"sikap" poems
Sabi ng mga nag dodota may 5 kailangan daw ako malaman bago mag laro
Una
Utak, kailangan gumamit ng utak para matalo mo ang mga kalaban
Pangalawa,
Diskarte, kailangan mo ng diskarte para hindi ka maisahan ng kalaban
Pangatlo,
Malawak na pag iisip, kailangan mo nito para hindi kayo magkagulo ng mga kasama mo at para manalo sa laro
Pang apat,
Pag sisikap, kailangan **** magsikap para makuha ng inaasam na pusta o panalo
Pang lima,
Disiplina, kailangan mo nito habang o bago maglaro. Kailangan mo ng disiplina kahit alam **** panalo na kayo.
Naisip ko na parang pag-ibig pala ang paglalaro ng dota. Kailangan mo gumamit ng utak kasi hindi ka pwede magpadalos dalos kailangan mo ng diskarte para makuha ang iyong inaasam asam na babae. Kailangan malawak ka mag isip para hindi kayo mag away ng mahal mo. Patawarin mo siya at patatawarin ka niya. Kailangan mo mag sikap para magtagal ang relasyon niyo na kapag nag away kayo magagawan agad ng solusyon. Magkaroon ka ng disiplina. Hindi porket pinapayagan ka sumama sa mga babae/lalake eh aabuso mo na. Wag **** kalimutan na may pinangakuan ka ng iyong pagmamahal.
Nov 29, 2015
Nov 29, 2015 at 10:36 PM UTC
Kini belum dipertemukan
Aku dengan soulmate yang dinanti
Teman ku menjauh
Aku sendiri di sini
Tapi biar
Aku jalani sendiri hidup ini
Toh di pulau seberang
Ku cari lagi teman sejati
Memang tak jodoh
Aku berteman dengan semua
Di Jakarta ini aku berbuat kesalahan
Hingga tersakiti oleh mereka
Mereka membuat ku cemburu
Tapi aku rela asal mereka bahagia
Biar aku diam di sini
Agar mereka tak tersakiti
Oleh sikap ku yang tak sengaja
Melukai hati mereka
Maaf aku teman, ku tak ingin menyakiti
Asal kalian bahagia, siksa saja aku ini
Created by Aridea Purple
Oct 19, 2011
Oct 19, 2011 at 12:39 PM UTC
Ano ba ang mayroon sa iyo?
At bakit ako nagkakaganito?
Sa tuwing ikaw ay may kailangan
Agad kitang pinagbibigyan.
Lahat na lang ng iyong ipakiusap
Aking ginawa ng buong sikap
Kahit na alam kong sa iyo'y wala lamang
Ginawa ko ito nang walang pagkukulang
Ngunit ngayon ay akin nang natutuhan
Hindi sa lahat ng panahon, ika'y aking pagbibigyan,
Nang sa aking sarili ay makapaglaan rin
Ng pag-ibig na hindi kayang maibalik sa akin.
Mar 3, 2015
Mar 3, 2015 at 9:39 AM UTC
Salahkah dikala palung hati terdalam bertanya,
Kemana ini?
Karna yang ku tau berjalan tanpa tujuan adalah sakit.
Sakit oleh pertanyaan-pertanyaan tanpa batas,
Mengira-ngira sampai lelah.
Punyakah kita rasa yang sama?
Karna sikap mu menunjukan tidak.
Haruskah aku berhenti?
Namun takut kehilangan mengiringi.
Apr 28, 2018
Apr 28, 2018 at 3:10 PM UTC
APA KAU TAK DENGAR ??
Sebuah nyanyian gerakan melingking lurus tajam
ke arah penguasa yang menusuk hati rakyat.
Para pemuda dan mahasiswa yang berada
dalam pusaran arus kerusakan
Maka tiada lagi, kita harus melawan !
Disaat buku hanya berada dikantong saku berdebu
Disaat pena tak lagi mengeluarkan goresan tajamnya
Disaat megaphonemu tak lagi bersuara karena usang
Disaat tongsismu membunuh sikap kritis !
Mana raunganmu wahai Pemuda ?
Keluarlah dari barak kos dan sekretariatanmu Mahasiswa !
Apa kau tak dengar ??
Mana raunganmu wahai Pemuda ?
Keluarlah dari barak kos dan sekretariatanmu Mahasiswa !
Apa kau tak dengar ??
Sungguh ibumu tak kan rela melihat dapur rumahnya
yang tak lagi mengepul
Apa kau tak dengar ??
Sungguh bapakmu tak kan rela melihat kau
menderita karena miskin tenaga
Apa kau tak dengar ??
Sungguh jalan raya merindukan berbagai aksi aksimu
disetiap hentakan langkah kakimu
Apa kau tak dengar ??
Sungguh engkau adalah Generasi yang diharapkan
ummat Muhammad !
Wahai Mahasiswa.. Kau pembebas dunia
Wahai Mahasiswa.. Kau penerus negeri
Wahai Mahasiswa.. Dikepalmu Khilafah !
Wahai Mahasiswa.. Dikepalmu Khilafah !
Wahai Mahasiswa.. Dikepalmu Khilafah !
#RinduPergolakan
Mar 18, 2015
Mar 18, 2015 at 12:15 AM UTC
Aku lihat wajah sugul dia
Yang sedang duduk di sofa empuk kegemaran arwah abah
Tengah merenung nasib tuanya
Terkenangkan sikap anak-anak yang endah tak endah terhadapnya
Terngiang-ngiang lagi suara tua itu berkata pada aku
' Tak kisah lah orang nak campak mak ke mana, Mak ikut aje '
Begitulah ayat yang keluar dari mulut si nenek tua itu sambil ketawa perlahan
Riak mukanya begitu sedih
Sayu dan redup wajah tua itu
Sep 20, 2014
Sep 20, 2014 at 4:43 PM UTC
Mungkin benar adanya, menantang ketidaktahuan telah dengan pasti menggiring kesadaran pada sebuah langkah menuju keberanian bersikap. Yang karenanya juga, telah turut menjadikan hati begitu lapang di ruang yang begitu sempit, menempatkan intuisi dalam usaha menyeimbangkan ego dan benci, menuntun arah pikiran menuju muara kebijaksanaan.
Sebuah pertanyaan akan kegelisahan, berhak untuk ditelusuri muasal kebenarannya. Semua berhak akan hal itu. Untuk sebuah dinding yang membatasi penglihatan indrawi, merobohkannya adalah kepatutan. Untuk sebuah ketidaktahuan yang memenjarakan, manusia yang berjuang atas akal pikirannya sendiri—berhak untuk terbebas dari kungkungannya.
Meminjam dari Aristoteles, terbang menuju keselarasan ide serta realitas yang tidak terbatas!
Jangan biarkan gelap menguasai malam. Usaha demi setitik cahaya harus selalu terpatri dalam diri. Melekatkan sikap keraguan-raguan pada pikiran adalah sebuah keharusan. Hanya itu bahan bakar yang paling mungkin, untuk menyalakan setitik cahaya yang dimimpikan.
Biarlah menjadi berbeda, biarlah diasingkan. Karena bagi mereka yang merindukan merdeka, beranjak dari ketidaktahuan adalah sebuah keniscayaan!
Feb 22, 2021
Feb 22, 2021 at 10:24 AM UTC
Terhampar dan berserakan ke segala penjuru, harap dan segala bentuk kejahatan yang diperbuatnya. Begitu berani, konyol dan tak tahu malu.
Mengambil tempat semaunya di ruang hati—tanpa permisi, menebas nyawa logika.
Menuntun karsa menuju pemakaman terakhirnya.
Mengubur rasa hingga lagi 'tak mampu mencercah cahaya.
Sikap harap begitu manis, sampai 'tak sadar ada kuasa diri yang teracuhkan dan teraniaya. Sifat harap adalah antagonis, manusia-lah yang menolak percaya.
Feb 22, 2021
Feb 22, 2021 at 10:45 AM UTC
Sa sariling sikap nagtapos ng abugasya
Naging pangulong senador mula pagkapsikal
Tinaguriang Ama ng Wikang Pambansa
Sa sariling wika itinuro pagmamahal.
-12/17/2014
(Dumarao)
*Pinuno Namin sa Panahong Tanso Collection
Sep 14, 2019
Sep 14, 2019 at 10:24 PM UTC
Matatawag bang kausap?
Taong nasa iyong harap
Kapag isip ay sa ulap
Kahit na ano pang sikap
Bagamat sadyang mahirap
Kung salita'y hinahanap
Bibig man ay bumubuka
Pero agad nawawala
Sa mga tingin ng mata
Na nais lang na makita
Sasabihin na'y nakuha
Dahil sa kariktang dala
Pagka't hindi naman sanay
Sa pagbibigay ng kulay
Ng aking mumunting buhay
Ngunit laging nasisilay
Ang ngiting nananalaytay
Sa maliliit na bagay
Oct 9, 2019
Oct 9, 2019 at 4:55 AM UTC
perihal rasa siapa yang tahu?
yang memiliki sikap dingin tak berperasaan, justru sangat mencintaimu.
sedang kamu,
bersikap seolah olah amat mencinta, nyatanya tidak.
Feb 7, 2020
Feb 7, 2020 at 10:52 PM UTC