Hello PoetryVoting

Vote

Voting-Boards

Home

HomeFollowingInboxNotifications

Read

ReadLiftedFeedsHeartedHistoryMy poemsNew poem

Explore

ExploreOrbitsWordsTagsClassics
Log in
0
Stars
0
Embers
0
Alerts
0
Inbox

Vote

Voting-Boards

Home

HomeFollowingInboxNotifications

Read

ReadLiftedFeedsHeartedHistoryMy poemsNew poem

Explore

ExploreOrbitsWordsTagsClassics
Log in
0
Stars
0
Embers
0
Alerts
0
Inbox

Rasa 2

Palembang, 21 Oktober 2012

 

Kini aku menulis dari sudut kiri

Memalingkan mukaku dari hadapanmu

Tak ingin terlihat olehmu

 

Di sini, aku membaca sembunyi-sembunyi

Menahan kedip,

Tak ingin melewatkan membaca namamu

 

Di sini dingin,

hujan baru saja turun

Membasahi jalanan yang terlalu lama kering

Aku tak ingin pergi keluar

Hanya ingin di sini

Merasakan rasa ini lagi

Rasa seperti ini

Sekarang ini,

saat aku menulis ini

 

Rasa yang sulit tuk diungkapkan

Lebih sulit dari berjalan di atas bara

Lebih sulit dari mengingat namamu

Sangat sulit daripada menulis namamu

Sangat amat sulit daripada menyebut namamu

 

Rasa,

yang tak akan pernah berhenti membuatku menulis

Rasa,

yang tak mampu ku ucapkan sendiri

Rasa ini

Rasa yang sulit tuk dimengerti

Rasa yang tak akan pernah hilang

Rasa yang sulit tuk tak dibahas

 

Terima kasih tlah membuatku menulis dari kiri

Request permission to use this poem
Written by
erikahandoko
Indonesian
Published
Oct 21, 2012
Lines·Words
30·134
Permission

Request to use this poem

Tell erikahandoko how you would like to use it. We review requests before forwarding them.

AboutBlogFAQPrivacyTermsContact
© 2009-2026 Hello Poetry/v27.0 by @eliotyork
Explore
Hello PoetryVoting
Write