Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"hatimu" poems
Dear Nakama...       Kau tenang saja, mulai sekarang aku tak kan marah, kesal, sedih, cemburu, iri, ataupun jengkel saat kau berhubungan dengan Dia. Aku tak apa-apa. J Dear Nakama...       Sekarang, kau bisa melakukan apa saja sesuka hatimu padanya. Toh, Aku sudah melupakan semua perasaan itu, Aku sudah bisa bangkit dari keterpurukan ini. Jadi, tak ada lagi alasan untuk mu menjauhkan? Dear Nakama...       Aku merindukanmu, Tak ingin melihat kau seperti ini, mengapa kau seperti ini? L Dear Nakama...       Bukankah, kita sudah saling berjanji takkan pernah saling menyakiti,  akan terus menghubungi dan jangan sampai hilang hubungan? Dan sekarang, Aku ingin menagih janji itu... Dear Nakama...       Aku di sini sedang sedih. Tapi semoga, Kau baik-baik saja... Dear Nakama...       Apakah aku tidak boleh mengetahui keadaanmu? Tapi, bukankah itu suatu hal yang wajar di antara hubungan persahabatan? Aku tak mau kehilangan “TEMANKU”, aku tak mau kehilangan “SAHABATKU”, dan Aku tak mau kehilangan “KAKAKKU”...  :’( Dear Nakama...       Selama ini hanya Kau orang yang bisa mengerti Aku, mempercayaiku, dan menyayangiku dengan setulus hati. Akupun Selalu berusaha agar bisa menjadi seperti itu... Dear Nakama...       Setiap hari aku menimbun sedih, menyembunyikan sakit, menampung rindu, menabung kekecewaan, mengumpulkan kegelisahan, dan terus menelan air mata hanya untukmu... Dear Nakama...       Pandanganku kabur, pergerakanku kaku, kakiku lesu, tanganku beku, lidahku kelu, air mata terus jatuh, dan sesaat aku merasa duniaku runtuh ketika mengetahui kau sedang berusaha menjauh... Dear Nakama...       Apa yang harus ku lakukan agar kau mau kembali seperti dulu? Saat-saat di mana Aku belum mengenalnya, saat-saat di mana aku masih menjadi gadis kecil yang polos dan tidak mengenal cinta, saat-saat di mana kita sering berbincang tentang kartun kesukaan kita! Dear Nakama...       Aku minta maaf, jelas-jelas ini salahku. Dan bodohnya lagi, Aku baru menyadarinya sekarang. Maafkan Aku jika Aku melakukan kesalahan yang membuatmu tersakiti. Kesalahan yang di sengaja maupun tidak di sengaja... Semoga kau berkenan untuk memaafkanku... Sahabatmu : Haruna J
0
Jul 31, 2014
Jul 31, 2014 at 5:52 PM UTC
Dear NAKAMA
Dear Nakama...       Kau tenang saja, mulai sekarang aku tak kan marah, kesal, sedih, cemburu, iri, ataupun jengkel saat kau berhubungan dengan Dia. Aku tak apa-apa. J Dear Nakama...       Sekarang, kau bisa melakukan apa saja sesuka hatimu padanya. Toh, Aku sudah melupakan semua perasaan itu, Aku sudah bisa bangkit dari keterpurukan ini. Jadi, tak ada lagi alasan untuk mu menjauhkan? Dear Nakama...       Aku merindukanmu, Tak ingin melihat kau seperti ini, mengapa kau seperti ini? L Dear Nakama...       Bukankah, kita sudah saling berjanji takkan pernah saling menyakiti,  akan terus menghubungi dan jangan sampai hilang hubungan? Dan sekarang, Aku ingin menagih janji itu... Dear Nakama...       Aku di sini sedang sedih. Tapi semoga, Kau baik-baik saja... Dear Nakama...       Apakah aku tidak boleh mengetahui keadaanmu? Tapi, bukankah itu suatu hal yang wajar di antara hubungan persahabatan? Aku tak mau kehilangan “TEMANKU”, aku tak mau kehilangan “SAHABATKU”, dan Aku tak mau kehilangan “KAKAKKU”...  :’( Dear Nakama...       Selama ini hanya Kau orang yang bisa mengerti Aku, mempercayaiku, dan menyayangiku dengan setulus hati. Akupun Selalu berusaha agar bisa menjadi seperti itu... Dear Nakama...       Setiap hari aku menimbun sedih, menyembunyikan sakit, menampung rindu, menabung kekecewaan, mengumpulkan kegelisahan, dan terus menelan air mata hanya untukmu... Dear Nakama...       Pandanganku kabur, pergerakanku kaku, kakiku lesu, tanganku beku, lidahku kelu, air mata terus jatuh, dan sesaat aku merasa duniaku runtuh ketika mengetahui kau sedang berusaha menjauh... Dear Nakama...       Apa yang harus ku lakukan agar kau mau kembali seperti dulu? Saat-saat di mana Aku belum mengenalnya, saat-saat di mana aku masih menjadi gadis kecil yang polos dan tidak mengenal cinta, saat-saat di mana kita sering berbincang tentang kartun kesukaan kita! Dear Nakama...       Aku minta maaf, jelas-jelas ini salahku. Dan bodohnya lagi, Aku baru menyadarinya sekarang. Maafkan Aku jika Aku melakukan kesalahan yang membuatmu tersakiti. Kesalahan yang di sengaja maupun tidak di sengaja... Semoga kau berkenan untuk memaafkanku... Sahabatmu : Haruna J
Continue reading...
24
Palembang, 25 Desember 2011 For my beautiful Mom: Mama, kamu cantik Tanganmu melentik indah saat mencuci baju kami Mama, kamu sungguh cantik Badanmu bagus melenggok saat memasak untuk kami Mama, kamu benar-banar cantik Sekalipun kamu sedang terlelap di tidurmu Mama, kamulah harta tak ternilai bagi kami Harta wajib yang harus kami bawa kemanapun kami melangkah Kamulah semangat pagi kami tuk menghadapi dunia Kamulah alasan kami bertahan hidup sampai sekarang Harapan kami adalah tuk membahagiakanmu selamanya Pikir kami kata Terima Kasih takkan pernah cukup tuk membalas kasih mu Mama, kamu cantik setiap hari Di mata kami kamulah hal yang terindah yang kami punya Di dunia ini tak ada pahlawan seikhlas dirimu Kamu terus bertahan meskipun kadang air mata menyertaimu Kamu terus menebarkan senyummu di waktu kami resah Mama, kamu tegar setegar batu karang Mama, kamu bersinar mengalahkan sinar Matahari Mama, kamu sejuk sesejuk embun di pagi hari Mama, kamu sehangat dekapanmu pada kami Mama, kami mencintaimu Mama, terima kasih atas cintamu selama ini Terima kasih atas pengorbanan mu kepada kami Maafkan kami yang pernah membuatmu menangis Maaf atas tingkah kami yang menjengkelkan hatimu Kami percaya dan tahu bahwa kamu tahu betapa kami mencintaimu, Mama
0
Dec 30, 2011
Dec 30, 2011 at 7:41 AM UTC
Mama I
dalam soal perasaan dan cinta-cintaan, satu saran dariku ialah   jangan kau gunakan banyak-banyak hatimu    kau tentu boleh merasakan,     asal tidak terlalu dalam.       jangan.       bahkan kalau kau mampu      biarkan orang lain menganggapmu     berhati beku soal itu    biar saja mereka menganggapmu begitu   asal dalam hati kamu tahu, perasaanmu sesungguhnya hal yang paling murni untukmu.
0
May 13, 2016
May 13, 2016 at 8:15 PM UTC
Hal Yang Murni Untukmu
(Palembang, 9 Februari 2015) Hatiku ini rapuh, kamu tau? Aku sendiri pun tak mampu menyentuhnya dengan perkataan Aku selalu membungkusnya dengan kebahagiaan Hatiku ini istimewa, kamu mengerti? Aku menjaganya agar selalu bersih dan suci Aku menyimpannya untukku bagi dengan orang-orang yang sedih Dimana hatimu? Kamu berlagak semua baik saja dan meninggalkan hatiku terluka Kau menorehkan pecahan beling di hatiku dan menganggapnya tak terluka Dimana akalmu saat ini? Kamu membuat hatiku sedih, hatiku tak mampu berikan kebahagiaan bagi orang lain Kamu tak punya hati hanya memikirkan dirimu sendiri Hatiku ini bukan barang yang bisa kamu banting saat kamu marah Hatiku ini bukan pisau tumpul yang kamu tusukan ke dalam tanah Hatiku ini hanyalah air yang masih dibutuhkan orang lain Hatiku ini hanyalah udara yang tak terlihat namun memberikan kehidupan Hatiku ini bukanlah gabus yang bisa kau cabik-cabik, hanya untuk membuat hatimu senang Hatiku hanyalah hati yang bisa mati
0
Feb 9, 2015
Feb 9, 2015 at 10:35 AM UTC
Hatiku
*perempuan datang atas nama cinta, bonda pergi kerana cinta. digenangi air racun jingga adalah wajahmu, seperti bulan lelap tidur di hatimu, yang berdinding kelam dan kedinginan ada apa dengannya ? meninggalkan hati untuk dicaci, lalu sekali ini aku lihat karya surga, dari mata seorang hawa ada apa dengan cinta ? tapi aku pasti akan kembali dalam satu purnama, untuk mempertanyakan kembali cintanya. bukan untuknya bukan untuk siapa, tapi untukku , karena aku ingin kamu, itu saja* rangga
0
Jun 9, 2013
Jun 9, 2013 at 4:48 AM UTC
perempuan
*take me to your serenity.. so you feel joy in the deserted .. give me a privilege  and a name .. in order to reign in your heart and in it excite plump body .. can't run and hide from the conscience  .. could not bear the will of passion flame .. the soul has long been frozen and can't be extinguished to felt .. i want to give a bear hug  to a small shoulder and  crushing the faithfully .. creeps passionate embrace your body with longing coals .. kissing  your thin lips deeply  until it burn your desire.. **** your tongue wild  until unsatisfied romance .. licking strong passion in your chest until bubbling subsided .. shake your wild fantasy to  spoiling you with endless fondling .. your night is ocean impression that never fade.. wading and paddling memories together .. beautiful, warm and whole in your arms..* ┈┈┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶  ƦУ  »̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈┈┈┈┈┈┈ hadirkan aku dalam heningmu agar tenang engkau dalam sepi.. beri aku sebuah gelar dan nama.. agar dapat kubertahta dalam hatimu dan berkuasa dalam tubuhmu.. tak dapat nurani untuk berlari sembunyi.. tak sanggup kodrati diri memikul rasa.. lama jiwa itu membeku dan padam hingga tak sempat merasa.. inginku peluk hingga remuk pundak kecil kesetiaanmu.. mendekap gigil gairah tubuhmu dengan bara kerinduan.. melumat tuntas gelisah bibir tipismu hingga bergetar lunglai.. menghisap liar asmara lidahmu hingga terpuasi.. merengguk hasrat peluhmu yang berjatuhan hingga terpulasi.. menggagahi kencang gairah didadamu hingga membuncah surut.. menyetubuhi manjamu dengan cumbuan tak berkesudahan.. malammu adalah  samudra kesan tak berpudar.. mengarungi  kenangan dan mengayuh kebersamaan.. indah, hangat dan luruh dalam dekapan..
0
Dec 26, 2013
Dec 26, 2013 at 7:11 PM UTC
copulate with conscience
*take me to your serenity.. so you feel joy in the deserted .. give me a privilege  and a name .. in order to reign in your heart and in it excite plump body .. can't run and hide from the conscience  .. could not bear the will of passion flame .. the soul has long been frozen and can't be extinguished to felt .. i want to give a bear hug  to a small shoulder and  crushing the faithfully .. creeps passionate embrace your body with longing coals .. kissing  your thin lips deeply  until it burn your desire.. **** your tongue wild  until unsatisfied romance .. licking strong passion in your chest until bubbling subsided .. shake your wild fantasy to  spoiling you with endless fondling .. your night is ocean impression that never fade.. wading and paddling memories together .. beautiful, warm and whole in your arms..* ┈┈┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶  ƦУ  »̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈┈┈┈┈┈┈ hadirkan aku dalam heningmu agar tenang engkau dalam sepi.. beri aku sebuah gelar dan nama.. agar dapat kubertahta dalam hatimu dan berkuasa dalam tubuhmu.. tak dapat nurani untuk berlari sembunyi.. tak sanggup kodrati diri memikul rasa.. lama jiwa itu membeku dan padam hingga tak sempat merasa.. inginku peluk hingga remuk pundak kecil kesetiaanmu.. mendekap gigil gairah tubuhmu dengan bara kerinduan.. melumat tuntas gelisah bibir tipismu hingga bergetar lunglai.. menghisap liar asmara lidahmu hingga terpuasi.. merengguk hasrat peluhmu yang berjatuhan hingga terpulasi.. menggagahi kencang gairah didadamu hingga membuncah surut.. menyetubuhi manjamu dengan cumbuan tak berkesudahan.. malammu adalah  samudra kesan tak berpudar.. mengarungi  kenangan dan mengayuh kebersamaan.. indah, hangat dan luruh dalam dekapan..
Continue reading...
34
kursi di bawah pohon kenari masih dengan setia duduk disana tidak peduli siapa yang mendudukinya atau siapa yang lewat di depannya ia tetap setia menunggu kedatangannya burung-burung dengan bebas menyuarakan nada-nada indah berisi pesan untuk diberikan kepadamu, tuan tanpa nama jangan berpura-pura tidak peduli kepada dunia di lubuk hatimu yang terdalam, sial, aku sangat yakin kau kesepian kau membutuhkan seorang teman yang rela mendengar ocehan mautmu sampai matahari tenggelam di ufuk barat nantinya kemarilah, tuan tanpa nama duduk bersamaku di bawah pohon kenari dan menikmati indahnya matahari senja
0
Aug 2, 2014
Aug 2, 2014 at 7:14 PM UTC
kau mendengarku
Temukan aku, cari aku Hancurkan aku, remukkan aku Caci diriku hinakan jiwaku Buat aku berlutut menangis di hadapanmu Hempaskan tubuhku rebahkan kepalaku Lakukanlah, hancurkan diriku. Tapi ketika saatnya tiba Ulurkan tanganmu, raihlah kepalaku Berjongkoklah, sentuh pipiku Elus rambutku hapus air mataku Tundukkan kepalamu, dekatkan ke telingaku Bisikkan padaku sebuah kata dari dalam hatimu Hembuskan padaku sebuah harapan Lantunkan lagu itu, lagu kehidupan Tatap mataku, ajak aku berdiri Pandang wajahku, yakinkan aku Genggamlah tanganku sementara kau mulai melangkah Peluk erat jariku dengan jemari lentikmu Berikan hangat tubuhmu, genggam erat tanganku Ayunkan kakimu, berlarilah Bawa aku bersamamu, beri aku jalan Menolehlah sesekali ke belakang Aku akan tetap berada di sana Memandangi jemarimu memeluk jemariku
0
Aug 27, 2017
Aug 27, 2017 at 2:11 AM UTC
Kau, Rasa Sakit Sekaligus Obatku
Hai... Kau mungkin tak akan tahu siapa aku Dan sejujurnya aku tak akan mengenalmu Namun kau dan aku memiliki suatu kesamaan Ia yang kau perjuangkan, yang kau sayangi hingga hatimu sakit Dulu pernah menjalani hari demi hari bersamaku Ia juga pernah ku perjuangkan hingga raga ini tak mampu lagi Ia yang selalu ku sayangi hingga hati ini tak merasa sakitnya Aku hanya ingin menitipkan sebuah pesan untukmu Sebuah pesan kecil yang bisa saja kau abaikan jika kau mau Jangan pernah merasa lelah untuk memperjuangkannya Jangan berhenti menyayanginya walau mungkin ia menyakitimu secara tak sadar Karena jika aku masih mampu dan ia masih membuka hatinya Aku pun tak akan berhenti melakukan kedua hal tersebut Apa yang bisa ku lakukan sekarang adalah menyisipkan namanya disela doa-doaku agar ia bahagia dengan hidupnya Dan agar kau tetap terus menjaganya sebagaimana aku akan menjaganya
0
Jan 3, 2016
Jan 3, 2016 at 8:23 AM UTC
Memo
Ukir mimpi di balik jemarimu, lalu wujudkanlah. Ukir kata-kata indah menjadi sebuah sajak, lalu bacakanlah. Itu suara kalbumu yang menyanyi merdu. Mengungkapkan suara hatimu penuh syahdu. Coba lihat burung yang menari, lalu coba lihat hujan. Mereka bernyanyi, tak ada yang disembunyikan. Ada suara yang mengatakan, "Kapan karyamu akan dibaca orang?" "Mungkin nanti siang." Tapi, karya itu selalu terasa hilang. Selalu disembunyikan. s.g.
0
Jun 2, 2014
Jun 2, 2014 at 10:51 AM UTC
Karya
kiranya semua cintaku yang tak terbantahkan ini tak luber, keluar dari hatiku ke lidahku yang busuk ini kiranya telingamu tak mendengar dan hatimu tak merasakan cinta ini kiranya aku bisa menyimpan ini sendirian, dalam tangisan nelangsa sebelum tidur yang mengoyak kepalaku kiranya lautan menelanku jika ada saat dimana kau mengerti semua yang kupendam dalam ini
0
Jul 13, 2016
Jul 13, 2016 at 1:53 PM UTC
kiranya
Aku jahat bukan? Merampas hatimu ketika kau sesungguhnya masih sangat mencintainya? Aku egois kah? Membiarkan hati kecilmu itu menghianati cinta yang sebenarnya. Cinta yg lain yang lebih besar dari yang kupunya. Bukankah aku jahat? Merasa diriku yang sangat sakit, padahal hatimulah yang lebih sakit dari ini. Kau tersiksa dalam kebimbanganmu sendiri. Aku tahu, aku hanya menjadi bayang-bayang gelap diantara kalian. Aku juga tahu kau hanya rehat sejenak darinya. Maaf, telah menjadi orang ketiga diantara kau dan dirinya~
0
Oct 23, 2013
Oct 23, 2013 at 8:00 PM UTC
Yes
Dengarkan ketika kau merasa takut, akan semua ketulian, Gosip dan kata-kata tak bermakna, Semua berita peperangan Maupun musik tanpa nada. Telingamu seharusnya takut. Lihatlah ketika kau merasa takut, akan semua kebutaan, Kebajikan yang munafik, Imajinasi yang berlebihan Terlebih jika kau tampik Matamu selayaknya takut. Ucapkan ketika kau merasa takut, akan semua puisi dan syair, Mantra yang mereka panjatkan, pada setan dimana mereka lahir Semua bisu yang kau nyanyikan Bibirmu seharusnya takut. Cintai ketika kau merasa takut akan semua iba dan nestapa, Mabuk dengan segelas kasih, Mereka yang bertelanjang jiwa Sehingga matipun tertatih Hatimu selayaknya takut Pikirlah ketika kau merasa takut akan semua yang dungu, dimana nuklir-nuklir itu mereka sesap, dan kebijaksanaan para ***** dituju Ketika para pendeta tergagap. Otakmu seharusnya takut Rasalah ketika kau merasa takut akan semuanya yang berbentuk, menyerupakan tawa dengan doa, Yang menyayat hiruk pikuk Derap dan tangis yang fana Dirimu selayaknya takut Maka biarkan aku berani Karena kau hidup, dan aku tak punya diri.
0
May 7, 2016
May 7, 2016 at 2:26 PM UTC
Takut
Ruang-ruang kosong di jiwa Sangat merindukanmu Langit berbintang memelukku erat Hingga sendiri menjadi nyaman Terbanglah bersamaku bila kau mau Kau tahu hanya butuh memanggil namaku Genggamlah tanganku Kau tahu kau tidak sendiri melawan dunia ini Hati akan berbicara Bila kegundahan menerpa Meski tak sempurna Cintaku akan mengisi gema ruang-ruang hatimu Disisimu, akan kubawa kau berlayar Menuju dunia tanpa kesedihan Disisiku, akan kubuat kau bahagia Membuat dirimu merangkum rasa.
0
Jan 2, 2018
Jan 2, 2018 at 10:00 AM UTC
Merindu Untuk Mengerti.
melihat kamu meluru laju dan melambai biarpun jauh, hatimu aku baca lantas aku bilang maaf pantas dan cepat aku meluah jelas setiap rasa aku khabarkan sayangku, hakikat dunia tiada siapa mahu sunyi namun aku harus gagahi jua rasa ini andai ada hari kita tidak bersua seperti ini lagi dalam tidur aku sentiasa ku rasa dakapmu dan dalam setiap hariku, sentiasa indah dengan wujud imaginasi aku tentang kamu sayang, bukan kah amaran dunia pada kita sudah jelas? tentang rindu yang tak bersahutan cerita perasan yang sentiasa dan selamanya tak pasti dan sentiasa aku pinta kamu untuk terus percaya aku lalu lembut tanganmu menyapa aku meminta aku berhenti entah kenapa dalam diam dan biacaraku berhenti aku rasa nyaman dalam dakapmu mungkin ada pekara yang patutnya aku diamkan --mungkin ragu aku adalah sama resah hatinya mungkin. ? -f 1030pm oct 2nd
0
Oct 2, 2017
Oct 2, 2017 at 10:08 AM UTC
keliru
akan kubuat sebuah puisi bertajuk namamu berbentuk tubuhmu sedang kubuat sebuah puisi bertema sifatmu berirama nafasmu telah gagal diriku membuat sebuah puisi berisi hatimu sebab tak lagi ada suara dan aksara sejak kau tak lagi ada.
0
Feb 2, 2022
Feb 2, 2022 at 11:20 PM UTC
puisi bertajuk namamu
Sesekali Malam bersaksi Ialah yang kau pandang Lewat satu-satunya Jendela hatimu Jam dinding Pada tiap detiknya Merana Setelah menghitung Detak jantungmu Tembok kerap Meniup nestapa Saat kau di pembaringan Meliuk pada Hamburan mimpimu Selamat tidur, Degup duka. Aku sebuah gelas Di ujung kamarmu Yang terlalu penuh Minumlah sebelum Terlelap Agar aku dapat juga Bersaksi perihal Kecup dan detak jantungmu
0
Mar 19, 2016
Mar 19, 2016 at 3:41 AM UTC
Angan
lalu aku perlahan berjalan menjauh mencoba menjarak pada sepotong hati yang membiru luka tak pandang bulu, tak pandang rupa atau apapun sempat aku titipkan sepenuh hatiku kudapati sekarang tak berupa aku tak cukup mau untuk berlari sebentar..aku hanya ingin memastikan hatiku kembali baik ku tahu kamu tak sengaja membuat hatiku jatuh lalu memar sakit memang.. tapi lebih sakit jika aku tidak mencinta lagi karena aku percaya, hatimu baik..
0
Nov 30, 2018
Nov 30, 2018 at 8:37 AM UTC
perihal rasa..
Nama mu terukir sangat indah Kebahagiaan yang tiada dua Kisah kita memang baru sebentar Namun hatimu ingin beranjak Tanya hatimu, Sebelum engkau pergi Masihkah diriku menghuni didalamnya? Terlalu rapuh untuk tersandar dan menerima Diriku memang tidak mendekati sempurna Aku... Gagal... Membahagiakan mu Diriku tak pernah berhenti mencoba Aku... Tidak... Layak Sebelum kau memilih untuk pergi Aku tak pernah lelah menanti Nama mu yang selalu ada di setiap doa Aku akan merindukanmu Terima kasih untuk segalanya.
0
Dec 8, 2017
Dec 8, 2017 at 5:44 AM UTC
Aku Tidak Sempurna.
Kau membuatku bingung Raja. Sebentar bersikap sehangat matahari pagi, sebentar sedingin tiga perempat malam. Kau membuatku bimbang Raja. Aku tak tahu harus bersikap bagaimana. Aku sudah bertanya pada jalan yang setia menyaksikan kau mengantarku pulang. Mereka diam. Aku semakin gelisah. Karena bahkan jika jalan yang setia diam jika kutanya, bagaimana mungkin kau punya jawaban Raja? Hatimu tak lebih teguh dari daun yang tertiup jatuh. Lantas aku harus bagaimana?
0
May 12, 2016
May 12, 2016 at 4:33 PM UTC
Raja
Saat hatimu dilanda kegelapan Yakinlah penerangmu tiada lain Selain Allah SWT Penerang dari segala kegelapan “Dan kami turunkan dari Al-Qur’an Suatu yang menjadi penyembuh Dan rahmat bagi orang-orang yang beriman Dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim Selain kerugian. “ Lantunan ayat tersebut Bismillah... Bawa aku pergi dari kelam Selamat diriku Ya Allah SWT.
0
Dec 17, 2017
Dec 17, 2017 at 6:33 AM UTC
Penghilang Gundah.
Sepucuk surat berisi tentang mu Kalimat - Kalimat yang kususun Surat cinta untuk mu Yang lama kupendam Terlahirnya dirimu di dunia ini Diantara milyaran manusia Hatiku menemukan mu Kubuat sebuah perahu kertas, berlayar kepada mu Berlayar membawa kata-kata indah Mengarungi lautan berombak Menjaga surat cinta Untuk berlabuh di hatimu Tiada halangan bagiku Untuk mencintaimu Mimpi - Mimpiku, duniaku Melewati lautan, untuk dirimu.
0
Dec 15, 2017
Dec 15, 2017 at 8:29 AM UTC
Perahu Kertas II.
Oh, Lihatlah! Kamu bersama pasangan barumu! Berjalan diantara kerumunan sambil memegang tanganmu! Menggengam tangan kecilmu dan juga hatimu! Oh, Indahnya! Kamu tersenyum bersama pasangan barumu! Meninggalkan semua yang ada dipikiranmu! Mencubit pipimu jika ia mau! Oh, Astaga! Aku masih mencintaimu! Tapi kita berdua tau bahwa aku tidak akan pernah bisa kembali kepadamu! Buanglah perasaanmu jauh-jauh! Oh, Sungguh! Janganlah kembali kepadaku! Karena kita berdua tau, bahwa aku sudah tidak pantas bersamamu!
0
Dec 19, 2018
Dec 19, 2018 at 9:20 AM UTC
Oh, Lihatlah!
Wanita berlapis kerudung Apakah lancang diriku untuk berbincang ? Perasaan yang terus menarik diriku untuk mendekat Pikiran yang terus menahan akan menghormati Apakah yang ada didalam hatimu? Seisi coklat dengan beraneka rasa? Atau Seikat bunga dengan sama warna? Rasa ingin tahu yang sangat besar Membuat diriku ingin memasuki dunia mu Dunia yang mengguncang Namun, tidak banyak yang merasakan Buku - buku yang disusun rapih Namun tidak satupun isinya mengenaimu Bayangan yang selalu hadir di mata Namun tidak ada pelaku bayangan itu Bolehkah diriku mendapatkan kehormatan Untuk masuk dan mempelajari hatimu? Maafkan diriku yang lancang ini Aku hanya ingin tahu tentang seorang putri berkerudung.
0
Oct 16, 2017
Oct 16, 2017 at 8:08 AM UTC
Dirinya.
putih warna duplikat hatimu merah merepresentasikan perasaanmu biru unsur yang menyertaimu setiap hari, cerah! kuning, tebaran keceriaan yang kau percik selalu jingga, warnamu yang selalu kurindu kau membuatku sejuk, dengan hijaumu merah muda adalah gambaran kasih yang kau beri akutak sedang memuji pelangi tak juga coba memikatnya aku tak sedang menjual kata tanpa sadar, orang ini sedang mendeskripsikan dirimu kau tak perlu tersipu apalagi coba untuk membalikannya cukup saja dengarkan jika tak senang, bolehlah tutup saja telingamu
0
Aug 21, 2017
Aug 21, 2017 at 12:48 PM UTC
warna