Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
notanasylum
notanasylum
18/F/Indonesia part time human, not part time monkey jumping on the bed - / yang saya tulis bukan melulu tentang kamu
sometimes... when i don't i almost do
0
Jul 28, 2021
Jul 28, 2021 at 11:26 PM UTC
put myself up
i have been in such places where i felt "this must be like paradise" well.. sure thing this issa paradise. not only places i have been with friends we had been together we felt some kind of togetherness something special.. we're elated and we felt like in paradise.
0
Jul 27, 2021
Jul 27, 2021 at 10:04 AM UTC
paradise
perhaps i got a little sentimental perhaps i got a little tired and felt sad.
0
Jul 21, 2021
Jul 21, 2021 at 6:02 AM UTC
perhaps
how can loving someone feelin this hard? something's telling me to leave but i won't cause i'll be ****** if i do and i'll be ****** if i don't nah. just forget it. i knew from the start that i've loved you so much (so sorry cause i cant manage my feelings)
0
Jul 19, 2021
Jul 19, 2021 at 11:32 AM UTC
***** me
sometimes, people exist just for you to have a good time with them and then move on from once you can accept that it makes everything a lot easier because a lot of happiness stems from managing expectations the reason we get hurt so much is because we have a good time with someone then we obsess- waiting for them to text us wanting to see them again picturing our life with them and when we find out that they don't want exactly what we do we're crushed but really, they don't owe us a future or anything at all they don't even owe us a text the next day and i've come to accept that sometimes a good time can just be a good time without the promise of a future ..... and that's fine. even though we know deep down we're not fine at all but, that's still a ******* fine
0
Jul 16, 2021
Jul 16, 2021 at 11:56 AM UTC
f- fine
tentang melepaskan bervariasi ada yang perlahan lahan ada yang secara kontan! aw! ada yang sepihak ada yang masing masing pihak sepakat ada yang masih meragu ada yang sudah mantap ada juga yang sudah mantap namun pendiriannya runtuh lagi runtuhnya pun akibat hal hal kecil yang manis kalau dinalar pun tidak artinya terlihat bodoh memang bodoh maksudku akhirnya hanya tinggal puing puing bobrok tidak jelas berantakan abu abu menunggu untuk segera diratakan buldozer biar hilang sekalian
0
Jun 15, 2021
Jun 15, 2021 at 9:05 PM UTC
kalo gue sih ya
aku susun susun batu kujadikan sebuah benteng cukup kuat untuk beberapa waktu malam malam ada yang mengunjungiku datang datang memakai lonceng cukup gaduh jadinya tidurku coba kututup telingaku sial! tambah keras itu suara lonceng! sulit tidur, akhirnya kubangkit untuk cari tau dari benteng, kuambil sepotong batu terlihat sesosok manis tersenyum lebar bukan main, tidak karuan hatiku kutanya, "kenapa kamu kesini?" "aku ingin mengajakmu main, sepertinya akan seru" "aku tidak mau, aku lelah" "ayolah, nanti kita memetik buah beri liar di hutan" "aku lelah, lagipula siapa kamu?" "nanti kamu aku gendong. aku gabungan dari semangka dan tembakau, salam kenal" "aku tidak tanya kamu itu apa tapi siapa kamu!" lalu sosok itu mengambil beberapa batu yang ada di benteng "aku gabungan semangka dan tembakau, ayo ikut!" tanpa lama, sosok itu mengambil tanganku dan dibawanya lari menuju dalamnya hutan lalu aku? akupun juga heran kenapa tidak ada penolakan rambutnya yang tertiup angin hutan dan terkena cahaya matahari yang samar samar masuk dari banyaknya daun membuatku tersenyum sembari ikut berlari bersamanya "sudah sampai!" sosok itu tersenyum lebar dan puas "katanya kamu akan menggendong aku, mana?" "hehe maaf, lupa. habis saking semangatnya sih.. tunggu sini ya aku akan memetik beri" "aku tidak ikut?" "tidak usah, kamu istirahat di bawah pohon itu saja nanti aku menyusul" akupun duduk dan bersender dibawah pohon besar itu terlihat antusias sekali, padahal hanya memetik beri "lucu" kalimat itu keluar dengan mudah dari mulutku tunggu, kenapa aku pikir dia lucu? dia hanya gabungan semangka dan tembakau itu aneh, dasar gila "ini sudah selesai, ayo makan" nyaman sekali berada dekatnya senang sekali melihat matanya iya mata itu yang sesekali ikut tersenyum saat sosok itu menatapku aneh lagi, rasanya hatiku mau runtuh saat itu "sudah kenyang, ayo main lagi" "tidak mau, aku kan bilang aku capek" "oh baiklah, sini" sosok itu membawa kepalaku ke pangkuannya dengan lembut dan tiba tiba "eh?!" "sudah tidak apa apa, kamu tidur saja nanti aku yang berjaga" "tidak mau aku takut, aku belum kenal kamu" kecupan manis dan sedikit pahit meluncur di bibirku tuhan! aku seperti mau meledak "tidak usah takut, aku pemegang rekor" "hahahaha rekor apa? ngaco!" suaraku mulai terbata bata namun tidak ingin terlihat gugup "sudah ya kamu tidur saja, istirahat" kembali ia mengusap ngusap rambutku nyaman hangat tenang "brukkk!" suara keranjang jatuh tepat beberapa meter dibawah kakiku aku bangun melihat sekitar "kemana?" semangka tembakau sudah lenyap dari pandanganku ingin kuberanjak pulang namun tertahan "aku masih ingin menunggu" "tunggu, untuk apa?" "untuk temu bodoh" "apa gunanya temu?" "tapi aku masih ingin menunggu" "aku rindu" suara suara sialan itu menyeruak didalam kepala kududuk didekat pohon besar sambil menunggu memakan beri yang masih tersisa sedikit di keranjang tidak terasa sudah larut suara suara binatang, hmm ataukah monster itu sudah bersahut sahutan "aku takut" "tapi aku masih ingin temu" "aku harus menunggu" begitulah kebodohan aku malam malam di hutan sendirian menunggu orang siapa? akhirnya aku membangun benteng lagi di hutan itu walau bukan di dekat danau yang banyak suara katak dan bunga lili tapi aku coba berusaha membangun benteng lagi untuk sekedar menunggu sosok itu datang kususun lagi benteng barupun terbentuk cuma bedanya sedikit tidak nyaman karena banyak sekali batang batang pohon tajam masuk ke sela sela batu tapi aku tetap menunggu kususun lagi sampai tertutup aku masih menunggu untuk temu
0
Jun 9, 2021
Jun 9, 2021 at 11:12 PM UTC
aku tau aku harus apa
aku susun susun batu kujadikan sebuah benteng cukup kuat untuk beberapa waktu malam malam ada yang mengunjungiku datang datang memakai lonceng cukup gaduh jadinya tidurku coba kututup telingaku sial! tambah keras itu suara lonceng! sulit tidur, akhirnya kubangkit untuk cari tau dari benteng, kuambil sepotong batu terlihat sesosok manis tersenyum lebar bukan main, tidak karuan hatiku kutanya, "kenapa kamu kesini?" "aku ingin mengajakmu main, sepertinya akan seru" "aku tidak mau, aku lelah" "ayolah, nanti kita memetik buah beri liar di hutan" "aku lelah, lagipula siapa kamu?" "nanti kamu aku gendong. aku gabungan dari semangka dan tembakau, salam kenal" "aku tidak tanya kamu itu apa tapi siapa kamu!" lalu sosok itu mengambil beberapa batu yang ada di benteng "aku gabungan semangka dan tembakau, ayo ikut!" tanpa lama, sosok itu mengambil tanganku dan dibawanya lari menuju dalamnya hutan lalu aku? akupun juga heran kenapa tidak ada penolakan rambutnya yang tertiup angin hutan dan terkena cahaya matahari yang samar samar masuk dari banyaknya daun membuatku tersenyum sembari ikut berlari bersamanya "sudah sampai!" sosok itu tersenyum lebar dan puas "katanya kamu akan menggendong aku, mana?" "hehe maaf, lupa. habis saking semangatnya sih.. tunggu sini ya aku akan memetik beri" "aku tidak ikut?" "tidak usah, kamu istirahat di bawah pohon itu saja nanti aku menyusul" akupun duduk dan bersender dibawah pohon besar itu terlihat antusias sekali, padahal hanya memetik beri "lucu" kalimat itu keluar dengan mudah dari mulutku tunggu, kenapa aku pikir dia lucu? dia hanya gabungan semangka dan tembakau itu aneh, dasar gila "ini sudah selesai, ayo makan" nyaman sekali berada dekatnya senang sekali melihat matanya iya mata itu yang sesekali ikut tersenyum saat sosok itu menatapku aneh lagi, rasanya hatiku mau runtuh saat itu "sudah kenyang, ayo main lagi" "tidak mau, aku kan bilang aku capek" "oh baiklah, sini" sosok itu membawa kepalaku ke pangkuannya dengan lembut dan tiba tiba "eh?!" "sudah tidak apa apa, kamu tidur saja nanti aku yang berjaga" "tidak mau aku takut, aku belum kenal kamu" kecupan manis dan sedikit pahit meluncur di bibirku tuhan! aku seperti mau meledak "tidak usah takut, aku pemegang rekor" "hahahaha rekor apa? ngaco!" suaraku mulai terbata bata namun tidak ingin terlihat gugup "sudah ya kamu tidur saja, istirahat" kembali ia mengusap ngusap rambutku nyaman hangat tenang "brukkk!" suara keranjang jatuh tepat beberapa meter dibawah kakiku aku bangun melihat sekitar "kemana?" semangka tembakau sudah lenyap dari pandanganku ingin kuberanjak pulang namun tertahan "aku masih ingin menunggu" "tunggu, untuk apa?" "untuk temu bodoh" "apa gunanya temu?" "tapi aku masih ingin menunggu" "aku rindu" suara suara sialan itu menyeruak didalam kepala kududuk didekat pohon besar sambil menunggu memakan beri yang masih tersisa sedikit di keranjang tidak terasa sudah larut suara suara binatang, hmm ataukah monster itu sudah bersahut sahutan "aku takut" "tapi aku masih ingin temu" "aku harus menunggu" begitulah kebodohan aku malam malam di hutan sendirian menunggu orang siapa? akhirnya aku membangun benteng lagi di hutan itu walau bukan di dekat danau yang banyak suara katak dan bunga lili tapi aku coba berusaha membangun benteng lagi untuk sekedar menunggu sosok itu datang kususun lagi benteng barupun terbentuk cuma bedanya sedikit tidak nyaman karena banyak sekali batang batang pohon tajam masuk ke sela sela batu tapi aku tetap menunggu kususun lagi sampai tertutup aku masih menunggu untuk temu
Continue reading...
96
ingin kuhancurkan diriku yang lalu ingin kuhardik lulu yang kemarin ingin kumaki kelakuanku dulu berfoto di kamar kuning memegang kue tar diberi kaus kaki telur dan pisang gelang merah dan tosca masih kaku tapi senang lain dengan sekarang rambutku tidak karuan mataku seperti dihajar satpam bagbigbug karena keadaan malunya, di rumah cindy aku nangis di rumah cindy
0
May 22, 2021
May 22, 2021 at 5:28 AM UTC
12 oktober di kos, 22 mei di rumah cindy
bajingan aku ingin seperti itu tapi kita seperti ini mungkin memang seterusnya harus seperti ini paham tidak si aku begini juga karena meragu ah bajingan!
0
May 9, 2021
May 9, 2021 at 11:33 AM UTC
hah
sebegitukah? sebeginikah? aku bingung, tidak tahu! ingin rasanya menaburkan banyak kasih sayang di sekujurmu ingin kamu mengerti ingin kamu paham bahwa kamu itu punya nilai entah itu di mataku atau yang lain sial, aku ulangi lagi ya dengarkan ya perhatikan ya kamu itu wajib disayangi tau!
0
May 9, 2021
May 9, 2021 at 11:28 AM UTC
laknat