Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"menjelang" poems
“I am just not afraid of being alone,” Dia datang dari bumi sebelah sana, jauh ke sini untuk mencari lupa pada dunia. Pada suatu sore menjelang senja, dia menyari bahwa bentuk ganda muncul karena rasa takut pada tunggal semata. Menjadi sendiri bisa membawa resah, terlebih ketika semua berkata ini sudah waktunya. Harga diri bisa membantah, namun di dalam hati takut memang menjadi jawab untuk sebuah tanya; ketika kondisi belum menyajikan jalan untuk berpasangan, apa yang sebenarnya di khawatirkan? Bila sendiri berupa satu kalut yang perlu dihindari, adakah untuk meraih tenang memang lewat menjadi dua? Bila bahagia adalah satu titik yang telah dilimitasi, apakah untuk mencapainya harus melalui sebuah jika? Para pendaki bisa menemukan damai pada puncak walau tanpa kawan, petapa sengaja menyepi demi bertemu tenang, biksu bisa merasa teduh walau tanpa sandingan, mereka yang khusyuk menemukan tentram dalam sujudnya yang panjang. Sendiri, walau secara manusiawi. "Now, I’m just enough with myself," Melihat keberpasangan sebagai sebuah hasrat memang tak akan pernah bertemu lengkap, karena bersua dengan damai hanya lewat kata cukup. Setelah kata cukup dipungut, menjadi sepasang bukanlah lagi sekedar penawar kalut. "So, isn’t this enough?"
0
Mar 6, 2015
Mar 6, 2015 at 4:14 AM UTC
self
Semburat lembayung mewarnai cakrawala Hawa senja mendekap sisa asa yang masih ada Tak seorangpun berani berbicara Terbungkam oleh angan menembus masa Mentari lambat laun kembali ke persembunyiannya Bumi seolah bernafas kembali Setelah terengah-engah berlari bersama waktu Mencambuk manusia untuk selalu mengejar sesuatu --------- *Tinge of violet washes over the horizon The breath of dusk embraces the remnants of hope No one dares to speak a word Stifled by desires that pierce through the ages The Sun slowly returns to its lair As Earth begins to breathe again After a winded race against Time Lashing Man into a perpetual pursuit of Things*
0
Jul 22, 2014
Jul 22, 2014 at 11:43 AM UTC
Menjelang Malam
Aku ingin kembali ke dalam kesunyian, Ada ketenangan yang tak pernah membosankan, Dan juga diriku yang amat sangat tenang. Tapi, suara di atas sana berbisik, Aku harus kembali saat waktu sudah menjelang senja, Menghadapi realita Penuh drama
0
Nov 1, 2018
Nov 1, 2018 at 4:21 AM UTC
Tenang
coba lihat pukul berapa ini? coba lihat kemana jarum jam menunjuk? ini sudah larut malam bahkan, sudah menjelang fajar tapi kenapa aku belum tidur? entah apa yang kupikirkan entah apa yang membuatku tetap terjaga oh rembulan, jangan redup dulu tunggulah aku sampai tertidur maukah kau menungguku jika sampai esok pagi aku belum tidur juga?
0
Sep 1, 2017
Sep 1, 2017 at 12:20 PM UTC
Belum Tidur