Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"coba" poems
Palembang, 16 Maret 2013 Serasa aku kembali ke masa lalu Membaca pesanmu, dan menerka bentuk wajahmu Kamu kembali lagi Menyirami kebun senyumku yang mekar kini Membuatku ingin terus terjaga Tuk menunggu pesan darimu lagi Kini aku di sini lagi Mengagumimu, untuk alasan yang tak pasti Membanggakanmu, betapa kau peduli padaku Aku hanya bayangan bagimu Kamu hanya bayangan bagiku Interaksi yang membuat kita jadi nyata Aku mencintaimu, untuk alasan yang tak masuk akal Aku sungguh mencintaimu, melebihi rasa yang kau berikan padaku Aku sangat mencintaimu, namun ku tak berharap memilikimu Aku mencintaimu, seperti dia mencintaimu Dulu aku masih lugu Menyatakan cinta padamu Dan kau menertawakanku hahahaha Aku pun juga begitu Lantas aku merasa malu, Aku memutuskan komunikasi denganmu Mencoba tuk berhenti mencintaimu Berhenti mengagumimu Ya, meski hanya beberapa bulan Aku tak sanggup lama-lama mengacuhkanmu "Thanks, we're friends again." Itu kata pertama yang kamu ucapkan padaku Setelah aku memutuskan untuk kembali mengagumimu Mencintaimu adalah hal yang selalu membuatku rindu Aku selalu malu jika mendapatkan pesan darimu Aku takut selalu salah jika membalas pesanmu Tapi ku coba apa adanya dihadapanmu Terima kasih kamu mau menjadi temanku Andai aku bisa mengerti perasaan ini Aku ingin sekali saja mencintaimu, yaitu kali ini Aku tak ingin berlama-lama mengagumimu Itu hanya akan membawa dukaku di kemudian hari Aku beruntung bisa mencintai orang sepertimu Kamu tahu? Tak sedetikpun aku tidak memikirkan kamu Andai aku bisa mengerti perasaan ini
0
Mar 16, 2013
Mar 16, 2013 at 2:58 AM UTC
Andai Aku Bisa Mengerti Perasaan Ini
Palembang, 16 Maret 2013 Serasa aku kembali ke masa lalu Membaca pesanmu, dan menerka bentuk wajahmu Kamu kembali lagi Menyirami kebun senyumku yang mekar kini Membuatku ingin terus terjaga Tuk menunggu pesan darimu lagi Kini aku di sini lagi Mengagumimu, untuk alasan yang tak pasti Membanggakanmu, betapa kau peduli padaku Aku hanya bayangan bagimu Kamu hanya bayangan bagiku Interaksi yang membuat kita jadi nyata Aku mencintaimu, untuk alasan yang tak masuk akal Aku sungguh mencintaimu, melebihi rasa yang kau berikan padaku Aku sangat mencintaimu, namun ku tak berharap memilikimu Aku mencintaimu, seperti dia mencintaimu Dulu aku masih lugu Menyatakan cinta padamu Dan kau menertawakanku hahahaha Aku pun juga begitu Lantas aku merasa malu, Aku memutuskan komunikasi denganmu Mencoba tuk berhenti mencintaimu Berhenti mengagumimu Ya, meski hanya beberapa bulan Aku tak sanggup lama-lama mengacuhkanmu "Thanks, we're friends again." Itu kata pertama yang kamu ucapkan padaku Setelah aku memutuskan untuk kembali mengagumimu Mencintaimu adalah hal yang selalu membuatku rindu Aku selalu malu jika mendapatkan pesan darimu Aku takut selalu salah jika membalas pesanmu Tapi ku coba apa adanya dihadapanmu Terima kasih kamu mau menjadi temanku Andai aku bisa mengerti perasaan ini Aku ingin sekali saja mencintaimu, yaitu kali ini Aku tak ingin berlama-lama mengagumimu Itu hanya akan membawa dukaku di kemudian hari Aku beruntung bisa mencintai orang sepertimu Kamu tahu? Tak sedetikpun aku tidak memikirkan kamu Andai aku bisa mengerti perasaan ini
Continue reading...
47
Gua sama sekali gak maksudbuat ngejelekin, ngejatuhin cowo gua yang sekarang  gua punya cerita yang mungkin lu semua pernah ngadapin dengan kejadia yang sama gua punya cowo, asli gua sayang banget sama dia, gua pengen ngebahagia in dia kayak gua pengen ngebahagian keluarga gua. Tapi, ada banyak hal yang selalu buat gua ragu sama dia. 1. dia gak pernah sms ato nelponin gua duluan alesan tidur. 2. gak pernah bilang sayang sama gua, kecuali waktu nembak 3. kalo di ajakin alesan nya segudang, mungkin penuh kali tu gudang  pasti lu semua punya pikiran kalo dia Cuma mainin gua, ato pun gak sayang sama gua? tapi biarpun dia kayak gitu, gak tau kenapa gua tetep aja sayang. Gua ikut aturan dia, gua ikut apa maunuya dia. Pokoknya semua maunya dia gua jabanin deh  karena ada satu hal di diri dia yang sulit banget gua lupain selama ini adalah KENYAMANAN kalo dideket dia. Padahal yah, gua punya seseorang yang jelas.jelas sayang sa,ma gua, bias ngasih apa aja yang gua mau, yang bias ngebahagia in gua dengan semua hal yang dia punya, dia adalah mantan gua yang pacaran sama gua 2 tahun lebih. gua udah banyak ngelewatin hari sama dia, susah maupun senang, dia mungkin satu.satu cowo yang paling ngerti siapa gua. cowo yang paling care sama gua, pokok nya cowo yang paling sempurna deh dia  meskipun kayak gitu tetep aja gua gak bisa boongin ati mgua sendiri, pacaran sama dia tapi inget orang lain buat apa coba? lagian gua harus nurut apa kata orang tua gua gak boleh pacaran sama dia, toh gua gak bias ngelawan. *buat kamu cowo yang jadi pacar aku : please donk sayang, jangan cuek sama aku. jangan suka banyak alesan, aku tuh sayang banget sama kamu. coba deh kamu yang ngertiin aku sekali.kali jangan akunya terus donk  *buat kamu cowo yang aku sakitin : maapin aku udah nyakitin kaamu, semoga diluar sana kamu bakal ketemu cewe yang syang banget sama kamu. maapin aku  #sekarang gua Cuma pengen satu hal yaitu lepas dari kedua.duanya. gua mau orang baaru, tapi gua takut tuk memulai itu semua  sangat.sangat btakut
0
Apr 19, 2012
Apr 19, 2012 at 5:16 AM UTC
curhatan gua
Gua sama sekali gak maksudbuat ngejelekin, ngejatuhin cowo gua yang sekarang  gua punya cerita yang mungkin lu semua pernah ngadapin dengan kejadia yang sama gua punya cowo, asli gua sayang banget sama dia, gua pengen ngebahagia in dia kayak gua pengen ngebahagian keluarga gua. Tapi, ada banyak hal yang selalu buat gua ragu sama dia. 1. dia gak pernah sms ato nelponin gua duluan alesan tidur. 2. gak pernah bilang sayang sama gua, kecuali waktu nembak 3. kalo di ajakin alesan nya segudang, mungkin penuh kali tu gudang  pasti lu semua punya pikiran kalo dia Cuma mainin gua, ato pun gak sayang sama gua? tapi biarpun dia kayak gitu, gak tau kenapa gua tetep aja sayang. Gua ikut aturan dia, gua ikut apa maunuya dia. Pokoknya semua maunya dia gua jabanin deh  karena ada satu hal di diri dia yang sulit banget gua lupain selama ini adalah KENYAMANAN kalo dideket dia. Padahal yah, gua punya seseorang yang jelas.jelas sayang sa,ma gua, bias ngasih apa aja yang gua mau, yang bias ngebahagia in gua dengan semua hal yang dia punya, dia adalah mantan gua yang pacaran sama gua 2 tahun lebih. gua udah banyak ngelewatin hari sama dia, susah maupun senang, dia mungkin satu.satu cowo yang paling ngerti siapa gua. cowo yang paling care sama gua, pokok nya cowo yang paling sempurna deh dia  meskipun kayak gitu tetep aja gua gak bisa boongin ati mgua sendiri, pacaran sama dia tapi inget orang lain buat apa coba? lagian gua harus nurut apa kata orang tua gua gak boleh pacaran sama dia, toh gua gak bias ngelawan. *buat kamu cowo yang jadi pacar aku : please donk sayang, jangan cuek sama aku. jangan suka banyak alesan, aku tuh sayang banget sama kamu. coba deh kamu yang ngertiin aku sekali.kali jangan akunya terus donk  *buat kamu cowo yang aku sakitin : maapin aku udah nyakitin kaamu, semoga diluar sana kamu bakal ketemu cewe yang syang banget sama kamu. maapin aku  #sekarang gua Cuma pengen satu hal yaitu lepas dari kedua.duanya. gua mau orang baaru, tapi gua takut tuk memulai itu semua  sangat.sangat btakut
Continue reading...
22
dari awal memang aku hanya kertas kosong bagimu tak bisa digambar, tak bisa ditulis yang terlupakan, yang tertinggal yang terbuang, tak berharga meski ku coba tuk tulis sendiri kau hapus begitu saja, dan kau buang nama ku tak pernah kau sebut mungkin karena kau lupa mungkin karena kau tak suka aku Erikaa kau bisa panggil ku apa saja sesukamu tapi jangan, jangan kau tak menyapaku ku baca statusmu diam-diam, dari akun temanku, teman baikku kau benar suka dia? haha tentu saja! kau kembali ke kampung halaman, besoknya kau pergi lagi menjemputnya oh betapa beruntungnya dia dicintai malaikat sepertimu jika kau menikah, apa ada kau akan mengingatku? mengingat kekonyolanku? menertawai kebodohanku? kini semuanya ku buang, semua tentangmu senyummu, candamu, tapi ku mohon, izinkan aku menyimpan foto-foto mu bukan foto dirimu, tapi foto mu, pohon, jalanan, Samudera Atlantik, yang kau foto No! Akan ku hapus semua! Terima kasih tuk selama ini. Kau tlah berikan 0.5% cinta mu padaku Terima kasih telah 99.5% membenciku sehingga aku sadar akan kedudukanku Terima kasih sudah 100% mencintai dia aku yakin kau takkan menyakitinya ""Selamat G----- F--------- F-------- Semoga kamu BAHAGIA""
0
Sep 24, 2012
Sep 24, 2012 at 11:35 AM UTC
love 0.5%
Palembang, 11 Januari 2014 Ini kisahku Kisah mengharu biru Tentang aku yang tak berkawan Di pulau perantauan Ini ceritaku Cerita yang terekam waktu Tentang seorang anak Hawa Yang mati tapi bernyawa Alarm berbunyi, memecah sunyi Aku diam di sini, sendiri Mencoba tuk menutup mata, tapi selalu terjaga Menerawang masa depan, melukiskan kehidupan Terdengar Ayam bernyanyi, berirama seni Aku masih merenungi, siapa jati diri? Mencoba tuk menutup mata lagi, meski ku pun tak yakin Ku coba sekali lagi, berharap mulai bermimpi Esok hari penting, tak ingin ku langkahi Kemarin hari sendu, birkan berlalu Sekarang hari biasa, cobalah terbiasa Kenangan akan tercipta, berawal dari mimpi di kala senja
0
Jan 14, 2014
Jan 14, 2014 at 11:57 AM UTC
Mimpi Di Kala Senja
Aku memiliki seribu mimpi tapi ibu bilang aku tak tahu diri Tak mengerti keadaan dan kondisi, akupun berhenti membicarakan itu dengannya. Kopi panas yang ku seduh dengan kekecewaan kemarin pagi diseruput lega olehnya. "Jadikan perkataan mereka cambuk bagimu" Salah seorang teman pernah berkata begitu padaku. Tapi kepalaku ini berisi setan-setan bengal! Mereka hanya mengerti kesedihan dan kemarahan. Aku tidur dengan tangan penuh tinta merah setiap malam, berusaha memindahkan kotak-kotak terlarang dari sudut mimpi ke ruang kegagalan. Mereka berhenti mencoba membunuhku tapi kali ini mereka menaruh racun disetiap gelas yang akan ku teguk Bukan! Bukan racun mematikan tapi cukup membuat jiwaku lumpuh untuk waktu yang tak menentu Aku berhenti membicarakan mimpi-mimpiku kepada siapapun Aku tak ingin mimpi yang tersisa hancur diinjak-injak oleh kaki yang bahkan tak peduli berapa lama aku membangunnya 'kembali' Tahun-tahun tak bernyawa Meludah kata-kata serapah seakan hatiku dinding beton dingin Kecukupan seperti apa yang membuat mereka bahagia! Atau biarkan aku tergeletak di kasur lembut itu Jangan! Jangan coba bangunkan aku Mungkin ketenangan di dalam sana mampu meredam kekacauan di kepala malamku
0
Jan 23, 2016
Jan 23, 2016 at 12:53 AM UTC
Kotak Mimpi
perjalananmu pasti cukup melelahkan, bahkan menjadi buta pun bisa melihatnya dengan baik. ini, disini, rebahkanlah kekhawatiranmu yang semakin hari menjadi gusar dalam doa-doa yang tabah. akan kuganti dari setiap amin yang kamu titipkan pada malam diam-diam. hati yang kemarin kamu pertaruhkan untuk menemukanku dalam mereka laut yang kesulitan kamu pelajari siapa Tuhannya, yang telah bersusah payah kamu coba taklukkan. tidak apa-apa. tenggelamlah sesekali, mungkin lima, teguk pilunya, dan pelajari dengan bijak. pada akhirnya, jiwamu yang diberi nama manusia akan piawai membawa diri. paling sedikit, penjaga yang tahu kapan dan untuk apa waktunya sepadan dengan raga yang tersedia. aku akan menerima sebutan sialan, menyebalkan! dalam hidup bagai keputusasaan jarum dalam jerami dengan senang hati, malah. setidaknya, kamu adalah pelaut yang cukup handal karena aku, dari jatuh-bangun-tenggelam-terbentur-salah nama dan angkatan telepon yang kesalnya harus diangkat. bahkan, syukurku akan terpenuhi menjadi sebuah tetes melengkapi lautanmu. aku adalah satu tetes yang akan cukup membuatmu rumpang kapan saja, yang akan kamu kejar dengan bodohnya kapan saja. katakan saja terdengar ganjil. siapa peduli. aku tidak akan menjadi mudah karena aku adalah pembalut kulit dan hati terlukamu dan akan selamanya menjadi tugasku. namaku lebih dari sebuah harap. aku tak akan pernah dan ingin menjadi harap, sebab payah adalah nama kedua dari harap. aku adalah, “kamu bisa mempunyai bagian besar dari kue ini.” atau, “tentu saja. aku punya alasan untuk mengemudi dengan hati-hati dan kembali.” namaku sederhana. sederhana dan akan selalu nyaman. setelah hari itu yang penuh prasangka dan tanda tanya dari dunia yang kamu kenal dan tidak. namaku adalah seorang pelindung dan pahlawan yang gigih nafasnya, nama yang ketika rindumu akan lapar dan kehausan menemui pelepasnya. aku adalah kemenangan dan hadiah kemurahan hati. rumah.
0
Jan 18, 2019
Jan 18, 2019 at 8:53 AM UTC
Akan Ku Peluk Apa yang Berantakan Darimu
perjalananmu pasti cukup melelahkan, bahkan menjadi buta pun bisa melihatnya dengan baik. ini, disini, rebahkanlah kekhawatiranmu yang semakin hari menjadi gusar dalam doa-doa yang tabah. akan kuganti dari setiap amin yang kamu titipkan pada malam diam-diam. hati yang kemarin kamu pertaruhkan untuk menemukanku dalam mereka laut yang kesulitan kamu pelajari siapa Tuhannya, yang telah bersusah payah kamu coba taklukkan. tidak apa-apa. tenggelamlah sesekali, mungkin lima, teguk pilunya, dan pelajari dengan bijak. pada akhirnya, jiwamu yang diberi nama manusia akan piawai membawa diri. paling sedikit, penjaga yang tahu kapan dan untuk apa waktunya sepadan dengan raga yang tersedia. aku akan menerima sebutan sialan, menyebalkan! dalam hidup bagai keputusasaan jarum dalam jerami dengan senang hati, malah. setidaknya, kamu adalah pelaut yang cukup handal karena aku, dari jatuh-bangun-tenggelam-terbentur-salah nama dan angkatan telepon yang kesalnya harus diangkat. bahkan, syukurku akan terpenuhi menjadi sebuah tetes melengkapi lautanmu. aku adalah satu tetes yang akan cukup membuatmu rumpang kapan saja, yang akan kamu kejar dengan bodohnya kapan saja. katakan saja terdengar ganjil. siapa peduli. aku tidak akan menjadi mudah karena aku adalah pembalut kulit dan hati terlukamu dan akan selamanya menjadi tugasku. namaku lebih dari sebuah harap. aku tak akan pernah dan ingin menjadi harap, sebab payah adalah nama kedua dari harap. aku adalah, “kamu bisa mempunyai bagian besar dari kue ini.” atau, “tentu saja. aku punya alasan untuk mengemudi dengan hati-hati dan kembali.” namaku sederhana. sederhana dan akan selalu nyaman. setelah hari itu yang penuh prasangka dan tanda tanya dari dunia yang kamu kenal dan tidak. namaku adalah seorang pelindung dan pahlawan yang gigih nafasnya, nama yang ketika rindumu akan lapar dan kehausan menemui pelepasnya. aku adalah kemenangan dan hadiah kemurahan hati. rumah.
Continue reading...
11
(Palembang, 28 Oktober 2015) Halo, Halo?? Aku bilang, Halo Lihat aku! Aku sedang berkemas. Kemas hati yang telah meleleh karena kata-katamu. Berantakan, Berceceran di lantai hingga menghalangi perasaan ini tuk hilang. Halo~~~ Aku cukup gagal memperbarui hati yang pernah bahagia. Hati yang pernah merona-rona ketika dekat denganmu. Hati yang selalu merindu ketika jauh darimu. Coba lihat hatiku sekarang ini! Rusak, Parah~ !! Tak bisa ku perbaiki. Halo lagi, Tanggung jawab atau kau akan aku lupakan selamanya! Tak percaya lagi denganmu. Halo, ini yang terakhir kali. Aku pergi tanpa membawa hati.
0
Jan 6, 2016
Jan 6, 2016 at 9:31 AM UTC
Halo
Ukir mimpi di balik jemarimu, lalu wujudkanlah. Ukir kata-kata indah menjadi sebuah sajak, lalu bacakanlah. Itu suara kalbumu yang menyanyi merdu. Mengungkapkan suara hatimu penuh syahdu. Coba lihat burung yang menari, lalu coba lihat hujan. Mereka bernyanyi, tak ada yang disembunyikan. Ada suara yang mengatakan, "Kapan karyamu akan dibaca orang?" "Mungkin nanti siang." Tapi, karya itu selalu terasa hilang. Selalu disembunyikan. s.g.
0
Jun 2, 2014
Jun 2, 2014 at 10:51 AM UTC
Karya
berawal dari waktu memaksaku menyeret kakiku melangkah gontai sambil pergi aku merengek, terisak ! dan mengadu pada-Nya tunggu ini secepat aku berkedip barusaja ya, dulu memang aku kecil nyaliku memang masih payah masih terjerat pada keduanya bahkan sekarangpun.. keduanya ingin aku yang terbaik aku tak tahu yang dirasa mereka tapi aku sendiri berontak menyalahkan waktu yang jelas tak akan berhenti aku kutuk waktu mengapa begitu kilat ragaku masih ingin tetap dirumah tunggu, sejenak aku merasa keliru bukankah ini baik aku juga ingin membuat keduanya senang mimpi harus coba kupanjat tangga itu sudah dihadapanku aku termasuk yang beruntung bersyukurlah! batinku melerai aku meyakinkan diriku sekuat tenaga "ini bukan rumahku" gertakku saat aku tiba ditempat asing itu akupun terpaksa tinggal demi pengetahuan yang ingin kuraup iya, jika belum paham akan kujelaskan aku seorang mahasiswa sekarang predikat yang melekat padaku kini berat.. pandangan semuanya akan berbeda terhadapku sungguh aku menemui teman baik berjuang sama sama, namun tetap harus sendiri aku menarik nafas.. waktuku kini juga telah memaksaku rasanya pagi sudah menjadi sore agaknya aku harus selesaikan hariku mengerjakan tugas akhirku disana...
0
Aug 20, 2017
Aug 20, 2017 at 11:28 PM UTC
GARIS WAKTU
Jumat, 1 Oktober 2010 Aku punya banyak teman dekat Mereka semua baik pada ku Tapi ada saat aku bingung Bingung akan saran yang mereka beri Yang ini bilang ACD Yang satu kembali ke ABC Yang itu bilang jangan Ada lagi yang bilang coba dulu Semua membuat ku bingung Aku berkata, dibilang salah Aku diam saja, dibilang tambah salah Ku ambil keputusan sendiri Tapi aku tak yakin Oh... Hidup memang sulit Penuh pilihan dan tantangan Created by. Aridea .P
0
Oct 17, 2011
Oct 17, 2011 at 12:48 PM UTC
Bingung %-(
bukan tidak percaya diri, hanya saja... rasanya sulit ketika kau berulang kali tenggelam sampai akhirnya kau lelah untuk meraih udara di atas lalu nyaman dengan kedalaman maksudku haruskah kita selalu berkembang diatas ? bukankah sama saja ? semua sudah ditimbang baik buruknya, tergantung dari sudut mana kau melihatnya. untukku, aku yang masih 17 tahun ini sempat terbesit sudah ingin hidup di ketenangan itu tidak mau terlalu banyak mengambil bintang usahakan lebih banyak bersyukur bercengkrama dengan anemon laut di bawah sana hiu maupun predator buas pun akan coba kuakrabkan kalau memang kita tidak diterima diatas kenapa tidak coba membangun istana di bawah ? apa salahnya terus berusaha tetapi lain jalur dengan para mayoritas ?
0
Jul 2, 2018
Jul 2, 2018 at 7:25 AM UTC
aku, mencoba menenangkan diri sendiri
Tik tik berakhir tok Kau bersua laksana si empu sendok Meniti waktu dengan langkah jongkok Asal bukan dengan otak yang pekok. Satu menit kau pergi Tiga menit kau balik lagi Menit ke-lima kau berlari Menit ke-tuju kau cuma berdiri. Kejar kejaran jarum kau paling peduli Bunyi desah jarum kau paling kagumi Salah sedikit kau hitungi Sedang waktu kau coba bagi.
0
Jan 24, 2017
Jan 24, 2017 at 2:14 AM UTC
membagi waktu.
Tak perlu pergi ke tengah hutan belantara tak bertuan Atau tempat semak belukar tumbuh dengan liarnya Alam bawah laut dimana air udaranya Untuk merasa kesepian Coba bercokol di tempatmu berpijak Satu bulan dan ribuan bintang bertabur layaknya salju di musim dingin Satu surya dan semburat awan yang bergerak pelan serta tenang Angin tak lagi mampu menemani Satu persatu hilang Orang, cinta, mimpi, juga impian Betapa inginnya terbangun dari alam bawah sadar yang panjang Namun takdir tidak dapat diubah Layaknya kesepianmu yang tidak berubah.
0
Jun 2, 2018
Jun 2, 2018 at 3:13 AM UTC
Ranah Hampa
ada udara dingin menyeruak kedalam sepi yang tak mau beranjak dan disini, saya coba melawan rindu yang sulit jinak sebab diantara kita terbentang jarak sembari menulis sajak
0
May 14, 2018
May 14, 2018 at 5:13 AM UTC
rindu, satu.
Dia ingin bermain kata-kata ternyata. Sampah! Mari kita permainkan dia bersama kata-kata! Akankah takut siapa yang tahu jika tidak pernah kita coba! Kita perlu membencinya! Membenci kebohongan busuk akal manusia. Mari kita bermain kata-kata! Siapa yang takut jika ia sering di cerca oleh pertanyaan mengapa! Baiklah, bunyinya seperti ini. Kau busuk akal rupa juga canda tawa tidak pernah ada artinya. Kalimat yang kau lontarkan tidak pernah bermakna lantas apa arti jika harus hidup tak bisa bebas dan merdeka! Bebas dan merdeka hanya kata-kata, tindakan ada setelahnya, apa yang kau perbuat setelah bermain lantas kau bereskan semua permainan yang ada! Kau dalang permainan yang sejak awal kau ingin menang di dalamnya! Masih ingin bermain? Masih ingin bermain atau kau tak punya lawan main? Seperti apa kata-kata kita cipta seperti apa kau punya wewenang kuasa! Lupa cara, buta aturan semua kau yang pegang! Itu ujaran kebencian katanya!
0
Feb 11, 2021
Feb 11, 2021 at 4:33 AM UTC
Ini ujaran kebencian katanya!
Berikut adalah percakapan antara aku dan aku; Aku bertanya, apa itu self love ? Mencintai diri sendiri jawabku. Bagaimana bentuknya ? Mencintai dan menjaga diri sendiri. Bagaimana spesifiknya kalau boleh tahu ? Merawat diri sendiri baik dari tubuh, pikiran, dan hati. Bisa beri detail lebih jelas mengenai merawat tubuh, pikiran, dan hati ? Tentu saja. Dari tubuh, Jika engkau ingin mempercantik dirimu tetapi benar benar untuk dirimu. Bukan hanya sekedar konsumsi publik semata agar engkau dianggap kualitas super hanya dari fisik. Maka, lakukanlah. Dari pikiran, Oke ini level dua. Sulit. Kau harus pandai mengolah semua pikiran negatifmu. Cobalah ubah menjadi sebaliknya, rasa takut kau ubah sebagai rasa penasaran menghadapi suatu hal, singkirkanlah logis yang terlalu mengedepankan ego sejenak, ajak pikiranmu tenang lalu coba bawa ia ke tempat yang luas. Dari hati, Sulit. Karena mungkin sejatinya sifat tiap kamu kamu itu terefleksi dari sini. Tinggal pilih, mau babak belur mencoba lebih baik atau nyaman di tempat kotor ? Kalau ini caraku. Cobalah untuk selalu berbuat kebaikan, banyak orang yang akan sering berkata kamu nanti terlalu naif, munafik. Halah, persetan dengan itu semua. Jalani hidupmu sendiri sendiri, senang itu tergantung kita bukan orang lain. Kita yang putuskan mau senang apa tidak. Coba lihat, karena apa ? Ego mereka sulit diolah, atau bahkan sudah diracuni oleh ego sendiri ? Apapun itu, aku turut berduka untuk mereka. Intinya berbuat baik, tidak hanya kepada makhluk hidup saja. Alam jangan dilupakan. Kau itu sama sama ciptaan-Nya, bukankah kalau saling sayang kita akan selalu tenang ?
0
May 19, 2018
May 19, 2018 at 9:51 PM UTC
Self Love
Berikut adalah percakapan antara aku dan aku; Aku bertanya, apa itu self love ? Mencintai diri sendiri jawabku. Bagaimana bentuknya ? Mencintai dan menjaga diri sendiri. Bagaimana spesifiknya kalau boleh tahu ? Merawat diri sendiri baik dari tubuh, pikiran, dan hati. Bisa beri detail lebih jelas mengenai merawat tubuh, pikiran, dan hati ? Tentu saja. Dari tubuh, Jika engkau ingin mempercantik dirimu tetapi benar benar untuk dirimu. Bukan hanya sekedar konsumsi publik semata agar engkau dianggap kualitas super hanya dari fisik. Maka, lakukanlah. Dari pikiran, Oke ini level dua. Sulit. Kau harus pandai mengolah semua pikiran negatifmu. Cobalah ubah menjadi sebaliknya, rasa takut kau ubah sebagai rasa penasaran menghadapi suatu hal, singkirkanlah logis yang terlalu mengedepankan ego sejenak, ajak pikiranmu tenang lalu coba bawa ia ke tempat yang luas. Dari hati, Sulit. Karena mungkin sejatinya sifat tiap kamu kamu itu terefleksi dari sini. Tinggal pilih, mau babak belur mencoba lebih baik atau nyaman di tempat kotor ? Kalau ini caraku. Cobalah untuk selalu berbuat kebaikan, banyak orang yang akan sering berkata kamu nanti terlalu naif, munafik. Halah, persetan dengan itu semua. Jalani hidupmu sendiri sendiri, senang itu tergantung kita bukan orang lain. Kita yang putuskan mau senang apa tidak. Coba lihat, karena apa ? Ego mereka sulit diolah, atau bahkan sudah diracuni oleh ego sendiri ? Apapun itu, aku turut berduka untuk mereka. Intinya berbuat baik, tidak hanya kepada makhluk hidup saja. Alam jangan dilupakan. Kau itu sama sama ciptaan-Nya, bukankah kalau saling sayang kita akan selalu tenang ?
Continue reading...
24
Untukmu selembar kertas Tidakkah kamu pernah berpikir Ini tak semudah ketika aku menggambar garis atau titik Ini lebih rumit dari pada gulungan tali Aku bahkan tidak bisa membuat sketsanya Tapi aku coba merangkai kata demi kata dengan pena kesukaanku Itu semua adalah mimpiku mungkin hanya Dia dan kau saja yang paham aku menulis semuanya, sederhana saja namun ku tahu itu tak akan cukup selalu kuselip dalam doa semua harap Aku hanya percaya.. suatu hari, suatu saat mimpiku yang pernah ku pahat akan terwujud
0
Aug 20, 2017
Aug 20, 2017 at 1:00 PM UTC
Menulis Mimpi
coba lihat pukul berapa ini? coba lihat kemana jarum jam menunjuk? ini sudah larut malam bahkan, sudah menjelang fajar tapi kenapa aku belum tidur? entah apa yang kupikirkan entah apa yang membuatku tetap terjaga oh rembulan, jangan redup dulu tunggulah aku sampai tertidur maukah kau menungguku jika sampai esok pagi aku belum tidur juga?
0
Sep 1, 2017
Sep 1, 2017 at 12:20 PM UTC
Belum Tidur
putih warna duplikat hatimu merah merepresentasikan perasaanmu biru unsur yang menyertaimu setiap hari, cerah! kuning, tebaran keceriaan yang kau percik selalu jingga, warnamu yang selalu kurindu kau membuatku sejuk, dengan hijaumu merah muda adalah gambaran kasih yang kau beri akutak sedang memuji pelangi tak juga coba memikatnya aku tak sedang menjual kata tanpa sadar, orang ini sedang mendeskripsikan dirimu kau tak perlu tersipu apalagi coba untuk membalikannya cukup saja dengarkan jika tak senang, bolehlah tutup saja telingamu
0
Aug 21, 2017
Aug 21, 2017 at 12:48 PM UTC
warna
Kalau saja kau sempat. Pandang, bagaimana mulut ini bisa saja menegur, tersenyum? Tapi otak membeku bungkam bagai impuls macat karena motor neuron salah menghantar ke jalur yang tak seharusnya Aku coba pulang, balik bak kala kau amati sosokku yang periang dan sayang Bukannya aneh waktu dulu semua lihat ku dan kamu serupa kawan tanpa ada salah tingkah didalamnya Ceritakan sekali lagi bagaimana diriku yang dulu Agar aku kembali, jadi kita, aku yang mudah, kau yang tak ada apa-apa. Tiap pertama bertemu, doaku kutak lagi buat kesalahan yang sama. Semata-mata memang karena, kau teman yang begitu berharga.
0
Mar 12, 2018
Mar 12, 2018 at 11:36 PM UTC
Lewat kita
Namanya Ulfah, Setengah hidupnya ia mencoba menahan sendu dibalik tawa Berusaha melupakan masa lalu tanpa harus berkata Semuanya ia sudah coba, Lalu sekarang ia bisa tersenyum tanpa terbeban rasa. Namanya Vian, Setengah hidupnya ia merasakan penyesalan Berusaha diam-diam memperbaiki masa lalu tanpa terbawa khayalan Semuanya ia sudah simpan, Lalu sekarang ia hanya bisa diam terbawa perasaan
0
Jun 26, 2019
Jun 26, 2019 at 10:11 AM UTC
Aku;Dia
coba jelaskan lagi waktu itu saat kau bilang sesuatu hatiku sulit mencernanya seperti kalimat kiasan yang coba kumaknai ada apa dibalik tirai itu? lihat aku malu angin menertawakanku aku ingin mendengarnya lagi suara dari hatimu waktu itu suara mobil memecah pendengaranku aku tatap saja bingkai itu nadiku berletup cepat lalu kau tersenyum
0
Aug 21, 2017
Aug 21, 2017 at 9:05 PM UTC
detak
Sayangku arjuna, Kita tidak boleh bersama. Bukan karena aku tak cinta. Bukan karena kamu tak sempurna. Atau aku tak bahagia. Maaf arjuna, "Tuhan kita berbeda." Kata mereka sih begitu. Padahal di agamaku, hanya satu. Lalu aku bertanya tanya, Memangnya Tuhan ada berapa ya? Apakah hanya lima? 4200 allah, kata wikipedia? Atau sebanyak bintang di sorga? Tuhan yang lain itu apa? Imajinasi fana? Tahayul belaka? Cerita mereka? Arjunaku sayang, Coba jawab aku yang tak paham. Tuhanku yang gila? Tuhanmu yang sinting? Atau manusia yang sok waras? Bukankah manusia mengelu-elukan sorga! Kok enggan mati duluan?
0
May 9, 2019
May 9, 2019 at 3:26 AM UTC
Tuhanmu dan Tuhanku