Setiap kali aku melihatmu
Rasanya aku ingin—
Merekonstruksi diriku.
Memilah semua hal yang tabu
Memilah semua kekurangan
Menjadi kesempurnaan yang fana.
Betapa bodohnya aku,
Betapa bodohnya aku hanya karena cinta.
Dec 15, 2018
Dec 15, 2018 at 11:33 AM UTC
Ada sesuatu di dalam diriku;
Suatu kehampaan yang
Tak tertandingi.
—Dan itu semua,
Hilang sekejap saat melihat
Senyummu yang manis
Tak ada tandingannya.
Setiap kali aku ingin menatap,
Aku menampar pipiku keras
Karena kamu, walaupun mempesona,
Belum ditakdirkan
Untukku.
Dec 15, 2018
Dec 15, 2018 at 11:29 AM UTC
Bukan saatnya, kawan,
Kau tertunduk dengan tangisan
Seakan dunia sudah kiamat.
Mungkin hatimu sedang tertusuk
Oleh buaian para pemberi harapan
Dan setan pembisik di telingamu.
Tapi ingat,
Ceritamu hanya sebatas koma,
Masih ada kalimat panjang
Yang menantimu sampai akhir hayat.
Nov 1, 2018
Nov 1, 2018 at 6:39 AM UTC
Aku tidak ingin berbisik,
Aku ingin berteriak,
Aku ingin membuka kulitku
Dan mengisi kehampaanku.
Tapi rasanya
Dunia berputar cepat.
Nov 1, 2018
Nov 1, 2018 at 6:36 AM UTC
Di dalam tulang belulangku ini
Ada diriku yang terpendam;
Ia sudah bergejolak
Saat lampu padam,
Seakan memanggilku
Dengan suara lantang.
Dan saat aku melihat sebatang rokok
Yang menyala di genggamanku,
Aku menjadi ingat,
Kalau diriku yang gelap ini,
Tidak muncul saat senja datang.
Nov 1, 2018
Nov 1, 2018 at 6:35 AM UTC
Aku ingin kembali ke dalam kesunyian,
Ada ketenangan yang tak pernah membosankan,
Dan juga diriku yang amat sangat tenang.
Tapi, suara di atas sana berbisik,
Aku harus kembali saat waktu sudah menjelang senja,
Menghadapi realita
Penuh drama
Nov 1, 2018
Nov 1, 2018 at 4:21 AM UTC
Tubuhmu seperti lukisan abstrak—
Tapi aku ingin tetap melihat.
Disana, mungkin aku bisa
menemukan sesuatu;
Sesuatu yang membuatku singgah
Seperti memori indah.
Oct 30, 2018
Oct 30, 2018 at 1:07 AM UTC
Dunia berputar cepat
Saat kanan kiriku sudah berlari kencang
Aku hanya menetap
Tenang, semua ada waktunya
Aku hanya menarik nafas
Dan berjalan cepat
Oct 30, 2018
Oct 30, 2018 at 1:05 AM UTC
Tubuhku berisi daging dan darah yang mengalir; tapi yang kurasakan hanya kehampaan yang mendalam.
Aku tidak bisa merasakan sedih, walau kulit tergores dan darah mengucur cepat. Hanya kekosongan yang menggali dan membolongkan dadaku.
Aku tidak bisa merasakan manis, walau mulutku dipenuhi makanan penutup lezat. Hanya kepahitan yang menetap di lidahku seperti mengunyah obat tablet mentah.
Aku takut. Aku takut menjadi hantu.
Aku ingin menjadi manusia lagi. Aku ingin merasakan sesuatu.
Oct 30, 2018
Oct 30, 2018 at 1:02 AM UTC
I keep calling her phone number
even though she always denies me.
And when she answers,
she only says,
"Just enjoy it,
stop worrying
about your future."
Oct 28, 2018
Oct 28, 2018 at 2:43 PM UTC
