"januari" poems
Palembang, 14 Januari 2014
Apa yang susah?
Menguasai diri sendiri memang susah
Melakukan ini tapi takut, takut salah
Tapi tidak dilakukan akan menyesal, juga salah
Apa yang mudah?
Memerintah orang memang mudahnya
Menyuruh orang melakukan kehendaknya
Entah siapa yang untung dan rugi di antaranya
Apa yang gampang?
Menghakimi orang juga gampang
Tak peduli tampang
Mau presiden, mau pejabat, mau gembel asal hati senang
Apa yang gampil?
Menasehati orang juga gampil
Tinggal ucapkan kalimat kecil
Berlagak bak orang yang terbiasa nan terampil
Apa yang sukar?
Menyadarkan orang itu yang sukar
Meski hati sudah dongkol dan mulai terbakar
Apa daya orang itu tak sadar-sadar
#miris
Jan 14, 2014
Jan 14, 2014 at 11:42 AM UTC
Senja djakarta enam belas januari dua ribu lima belas . di hadapan leptop , aku merangkai kata demi kata untuk menghasilkan sebuah karya yang indah . ku tatapi sekelilingku ... benda mati , sepi, lengang ... andai printer yang disampingku itu berbicara... gunting itu berkata, dan pulpen ini berteriak , akan aku ceritakan sebuah kisah klasik ini di hadapan benda-benda itu . entah apa yang aku rasakan saat ini . abstark sepertinya . aku pernah berangan-angan menikmati teh rosela bersama bapakku didalam dekapan senja hangat mengantarkan mentari itu pulang , dalam dekapan . bapak yang aku rindukan kasih sayangnya melebihi apapun di dunia ini . Maafkan aku mama, aku tidak pernah serindu ini kepada bapakku . tapi percayalah , kedudukanmu dihatiku selalu ku prioritaskan bak malaikat yang selalu menjagaku setiap hari . Mama... bisakah engkau wakilkan rasa ini kepada bapakku , bahwa aku ingin mencium tangannya . kemudian ia tersenyum merasakan hangat cinta anakknya .
rasa apa yg lebih berarti daripada menahan rindu ini , menahan rindu akan sosok bapakku yang genap 8 tahun sudah tidak pernah menyapaku lagi . aku tidak ingin mengingatnya dengan kenangan buruk , tetapi aku akan mencoba menguburnya ,dan ini lah saatnya aku menjadi pribadi yang berubah .
bapak, tahukah engkau pak , aku sudah beranjak dewasa, dr dewasa itu aku menemukan siapa diriku sebenarnya . sadar bahwa aku bukanllah apa-apa tanpamu pak . sadara bahwa aku di dunia ini karena mu dan ibu . maafkan aku yang tidak pernah mendegarkanmu .
Senja ... saksikanlah bahwa aku ingin sekali bapak duduk di pelaminan bersama ibu , dan aku berada tepat di bawah kakiknya . sembah sungkem merestui pernikahanku bersama pria yang dikirimkan ALLAH untukku .
Jan 16, 2015
Jan 16, 2015 at 6:09 AM UTC
*lagi, aku menulis untukmu. tidak pernah bosan jemari ini menari diatas kertas putih merangkai kata hanya untukmu, seseorang yang lebih berharga dari sebutir berlian termahal di duna ini.
teruntuk seseorang yang namanya masih belum mampu aku tulis diatas kertas ini,
selamat hari minggu. semoga minggu depan lebih baik dari minggu ini. tenang saja, aku sudah meminta kepada Tuhan untuk menukar seluruh kesedihanmu selama seminggu ke depan dengan kebahagiaanku. ah, tenang saja. aku bisa menahan rasa sedih sebanyak apapun itu.
apa kabar? bagaimana senjamu kemarin? apakah mengesankan? ah, sangat disayangkan. bagiku, setiap senja datang mengunjungi mengintip dari sela-sela jendela kamar, sinarnya selalu mengingatkanku kepadamu. aneh, bukan? hah, mengapa setiap hal yang aku lihat selalu mengingatkanku padamu? mau sampai kapan kamu tetap bersarang dibenakku? tapi aku berjanji, setelah kamu selesai membaca surat usang ini, aku sudah melupakanmu dan seluruh kenangan indah tentangmu.
tujuanku kali ini adalah untuk mengucapkan terima kasih. terima kasih telah mengajariku bagaimana rasanya dijaga dan diperhatikan. bagaimana rasanya jatuh hati. bagaimana rasanya ditinggalkan begitu saja. bagaimana rasanya mengukir rindu diatas batu. aku ingin berterima kasih kepadamu. dan aku berterimakasih kepadamu. karenamu, aku dapat paham bagaimana rasanya mencintai seseorang tanpa timbal balik.
aku hendak pergi. maka itu, aku menulis surat ini sebagai tanda perpisahan denganmu. aku akan pergi meninggalkanmu di belakang. aku akan melepasmu pergi, membiarkanmu mencari kebahaigaanmu sendiri. karena aku akan berkelana mencari kebahagiaanku.
aku akan mengikuti kemana angin akan membawaku. aku ingin bebas leluasa mencari penggantimu. tidak mungkin selamanya aku akan hidup di dalam bejanamu. sudah cukup banyak air mata yang tertahan karena diam mengagumi dari jauh. hal itu sudah cukup membuat hati tersayat sangat dalam. bahkan dengan kecupan macam apapun tidak akan memperbaikinya.
satu hal yang aku minta darimu.
berbahagialah dengan siapapun itu perempuan pilihanmu. hargai dia dan perlakukan dia seperti dia adalah perempuan terakhir yang akan kamu lihat. aku tidak akan pernah berhenti mendoakan kebahagiaanmu. dimanapun kamu berada, berbahagialah.
selamat tinggal. terima kasih untuk 1.700 hari ini. aku belajar sangat banyak. aku tidak akan melupakanmu seutuhnya. aku akan selalu mengingatmu sebagai senja favoritku.*
Mar 13, 2016
Mar 13, 2016 at 9:12 AM UTC
Palembang, Sabtu 8 Januari 2011
Please ... Dont!
Jangan buat hidupku rumit lagi, Cinta
Cukup! Sudah cukup aku mengenal mu
Sekarang aku mau sendiri dulu
Yang aku mau hanya memiliki 1000 Sahabat
Soal jodoh, tunggulah hingga umur ku 23
Please ... Aku mohon ...
Ku lelah memikirkannya terus
Aku lelah tuk berlagak sok sempurna
Kau kan tahu bahwa aku manusia terbodoh sedunia
Tolonglah, cinta
Jangan bikin rumit lagi hati ku
Sudah cukup yang kemarin
Di mana karena ikatan
Aku berubah menjadi orang lain
Cinta, bila kali ini kau bersungguh
Sampaikan pada Tuhan
Bahwa aku ingin kembali menjalin cinta
Jika Dia memudahkan jalannya
Nov 4, 2011
Nov 4, 2011 at 2:30 AM UTC
Palembang, Kamis 6 Januari 2011
Hari ini aku seneng banget
Aku sedang dekat dengan seseorang
Dan aku tak yakin menyebutnya cinta
Karena aku tuk saat ini tak percaya dengan cinta
Cinta memang indah sih
Tapi aku sedang tidak beruntung saat aku dengan mantan
Aku sekarang bisa merasakan dua belas rasa cinta
Sayang, kangen, senang, kecewa, cemas, marah, perih,
sedih, menyesal, bimbang, benci, dan lain-lain
Oleh karena iti aku tak sanggup bertemu cinta
Lebih baik tunggu saja hingga aku siap
Tapi bila aku mendapatkan satu kesempatan lagi
Aku berjanji tuk mengambilnya
Tak akan ku sia-siakan kesempatan itu
Sungguh aku berjanji
Aku tak sanggup untuk bercerita tentang nya
Karena ku takut rasa itu akan berubah
Dan yang ku rasa akan berbeda
Pasti itu akan menyakiti hatiku
Sangat
Dan yang manusia tahu
Mereka tidak mau tersakiti
Apalagi oleh cinta :)
Nov 4, 2011
Nov 4, 2011 at 2:06 AM UTC
Palembang, Kamis 6 Januari 2011
Aku tak mengerti apa arti dari Cinta Sejati
Yang ku tahu hanya cinta itu membuat kita sakit hati
Tapi, mengapa rasa ini lain, tak seperti yang lalu
Ku cemas bagaimana bila aku jatuh cinta dengan nya?
Jatuh cinta...
Cukup umurkah aku tuk mengenalnya?
Aku takut itu akan berujung penyesalan
Tapi, selama ini aku hanya diam tak ada gairah
Diakah yang akan membuatku bangkit dan berdiri?
Cinta... Cinta... Cinta...
Hanya cintakah yang paling mudah di dunia ini?
Mudah untuk mencintai, mudah tuk menyayangi
Mudah tuk melukai, mudah tuk menyakiti
Dan mudah-mudah lainnya...
Aku heran, mengapa aku harus kenal cinta
Bila ujung-ujungnya ku harus menyesal
Semoga cepat ku dapatkan jodoh ku
Supaya penyesalan, penantian, semuanya!
Tidak berlaku lagi dan ku hidup bebas
Cepat katakanlah cintamu
Mungkin itulah yang ku tunggu
Mungkin? Ya, bisa iya
Bisa juga tidak
I'm waiting all alone here
Nov 4, 2011
Nov 4, 2011 at 1:52 AM UTC
Palembang 2 Januari 2012
Mark,
Kamu adalah satu-satunya orang yang buat ku kesal sepanjang akhir tahun
Membuatku selalu ingin menangis,
Bila ku dengar suaramu,
Bila ku lihat raut wajahmu
Tetapi Mark,
Kamu juga orang pertama yang hadir di awal tahun baru
Membuatku tersenyum bahagia
Membuatku menangis haru
Jan 2, 2012
Jan 2, 2012 at 4:54 AM UTC
Palembang, 11 Januari 2014
Ini kisahku
Kisah mengharu biru
Tentang aku yang tak berkawan
Di pulau perantauan
Ini ceritaku
Cerita yang terekam waktu
Tentang seorang anak Hawa
Yang mati tapi bernyawa
Alarm berbunyi, memecah sunyi
Aku diam di sini, sendiri
Mencoba tuk menutup mata, tapi selalu terjaga
Menerawang masa depan, melukiskan kehidupan
Terdengar Ayam bernyanyi, berirama seni
Aku masih merenungi, siapa jati diri?
Mencoba tuk menutup mata lagi, meski ku pun tak yakin
Ku coba sekali lagi, berharap mulai bermimpi
Esok hari penting, tak ingin ku langkahi
Kemarin hari sendu, birkan berlalu
Sekarang hari biasa, cobalah terbiasa
Kenangan akan tercipta, berawal dari mimpi di kala senja
Jan 14, 2014
Jan 14, 2014 at 11:57 AM UTC
Palembang, Kamis 6 Januari 2011
Memori itu, bila ku ingat
Semakin ku tersenyum
Bahagia akan kesendirian hatiku
Tuk sejenak seseorang mengisi hatiku
Tak tahu akankah itu bisa bertahan
Ataukah akan cepat berlalu?
Aku takut jatuh cinta
Untuk sekarang
Karena hidup ku sudah kelabu
Aku takut...
Bila ia bisa menerangiku
Ku berjanji tuk menjaganya
Namun bila tidak, kecewa lagi yang ku dapatkan
Nov 4, 2011
Nov 4, 2011 at 2:11 AM UTC
Palembang, 11 Januari 2015
Aku jatuh cinta lagi
Benarkah ini cinta?
Mengapa rasanya begitu berbeda?
Tak ada rasa takut saat aku menatap matanya
Tak ada rasa sungkan untuk menyentuh kulitnya
Dan aku sangat menyukai bau tubuhnya
Aku suka bersandar di punggungnya
Menyandarkan keningku di tengkuknya
Memainkan jemariku menyentuh punggungnya
Mencium aroma parfumnya
Aku suka berjalan di belakangnya, menunduk
Memandangi langkah kakinya ketika berjalan
Sangat lebar dari langkah kakiku
Aku tak mampu menyusulnya
Di saat seperti itu aku membutuhkan tangannya
Tuk menggenggam tanganku
Menuntunku tuk berada di sampingnya
Agar aku tidak tertinggal
Apa benar aku mencintainya?
Tapi tunggu dulu
Apa itu cinta?
Bagaimana rasanya mencintai seseorang?
Apa yang akan aku lakukan ketika mencintai seseorang?
Inikah cinta?
Jan 10, 2015
Jan 10, 2015 at 12:34 PM UTC
Dear Heart.
Janganlah kamu terlalu berharap
Cinta itu bukan harapan tetapi kepastian
Jangan pula kamu terlalu menyimpan rasa
Rasa itu bisa saja tak tepat bahkan salah
Bersikaplah seperti akal, yang mengalah
Tidak mengharap pada kebahagiaan cinta
Tetapi senantiasa waspada jikalau terluka
Akal menjagamu, Heart
Dari sakitnya dilukai cinta
Dari perih kejamnya perasaan
Dear Heart, jiwa ini tahu kau mencintainya
Tetapi akal ini yang paling tahu mana yang tepat
Jangan gegabah, Heart
Jangan terlalu senang dulu, kau bisa saja salah
Kau bisa saja terluka
Kau bisa saja jatuh
Akal akan terus melindungimu
Dear Heart,
Simpan saja rasamu untuknya
Jangan sekali-kali kamu membongkarnya
Maka akal akan bertindak
Ia akan berbohong untuk melindungimu
Ia akan menutupi kebenaranmu
Itulah yang akan dilakukan akal untuk melindungimu, Heart
(Palembang, 12 Januari 2015)
Jan 12, 2015
Jan 12, 2015 at 12:59 AM UTC
Palembang, Jumat 13 Januari 2012
Kamu, yang membuatku menangis
Kamu, yang membuatku sedih
Setiap hari di setiap malam
Mengapa? Mengapa kamu pergi?
Di saat aku mulai mencintaimu
Aku sangat sangat tidak percaya
Ketika seseorang memberitahuku bahwa
Bahwa.. kau telah pergi
Bahkan dunia telah memberitahuku
Bahwa seseorang itu benar
Aku masih tak percaya
Namun akhirnya aku menyesal
Kemarin aku... aku...
Aku tak tahu harus berkata apa
Aku hanya ingin berkata
I love you Michael
Jan 20, 2012
Jan 20, 2012 at 8:46 AM UTC
Dear Music
Thanks for being here with me
In everytime I feel sad,
In anytime I cry
Thanks for cheers me up
You brings joyful in my life
You bring back my smiles
Yoy are the only thing I reach when I'm sad
Thanks for fixed my shattered heart
You complete the missing piece of mine
You hold tight my soul
You won't let my heart hurts
You won't let my tears out
Thanks for the harmony you have
I forget all my problems when you plays
I am drowning in your symphony
I dont want to leave
I feel safe and sound around you
You calm me down
Dear Music
Thanks being around me
When nobody here
When my soul needs mates
You pull out my sadness
And only brings happiness
(Palembang, 12 Januari 2015)
Jan 12, 2015
Jan 12, 2015 at 4:53 AM UTC
Palembang, Jumat 13 Januari 2012
Aku Menangis
Terkadang aku ingin menangis
Aku tak tahu mengapa
Mungkin karena aku sedang merindukan seseorang
Ataukah aku menangis karena bahagia?
Ataukah aku menangisi hidupku saja?
Yang sangat rumit dan penuh derita?
Ataukah aku sedang merindukan keluargaku di rumah?
Aku tidak tahu
Aku yakin inilah jalanku
Aku harus tegar
Dan menunggu keajaiban datang
May 25, 2012
May 25, 2012 at 2:04 AM UTC
Palembang, Jumat 13 Januari 2012
Dia tidak mengenalku
Karena dia tinggal sangat jauh
Tetapi aku mengenalnya
Karena dia selalu muncul di televisi
Aku selalu tersenyum ketika menonton dia di televisi
Aku terpesona akan Moon Walk nya
Dan aku menangis ketika mengetahui bahwa dia t’lah tiada
Lagunya selalu terdengar di telingaku
Dia sangat fenomenal
Aku ingin bertemu dia, tetapi aku tak bisa
Ku harap dia akan datang menemuiku, malam ini
Jan 20, 2012
Jan 20, 2012 at 8:40 AM UTC
Palembang, 6 Januari 2011
Dewasa ini
Awan hampir menipis
Takkan lagi menyelimuti langit
Tak mampu lagi menutupi terik
Di masa ini
Udara tak bersahabat lagi
Tak ingin didekati
Dan selalu berlari-lari
Sekarang ini
Penjahat bagai belut yang licin
Tak mampu tersentuh dengan tangan kosong
Selalu bisa lolos dari jeruji
Dunia ini, hari ini
Semakin tidak adil menghakimi
Tak berdaya, miskin, mudah tuk dijatuhi
Tinggal menunggu dunia ini berakhir
Jan 6, 2012
Jan 6, 2012 at 1:34 AM UTC
Palembang, 20 Januari 2013
Rasanya kalau sudah bicara denag-Nya,
Seperti menempelkan goresan luka di hati dengan hansaplas
Pedih, tapi lekas sembuh
Tak berdarah, tak berbekas
Rasanya kalau selesai mengadu pada-Nya,
Seperti membersihkan darah yang menetes dari ujung jari
Perih, dan darah kan berhenti
Luka tertutup kembali
Rasanya kalau belum menghadap-Nya,
Seperti menunggu pengumuman juara kelas di sekolah
Detak jantung berirama kencang
Perut mual bak naik Halilintar
Malah tangis memecah
Jan 20, 2014
Jan 20, 2014 at 10:02 AM UTC
Dear Life
Why you gonna be so rude?
I cannot feel happiness
Cause everytime I get too happy
Anything bad happens
It makes my heart hurts
It makes my eyes cries
It makes my soul weaks
It makes my feet shakes
It makes my brain stops
Why you gonna be so rude?
You make me afraid to loving someone
Cause everytime I love someone
Anything bad happens
It makes situation worse
It makes my world empty
It makes my space lonely
It makes my room tiny
It makes my imagination flies
Why you gonna be so rude?
You are like Dementors
You kiss my happiness
Only left bad memories
You make my life colds
You make my life dies
You made my smile gone
You made my future grey
(Palembang, 12 Januari 2015)
Jan 12, 2015
Jan 12, 2015 at 4:29 AM UTC
Dear Eyes
If you sad
And feels like want to cry
Dont keep it inside
Just let it out
Dont hold your tears
Just cry out
(Palembang, 12 Januari 2015)
Jan 12, 2015
Jan 12, 2015 at 4:19 AM UTC
Halo Januari, Kita bertemu lagi.
Dimana kasih sayang telah terganti
Cinta lama sudah tidak punya arti
Senyuman lama tidak ada lagi
Halo Januari, Kita bertemu lagi
Semoga tahun ini cinta kembali bersemi.
Jan 2, 2019
Jan 2, 2019 at 7:06 AM UTC
Palembang,19 Januari 2014
Life is so short
Life is so hard
So when you fell down
Do not ever give up
Trying hard to stand again
If you believe in Allah SWT
You will got it easily
Life must goes on and on
And on
Struggle for a better life
"Be strong, me"
Jan 20, 2014
Jan 20, 2014 at 10:10 AM UTC
Pergi lagi ia keluar rumah, mencari spasi di kerumunan manusia.
Dipesannya air penghambat kantuk,
Dituangkan pada gelas putih bercorak ayam kuno.
Ia ceritakan kesenangannya menemukan tempat itu, diajaknya orang lain mengingat masalalu yang pahit untuk mengangkat bahak yang panjang.
Penat benar hatinya...
Dipaksanya mereka guyon tapi pikirannya kebingungan.
Sesekali lamunan anak mudanya dibaca orang lain.
Pura-pura ia ikut tertawa lagi; dan ia menyendiri
B_A
30 Januari 2019
May 14, 2019
May 14, 2019 at 6:07 PM UTC
4 october 2015
*Inhale.
I hold the smoke in my lungs.
One. Two. Three. Just as you taught me.
To think;
I’ve never even thought about a cigarette
untill I met you.
The januari night is piercing cold,
my hands tremble as I bury my head in them.
The moon turns my pale skin blue.
Exhale.
Listen,
I am not crazy,
though two strangers are not meant
to yearn like we do.
I do.
Listen,
maybe I am crazy,
though I have never been before,
not;
untill I met you.
Inhale.
I know you are drunk right now,
or leaned over a toilet lid
with rolled up money between your fingers.
So I am not in my bed,
but here,
with a cigarette between mine.
Exhale.*
Jan 4, 2015
Jan 4, 2015 at 7:48 PM UTC
Jika benar
Kehidupan sebelumku benar ada
Kuyakin perasaanku padamu tetap cinta
Jika benar
Dunia paralel adalah nyata
Kuyakin rasa menggebu itu tetap rindu
Jika benar
Dunia ini prosa
Maka, kau satu-satunya fakta
Malang, 8 Januari 2017
Terlelap, indah, bahagia
Dec 21, 2017
Dec 21, 2017 at 9:01 AM UTC
Nanti, jika 2 Januari sudah sampai di ujung langit tepuk pundakku
Jika sebagian nadi masih dingin tepuk lagi sampai terbangun
Rasanya apa yang berbelit harus dititipkan padanya dengan kaleng kotak berisi tiga beras putih
Masing-masing dibalut kertas pertanyaan dan pernyataan menyalahkan
Ntah marah kepada Rabb-mu, atau apapun yang berdiri disekelilingnya
Lebih memalukan lagi ia telah menjadi orang lain
Nanti, jika langit 2 Januari sudah berubah kuning kemerahan, usap punggungku
Ia cuma perlu tenang yang menenangkan.
Jan 1, 2019
Jan 1, 2019 at 7:57 PM UTC