Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"jua" poems
***Jika kau tanya siapa aku Bagaimana harus kujawab?*** *Tiada hari tanpa kukenakan kedok tebal ini Menebar senyum, canda, berpesta Aku meraung sambil tertawa Riasan mata dan bibir dengan berbagai opsi warna Jangan! Jangan terlalu pucat juga jangan terlalu mencolok Nanti orang tidak senang Kau kan harus memuaskan setiap mata Jangan lupa pasang tameng itu tanggal demi tanggal Jika tak lalai kalungkan secercah pamor dan aga Bagaimana jika terlalu pucat? Ah ya orang  tidak suka Cakap nista kan menghardik Memekik Menghamun Siapa monyet abu kucam menjijikkan didepanku? Namun jika terlalu mencolok Jua hinaan berkunjung ada Biar ku beritahu Mereka tak suka kau lebih darinya Aku benci dunia Aku berantakan Kecurian Namaku hilang dimakan cacian Bagaikan karang tertutup berjebah rumput lautan Aku mahkota yang hilang Ah! Omong kosong semua! Enyah kau kepala cemar Umbi harus kembali didekat akar Aku berkenan rujuk atas jasadku Biar aku melalak tinggal abu Aku enggan gemang Aku punya Sembilan nyawa Jika kau tanya siapa aku Aku namaku Jangan berani-berani hina nama itu! Marcapada boleh berlimpah belang dan muka dua Aku  jijik serupa dengan dunia*
0
May 11, 2016
May 11, 2016 at 8:54 AM UTC
Jika Kau Tanya Siapa Aku
*Berderap tegap nyaring bersuara Saat pertama ku pajang jakun menutup pundak dan dada **"Universitasku universitas Indonesia. " "Terangkum dalam frasa 'buku pesta dan cinta'"** Sayang hanya dalam nyanyian belaka Isi kisahku hanya buku, tanpa pesta dan cinta Jangan kurang jangan lebih jua Pesta dan cinta punya takar unik pas tuk dicoba Seperti kopi kelebihan kekurangan gula Ada takaran pas 'tuk tiap lidah yg meminta Kisah uiku kisah pesta Pesta merayakan kebahagiaan,  kejayaan,  atau mungkin lepasnya keperjakaan Kisah uiku kisah cinta Cinta teman sebaya,  cinta maba alat pelampiasan atau cinta kakak tingkat kece mempesona Jika kisah uimu belum ada pesta dan cinta Maka jangan paksa diri menyeret kaki lepas dari skripsi dan tugas yang ada **Entah malang atau baik nasib akhir kisahnya Jangan mau lulus jika belum mencoba***
0
Oct 24, 2016
Oct 24, 2016 at 1:09 PM UTC
Pesta dan Cinta dalam Kisah UI-ku
Palembang, 30 Desember 2013 Ini terjadi lagi, tuk yang kesekian kali Jiwaku terbentur batu, keras sekali Retak, hampir pecah berapi Gesekan kemarahan dan penyelesaian hati Menjadi mayat tak berhati Tak mampu berfikir lagi Menahan diri tuk bertahan dalam raga ini Meski kaki ini tak mampu berdiri Nafas ini tak mampu berhembus lagi Hanya satu yang aku yakini Keajaiban yang benar ada di dunia ini Rencana indah Tuhan yang lain Yang tak pernah bisa dihindari Hidup tidak selalu buruk atau baik Perubahan kecil sangatlah berarti Tuk hidupku yang sunyi Aku memang sendiri Tapi ku tak ingin sembunyi Apapun yang kan terjadi akan ku hadapi aku yang memilih aku yang jalani Ini bukanlah janji Ini adalah curahan hati Keinginan yang tak mampu ku raih Namun ku jua tak lelah berlari Meraih keingnan di hidup ini Jika kalian membaca ini Tolong, hargai dan temani Aku di sini sendiri ...
0
Dec 30, 2013
Dec 30, 2013 at 2:09 AM UTC
Curahan Hati
31 Oktober 2016 Dini hari, Jakarta-Surabaya, Pukul 00.45 30 menit yang lalu, kau bertanya kepadaku, "apa yang membuatmu bahagia?" secangkir kopi, malam dan hujan jawabku lalu kau mengernyitkan kedua alismu dan bertanya, "kenapa? kopi itu pahit, malam itu sendu dan hujan hanya membawa pilu" "Karena aku menyukai kejujuran pada kopi, Ia jujur akan dirinya. ia yang pahit rasanya. ia yang hitam parasnya. tanpa bersandiwara. tapi itulah hal yang mencandu darinya. Karena aku menyukai kesederhanaan malam, Ia tak perlu harus bersinar, ia cukup indah dengan bintang di dalamnya tanpa dengki ingin menjadi siang. Karena aku menyukai keikhlasan hujan, Ia tetap ikhlas menjatuhkan dirinya meski banyak yang memaki dirinya dan berharap ia tak pernah datang." kau termenung kembali, dahimu berkerut memikirkan sesuatu "apakah hanya itu?" tuturmu lagi dan aku hanya tersenyum, "aku hanya ingin menjadikan diriku seperti mereka, tidak berlebih pun tidak mengapa, hanya ingin menjadi dan merasakan kejujuran seperti kopi, kesederhanaan seperti malam dan keihklasan seperti hujan." kau tersenyum mengejek "Kau terlalu naif" tandasmu dan aku hanya tergelak, seperti itulah aku, jawabku pada akhirnya, kau turut tergelak jua bersamaku menutup pembicaraan dini hari kita kala itu.
0
Oct 30, 2016
Oct 30, 2016 at 2:05 PM UTC
Jakarta - Surabaya
katakanlah, aku celaka tersandung ke dalam lumbung asmara.                                     celaka kah aku mengendap-endap di bawah rumah mu? katakanlah, aku terkutuk seorang yang tak diundang tak semestinya duduk di ruang tamu.                                  terkutuk kah aku membubung asa di atas hampa?                  sadarkah aku         sedang menanti sekarat            dan karamnya harap? dan ku akui, aku ini binatang keparat --berharap dua cincin akan enyah jua dimakan karat. sampai jumpa cinta masa muda, aku akan menanti di ujung tua menyesal, sembari menatap harap dan nyata mustahil bersua. maafkan aku menunggu hingga renta, tak lain karena dirimu di relungku, sintas.
0
Oct 12, 2018
Oct 12, 2018 at 11:16 AM UTC
Cincin karat
Hentian tak bermakna tiba kegelapan tak semestinya hiba keindahan tunjang sehingga pucuknya bukanlah anugerah dalam sekilat cahaya sambungan cerita kita yang punya tapi beza adaptasinya terkadang patah renyuk tak disangka terkadang wangi semerbak bunga terkadang terik memancar sinar terkadang kaku kelu membisu namanya perjuangan masihkan kekal entahkan wujud entahkan binasa menggapai semua mampukah kita menyelongkar hingga tak ketemu jua masakan diri menongkah jaya moga memijak di alam nyata agar sempurna gambaran selamanya....
0
Oct 11, 2014
Oct 11, 2014 at 10:05 AM UTC
Di mana...
melihat kamu meluru laju dan melambai biarpun jauh, hatimu aku baca lantas aku bilang maaf pantas dan cepat aku meluah jelas setiap rasa aku khabarkan sayangku, hakikat dunia tiada siapa mahu sunyi namun aku harus gagahi jua rasa ini andai ada hari kita tidak bersua seperti ini lagi dalam tidur aku sentiasa ku rasa dakapmu dan dalam setiap hariku, sentiasa indah dengan wujud imaginasi aku tentang kamu sayang, bukan kah amaran dunia pada kita sudah jelas? tentang rindu yang tak bersahutan cerita perasan yang sentiasa dan selamanya tak pasti dan sentiasa aku pinta kamu untuk terus percaya aku lalu lembut tanganmu menyapa aku meminta aku berhenti entah kenapa dalam diam dan biacaraku berhenti aku rasa nyaman dalam dakapmu mungkin ada pekara yang patutnya aku diamkan --mungkin ragu aku adalah sama resah hatinya mungkin. ? -f 1030pm oct 2nd
0
Oct 2, 2017
Oct 2, 2017 at 10:08 AM UTC
keliru
Dengarlah gemuruh hujan pada malam hari ini; Dengan irama tetesannya kebisuan dicurahkan; Dalam kegelapan jua para pencari melangkah; Menyusuri persimpangan jalanan yang basah; Mungkinkah sudah keraguan mereka terhapuskan? Ataukah praduganya telah menjadi satu bentuk prasangka, Yang sekiranya kembali menolak untuk lagi-lagi berbicara? Dengan satu sapuan halusnya kembalilah dikau sunyi menjadi hening, Hening menjadi tiada, seperti tiada memunculkan hampa; Lalu hampa pergi meninggalkan luka yang menganga pada dikau; Hanya kesembuhan dari hujan yang dinanti mereka yang terluka; Seperti juga berkat yang dinantikan dikau yang tak lelah menanti; Memegang erat setiap butiran yang mungkin tak mampu dimiliki; Mendengar irama yang selamanya tak mampu dimengerti; Bersabdalah hujan pada semesta di malam hari ini; Hanya kesunyian yang terus ia ajak bicara dalam isyarat; Hanya kegelapan yang selamanya tak mampu ia lihat; Pengheningan resah telah menjadi gundah sang hujan; Seperti gundah itu sendiri menjadi gulana dikau; Seperti dikau yang hadir dan hilang dalam rimbanya hujan, Kembali dicari namun tak mampu dihilangkan.
0
Jun 24, 2017
Jun 24, 2017 at 5:56 AM UTC
Perbincangan Dengan Sang Hujan
CINTA Orang kata cinta itu buta Yaa.... Memang buta... Aku buta cinta kepada orang yang tak penah aku kenali tak penah aku impikan Tapi....cinta itu datang dengan sendirinya... aku sendiri celaru dan keliru mana datangnya cinta yang tak penah ku impikan ini........ Mana mungkin aku kenali dia? Hanya penah mimpi walaupun sebentar Walaupun hanya dengan melihatnya didalam alam maya Buta apakah ini? Cinta apakah ini? Adakah ini datangnya sebentar atau berlarutan? Andai sebentar aku syukur kerna tidak sakit utk rasa ini....... Andainya berlarutan rasa ini? Bagaimana aku untuk hadapi.....oh Allah ku.. ku perlukan engkau Sakit...... Sakit..........dada ini Aku tak sanggup untuk rasa ini...... Aku tak sanggup untuk pedam rasa ini..... Adakah engkau rasakan wahai orang yang ku cintai dalam diam? Terlalu sakit untuk pedihnya jatuh cinta ini Andai saja engkau tahu...mungkin kau akan cintai aku jua? Pedam dan pedam Hanya doa ku dari ilahi ku persembahkan rasa ini Hanya ilahi ku sahaja tahu betapa pedihnya hati ini Moga saja engkau akan jadi miliku seuatu hari nanti Kekasih dalam diamku - JA
0
Feb 25, 2017
Feb 25, 2017 at 3:15 AM UTC
CINTA
Papa sekarang sudah di puncak Turun kebawah bukan tugasnya. Mama hanya bisa terseret Laksanakan tugas seorang pasangan. Apadayaku yang berada di sini.. dalam, dalam, di bawah tanah. berteriak jua tak sampai bisingku tak kuasa menyentuh Semata-mata mengandalkan kacang; puluhan bungkus tuk bahagia Semata-mata mengandalkan air; puluhan gelas tuk air mata Mama mengingatkan tuk bersua Nyatanya bersua itu lemah, dan anak 16 tahun tidak kuat. Gaduh, gaduh, gaduh saja bisanya. Semak pun belukar menjadi-jadi sebuah bentuk proteksi yang nyata. Biarkan durinya berfungsi; bak pedang tuk mereka.
0
Feb 13, 2015
Feb 13, 2015 at 8:53 AM UTC
Untitled
Palembang, 27 Maret 2017 aku pernah bermimpi tentangmu kamu menggenggam erat tanganku menuntunku ke tempat yang belum pernah ku tuju sesaat kau hilangkan semua perasaan sesak dihatiku kita bergandengan berdua, ya, di dalam mimpiku kamu begitu tampan sehingga ku tak bisa berpaling memandangmu kamu seorang yang belum pernah ku temui sebelumnya kamu yang membuatku teringat kembali rasanya jatuh cinta kamu menghargai setiap aksiku kamu memandangiku bak perhiasan yang berharga kamu jua lah yang membuatku berharap ketika ku kembali ke dunia nyata
0
Mar 26, 2017
Mar 26, 2017 at 11:58 PM UTC
Untitled #3
rindu itu termometer cinta semakin panas temperaturnya tanda dilanda demam ingin bersua bila tak jua reda halusinasi gejala selanjutnya siap siap diopname dalam bangsal duka dengan infus air mata
0
Aug 24, 2019
Aug 24, 2019 at 8:59 PM UTC
harus dirawat, darurat !
Mtu mweusi mweusi, katika mwezi mkali wa moto, ameketi katika kivuli cha mti wa Baobab. Majani yaliyomo mara moja walikuwa kavu na ukame, waathirika wa upepo wa mabadiliko. "Wazee, wananiita zamani." Alidhani, "Majira ya joto ya sabini yanigeuka kijivu, lakini mti huu wa Baobab ulikua mrefu na wenye nguvu Wakati majeshi ya Kirumi yalipitia njia hii. " Mzee huyo alitafuta matunda ya baobab na akaingia kwenye hali kama hali. Alikuwa katika hali ya akili; Sio usingizi, sio macho kabisa. Aliposikia sauti: "Nina kiu." Ilisema, Ingawa alikuwa na uhakika alikuwa peke yake. Ilionekana si sauti ya binadamu: monotone kavu ya ubongo. "Kwa vizazi, wanaume kama wewe Walitaka makazi yangu kutoka kwenye jua, Lakini sasa imekamilika; nchi imeharibika Na mimi nina kufa, mdogo. " Mtu mzee alilia kusikia maneno haya Kwa maana miti hizi zinapokufa, kama lazima, Wao huanguka juu ya ardhi yenye ubongo Hivyo haraka kurudi kwenye Vumbi. "Dunia imebadilika kwa wewe na mimi, Upepo ni kavu chini ya jua. Ninasamehe ulimwengu wa wanadamu Kwa maana hawajui waliyofanya. " Mtu mzee aliamka na mwanzo na akainua na miwa yake. Alilia kwa kufikiri mti huu utafa lakini machozi hawezi kuchukua nafasi ya mvua.
0
Jun 21, 2018
Jun 21, 2018 at 7:50 AM UTC
Mti wa Uzima
/NI LIFE/ Sometimes mi hu-wrong nikijaribu ku-correct,na mi si perfect so daily niko kwa risklt ya ku-loose vitu ata nili-collect,so we skiza hii tune,yeah ofcourse hii tune si unajua mali safi zi huzinduliwa June.Pingu za maisha nishanunua shoneni vitenge juu nazifunga soon. Samahani,back then kudish kwa sahani kwangu ilisound kifahari,world yangu ilikuwa so untrue na mauongo ki-kanyari,kupata kwangu then ilisound ka monkey kuonekana kalahari,nyi mkinyonga tai zangu nabaki ni nyoka nanyonga,ni saa nane usiku nikiexhaust my poetic pen igeuze words ziwe dishi,DJ akiscratch ilikuwa opportunity ya kuflow nayo na mistari haziishi,mtaa 1960 ndio iliniwai courage ya kusimama mbele ya mahater nikiwashow hii mwaka haiishi meza moja na nyinyi tudishi. Mi hu-acknoledge power ya sir God jo juu ya kuniblessia creativity tangu pre-unit,usitafte amani bila unity certificate ya kugraduate from petty poet to plenty of poems nikailaminate na case ya glass,after kuchoma kuna wasee nilianza nao na siko nao si zao ziliwashow wako "high" class,hii dunia ni ya God so ka unaplan downfall yangu jua success naiwai a thousand times plus. Hii sanaa mi hufanya si rahisi,ata ka Nadia na kalikuwa kashaa tamba ilibidi ameitisha maombi,ka si Sunday siogi,mi nimezoea kula jasho yangu that's why unaskia nikiongea sh*t that is stinky. So ukihustle na biz ya kuuza charcoal jua ***** hands zi hukuwa sign ya clean money,na since muka aende silent mi ndio nimekuwa nikiwasha nare kwa stage bila lyta,mi ndio nimekuwa nikijua mbona mapema ye hurauka.Hii time short nimekuwa hapa nilikuwa na blessings za mama no wonder sijastammer,ka nimekubamba scratch kwa tenje uniseti...stage ndio home na sijaplan kuhama. -P€TT¥PO€T ✍️ ©2020.
0
Jun 18, 2020
Jun 18, 2020 at 3:12 AM UTC
/NI LIFE/
/NI LIFE/ Sometimes mi hu-wrong nikijaribu ku-correct,na mi si perfect so daily niko kwa risklt ya ku-loose vitu ata nili-collect,so we skiza hii tune,yeah ofcourse hii tune si unajua mali safi zi huzinduliwa June.Pingu za maisha nishanunua shoneni vitenge juu nazifunga soon. Samahani,back then kudish kwa sahani kwangu ilisound kifahari,world yangu ilikuwa so untrue na mauongo ki-kanyari,kupata kwangu then ilisound ka monkey kuonekana kalahari,nyi mkinyonga tai zangu nabaki ni nyoka nanyonga,ni saa nane usiku nikiexhaust my poetic pen igeuze words ziwe dishi,DJ akiscratch ilikuwa opportunity ya kuflow nayo na mistari haziishi,mtaa 1960 ndio iliniwai courage ya kusimama mbele ya mahater nikiwashow hii mwaka haiishi meza moja na nyinyi tudishi. Mi hu-acknoledge power ya sir God jo juu ya kuniblessia creativity tangu pre-unit,usitafte amani bila unity certificate ya kugraduate from petty poet to plenty of poems nikailaminate na case ya glass,after kuchoma kuna wasee nilianza nao na siko nao si zao ziliwashow wako "high" class,hii dunia ni ya God so ka unaplan downfall yangu jua success naiwai a thousand times plus. Hii sanaa mi hufanya si rahisi,ata ka Nadia na kalikuwa kashaa tamba ilibidi ameitisha maombi,ka si Sunday siogi,mi nimezoea kula jasho yangu that's why unaskia nikiongea sh*t that is stinky. So ukihustle na biz ya kuuza charcoal jua ***** hands zi hukuwa sign ya clean money,na since muka aende silent mi ndio nimekuwa nikiwasha nare kwa stage bila lyta,mi ndio nimekuwa nikijua mbona mapema ye hurauka.Hii time short nimekuwa hapa nilikuwa na blessings za mama no wonder sijastammer,ka nimekubamba scratch kwa tenje uniseti...stage ndio home na sijaplan kuhama. -P€TT¥PO€T ✍️ ©2020.
Continue reading...
8
Seakan terbiasa sudah aku ditinggalkan Pun kau yg kuanggap sebagai selamanya tempat bersandar kini pergi jua Inginku menahan tuan untuk tinggal sedikit lebih lama Namun tidak sampai hati memberatkan jalanmu Lagipula apalagi gunaku bagimu? Tidak perlu bertanya kabar atau sekedar memikirkan, aku terluka tapi aku tidak mengapa Kan sudah ku bilang, Aku sudah terbiasa.
0
Jul 15, 2019
Jul 15, 2019 at 10:23 PM UTC
Biasa
Pada gersangnya bibir, kerongkongan merengek tersedu-sedu seperti laki-laki kecil sepulang sekolah. Seiring dengan semakin mencekamnya kantung mata yang menghitam, dan kemarau yang tak kunjung usai bersemayam pada kelopak yang lelah, gadis kecil menyandarkan jiwanya pada ayunan yang rapuh di halaman belakang rumah tua. Di seberang persimpangan jalan, laki-laki kecil menggerutu tentang udara yang mencekik seluruh tubuhnya. Ia menyusuri jalanan tempat orang-orang kehilangan rasa. Terus berjalan di belakang waktu. Waktu yang menggerogoti jiwa orang-orang di sekitarnya. Di atas rumah pohon, di awal musim penghujan, gadis kecil bersedih. Ia menangisi bekas luka yang tak jua sembuh. Luka yang menghidupkan kembali ketakutannya. Dan ketakutan yang pada akhirnya akan memenggal kakinya di akhir musim. Musim berlalu-lalang, orang-orang datang dan pergi dengan pasti. Tapi apakah pergi selamanya tentang menghilang? Musim baru selalu tiba, sesekali tepat waktu, seringkali sulit terprediksi. Seperti kedatangan dan kepergian, kapanpun ia akan mengetuk pintu kewarasan.
0
Aug 1, 2020
Aug 1, 2020 at 12:07 AM UTC
Musim-Musim Yang Selalu Kita Tangisi.