpancar dari jiwa yang terjaga... Andai saja Allah menciptakan sebaliknya Mungkin hatimu tak tenang saat jauh darinya Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya Mungkin suamimu bukanlah saudagar kaya yang membawa pulang limpahan laba hasil usaha... Namun meskipun besarannya begitu sederhana... Mungkin ia selalu menjaga kehalalan apa yang dibawa.. Mungkin suamimu bukanlah pejabat yang bertahta, yang dihormati dan dipuja bawahannya Tapi mungkin dibalik kedudukannya yang biasa, ia mampu menjadi imam bagi keluarga Andai saja Allah menciptakan sebaliknya, Mungkin belum tentu ia miliki derajat takwa Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa yang masakannya selezat pujasera... Tapi mungkin ia pandai mendidik buah hatinya, memahat pribadi yang berkarater mulia. Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa, Yang terkadang masakannya itu-itu saja Tapi mungkin ia pandai mengatur alokasi harta, sehingga pemberianmu tak terhambur percuma Andai saja Allah menciptakan sebaliknya Mungkin kecintaanmu akan terlalu berlebih padanya... Melebihi cintamu pada Allah sang pemberi karunia.. Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya... Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya... Sehingga terlihat kau melakukan semuanya Tapi mungkin ia sabar membantumu... meringankan pekerjaan rumah tangga.. Sehingga semua terlaksana dengan kerja sama.. Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya... Sehingga terlihat minim perannya dalam keluarga... Tapi mungkin ia sangat keras bekerja Sehingga nafkah telah cukup terpenuhi lewat dirinya... Andai saja Allah menciptakan sebaliknya Mungkin banyak para gadis menanti dipinang menjadi yang kedua Jika suamimu terlalu sempurna... Aaa.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya... Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga.. Tak mampu menyulap rumah menjadi rapi tertata... Tapi mungkin ia begitu cerdas menguasai matematika... Sehingga anak yang cerdas dalam eksakta terlahir dari rahimnya karena genetika... Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga.. Menambah sedikit tugasmu dalam membantunya bekerja.. Tapi mungkin ia begitu taat dalam beragama.. Membimbing anak-anak dalam kerangka syariat agama... Sehingga meringankan kewajibanmu dalam membimbing keluarga Andai saja Allah menciptakan sebaliknya Mungkin engkau merasa tugasmu telah tertunai sempurna.. Cukup sekedar menyempurnakan nafkah keluarga Aaa..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya Percayalah...... Selalu ada kebaikan dalam setiap ketetapan Allah Sang Sutradara Maka temukanlah sebanyak-banyaknya rahasia dibaliknya.. Agar engkau mengerti mengapa Allah menikahkanmu dengannya... Jikalau engkau masih sulit menemukan jawabannya... Gantilah kaca matamu dengan kacamata syukur atas segala karunia... Adalah hakmu jika engkau berharap Khadijahmu menjadi lebih sempurna... Asalkan kau siap membimbingnya dengan menjadi Muhammad baginya. ‪#‎RZMuhasabah‬ Suka · Komentari · Bagikan
Continue reading...
67
# Tanda Ahli Neraka, Omongannya Pedes # “…Rosulullah ditanya tentang seorang wanita yang masyallah. Wanita ini ibadahnya jangan ditanya. sholat malamnya,kemudian puasa sunnahnya sedekahnya juga banyak. Tapi yang jadi masalah,dia itu PEDES NGOMONGNYA. Ada yang pedes. Kalo ngomong itu NYLEKIT katanya. BIKIN SAKIT HATI. Apa kata rosul shollallahu alaihi wasallam tentang perempuan yang suka ganggu orang dengan ucapannya ? ﻻ ﺧﻴﺮ ﻓﻴﻬﺎ ﻫﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ .... NGGAK ADA KEBAIKAN DI WANITA SEPERTI INI. TEMPAT DIA DI NERAKA. Kata rosul shollallahu alaihi wasallam. Jadi kita harus memperhatikan, mengevaluasi diri kita ini terkadang sebagian kalo disuruh ibadah jangan ditanya. datang kajian jangan ditanya. Tapi kalo ngomong suka nyakitin orang. Maka hati-hati orang yang seperti ini dia TIDAK AKAN SELAMAT DARI API NERAKA…” Ust DR Syafiq Reza Basalamah menjelaskan Astagfirulloh hati2... mari menjaga lisan dari perkataan yang menyakiti orang lain. jangan jadi
0
Mar 23, 2015
Mar 23, 2015 at 2:55 AM UTC
Cerminan diri
Poligami itu hukumnya mubah (QS. An Nisa 3) tidak ada thalab (seruan) disana secara jazm (yang menguatkan) untuk disebut berhukum sunnah, ataupun wajib. Dan tidak ada illat ataupun syarat yang menjadikannya wajib ataupun sunah. Di ayat tersebut ada frase "ma thoba" (yang kalian senangi), jadi disitu Allah memberi pilihan (atas keMahatahuannya Allah atas mahluk-Nya), karena memang mubah itu statusnya "pilihan" Kalau dianalogikan, seperti orang makan lauk kerupuk. Ada yang suka/memilih makan pake kerupuk, ada yang nggak suka. Bukan berarti yang suka makan kerupuk, lebih terpuji, dan yang tidak suka makan kerupuk, tidak terpuji. Atau sebaliknya. Dan 'adil' bukanlah illat atau syarat, dibolehkannya seorang laki-laki (suami) untuk berpoligami (menikah lagi)... Sederhananya begitu cara memahami 'hukum Allah' yang satu ini. Jangan sampai suka dan ketidaksukaan kita terhadap sesuatu membuat kita salah persepsi tentang hukum yang satu ini... Wallahu'alam ======================== Semoga yang baca nggak salah persepsi ya...
0
Mar 19, 2015
Mar 19, 2015 at 12:57 AM UTC
POLIGAMI
APA KAU TAK DENGAR ?? Sebuah nyanyian gerakan melingking lurus tajam ke arah penguasa yang menusuk hati rakyat. Para pemuda dan mahasiswa yang berada dalam pusaran arus kerusakan Maka tiada lagi, kita harus melawan ! Disaat buku hanya berada dikantong saku berdebu Disaat pena tak lagi mengeluarkan goresan tajamnya Disaat megaphonemu tak lagi bersuara karena usang Disaat tongsismu membunuh sikap kritis ! Mana raunganmu wahai Pemuda ? Keluarlah dari barak kos dan sekretariatanmu Mahasiswa ! Apa kau tak dengar ?? Mana raunganmu wahai Pemuda ? Keluarlah dari barak kos dan sekretariatanmu Mahasiswa ! Apa kau tak dengar ?? Sungguh ibumu tak kan rela melihat dapur rumahnya yang tak lagi mengepul Apa kau tak dengar ?? Sungguh bapakmu tak kan rela melihat kau menderita karena miskin tenaga Apa kau tak dengar ?? Sungguh jalan raya merindukan berbagai aksi aksimu disetiap hentakan langkah kakimu Apa kau tak dengar ?? Sungguh engkau adalah Generasi yang diharapkan ummat Muhammad ! Wahai Mahasiswa.. Kau pembebas dunia Wahai Mahasiswa.. Kau penerus negeri Wahai Mahasiswa.. Dikepalmu Khilafah ! Wahai Mahasiswa.. Dikepalmu Khilafah ! Wahai Mahasiswa.. Dikepalmu Khilafah ! ‪#‎RinduPergolakan‬
0
Mar 18, 2015
Mar 18, 2015 at 12:15 AM UTC
ICMS 2014