Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
Ukir mimpi di balik jemarimu, lalu wujudkanlah. Ukir kata-kata indah menjadi sebuah sajak, lalu bacakanlah. Itu suara kalbumu yang menyanyi merdu. Mengungkapkan suara hatimu penuh syahdu. Coba lihat burung yang menari, lalu coba lihat hujan. Mereka bernyanyi, tak ada yang disembunyikan. Ada suara yang mengatakan, "Kapan karyamu akan dibaca orang?" "Mungkin nanti siang." Tapi, karya itu selalu terasa hilang. Selalu disembunyikan. s.g.
0
Jun 2, 2014
Jun 2, 2014 at 10:51 AM UTC
Karya
Ukir mimpi di balik jemarimu, lalu wujudkanlah. Ukir kata-kata indah menjadi sebuah sajak, lalu bacakanlah. Itu suara kalbumu yang menyanyi merdu. Mengungkapkan suara hatimu penuh syahdu. Coba lihat burung yang menari, lalu coba lihat hujan. Mereka bernyanyi, tak ada yang disembunyikan. Ada suara yang mengatakan, "Kapan karyamu akan dibaca orang?" "Mungkin nanti siang." Tapi, karya itu selalu terasa hilang. Selalu disembunyikan. s.g.
sissygunawan
Written by
Jun 2, 2014
Jun 2, 2014 at 10:51 AM UTC
Request permission to use this poem