"aman" poems
My Arwen lies over Belegaer
Beyond the Straight Road, lies my Evenstar
Across the Endless Sea, in Aman she lies
She wouldn't stay here just to love, but to die
I remember her here, here in Endor
When the beacons of Gondor burned bright.
I remember her here, once beside me
In the days before the long night
In Imladris fair, as Estel I was raised
In ignorance there, I spent by blissful days
I lived, and I learned, and yet never yearned
For she from whom I now feel so spurned
I've had my Éowyns, but none quite compare
To She, my lady, so radiant, so fair
At Cerin Amroth we pledged our love
To all, ourselves, and the Ainur above
But the Darkness again spread
Morgoth's mission again led
The Fellowship was wrought
The battles all fought
The Age of the Firstborn was ended
The Age of the Hildor ascended
Our world together was split
And really, that was just it
She could stay here, forever, be mortal
But ever so closely lay Mithlond ,the portal
To a life without end, I can blame her hardly
I guess Barahir's tale was never to be
What’s this? You say she’s not yet set sail?
But how can I stop her? Our parting was so stale!
Sure Elrond's presence and Galadriel's glare
May have done oh so much to damper our parting
But as she goes afar I know I can't go there
And her expressed frigidity, that wound is still smarting
What should I do for her I adore?
Run to the Grey Havens and stop the White Ship?
But so much I must do, right here in Gondor,
A King I can become, as my Queen give me the slip
And the spirits are howling,
The white tree is burning?!
My power, my people
BUT I CAN'T STOP THIS YEARNING
Oh what shall I do? TO ERU ABOVE
I have so much work, but I so miss my Love
The tears, they are welling, the Ship has set sail
In all my adventures, in truth I have failed!
For what am I worth? No King has Returned
And without Hope is Gondor, and the Stewards have burned
Denthar departed, the mighty horn split
The mighty White City left here to sit
I could let it fall into disarray,
Again a Ranger, I could slip away
To die like the Ents, forever, no Wife
Is there nothing to save me from this strife?
A new dawn is rising, a new age begun
My hopes might still clear
with the new rising Sun
I see its my duty, as Arathorn's son… what Isildur started, I must see done
but still I mourn my loss… that beautiful star, which now like all others, I must admire from afar.
~D. B. Guy
09/02/2007
Nov 3, 2012
Nov 3, 2012 at 2:21 AM UTC
amanda
amand
aman
ama
am
i
allowed to admit
these letters
are losing meaning
everyday?
Nov 24, 2020
Nov 24, 2020 at 12:13 AM UTC
Aaj achanak hi kyu azadi k din hume apne mulk ki itni yaad aayi
Jb kurbaan hue jawan sarhad pe,tb kyu nhi aankho me nami aayi
Zara dil se b izzat kr lo mere yaaro, kyuki ye zameen h hum sabki
Kuch nahi le jao ge sath apne, milni h ess me hi raakh hum sabki
Koi loot raha h gareeb ki jaeb, koi kr raha h bezuba awaam se faraeb
Umeed h kashmir me aman hoga,toh aur b meethe hoge waha k saeb
Jo saha h dard in kisaano ne, umeed h unka ye dard tumhe b mehsoos **
Daer raat in anderi galliyo se guzrti har beti har maa ki raah mehfooz **
Mazboot kr lo apne rishto ko,inpe h nigah kbhi mazhab ki kbhi siyasat ki
Na rang se pehchan ** na hi adoore ang se,ek si taraki ** har ek riyasat ki
Rishwat gareebi khudgarzi aur na jaane kitne h es mulk ko lge marz
Kbhi fursat hui toh janne ki koshish krna kitne h es maa k tumpe karz
Har bache ko ilm ** es janoon ka,taki ye kamyaabi k kadam ruk na paye
Bss ik ehsaan krna khud pe,ki teri kisi harqat se kehi iska ser juk na jaye
Dhua bss yehi h ki aane wali koi b nasal kabhi na ruksat ** es fitoor se
Chand taaro pe chle b gye agr phir b krte rehna sada salam waha door se
Aug 16, 2018
Aug 16, 2018 at 11:57 PM UTC
Bapak, aku ingin pulang
Aku rindu dengan rumah atau ide akan rumah
Tapi kau telah mempunyainya.
Aku rindu disambut harum masakan buah tangan sang Ibu
Tapi kau tak pernah menyicipinya, Ibu tak bisa masak.
Aku rindu berduduk diatas kursi kayu yang terletak di ruang makan
Tapi kau bahkan tak pernah melakukannya. Kau, tak pernah makan.
Aku rindu akan ruang sesak penuh sayang
Akan kentalnya keakraban yang melekat di dinding-dinding bisu;
yang dalam diam mendengar isak tangis setiap manusia yang menjajalkan diri dalam rumah ini
Akan hangatnya cinta kasih yang tergurat diantara bisingnya suara televisi yang kau nyalakan setiap Minggu jam tujuh pagi dan gaduhnya percakapan seorang diri yang terproyeksi dalam tiap benak manusia, lagi-lagi, dirumah ini.
Kau tak akan menemukannya disana
Aku dan Ibumu ini hanyalah tamu
Kau adalah rumahmu
Tapi kau adalah bukan tempat singgah
Badanmu bak ruang luas tak terbatas
Tamu-tamu tak bisa lalu-lalang melalui satu pintu saja
Banyak pintu-pintu lain didalamnya namun tak terbuka
Ribuan pintu tersebut tertutup adanya
Terkunci dengan rapat
Namun kuncinya telah kau telan
Dibalik pintu itu,
Lagi-lagi ribuan misteri
Teka-teki tentang dirimu yang tersimpan dalam boks berbagai macam ukuran
Tersimpan terlalu aman
Jiwamu adalah fondasi
Kebaikanmu harum masakan yang mengundang setiap orang
Keingintahuanmu benda mahal; memikat tamu untuk ingin bertualang ke setiap ruang
Kenekatanmu—sisi Sang Pembangkang yang kusayang—menantang mereka untuk tinggal lebih lama
Empatimu alunan musik yang menyodorkan kenyamanan
Namun parasmu, anakku sayang,
Matras termahal yang membuat mereka ingin menginap
Hati-hati dalam memberi izin
Jaga rumahmu
Bersihkan
Bagiku Istana terbesar di Dunia tak ada nilainya jika disandingkan dengan Rumah yang kau punya.
Mar 24, 2019
Mar 24, 2019 at 1:23 AM UTC
Pasir memeluk kakiku, tak mau melepaskanku.
Licinnya pasir berkali-kali membuatku terhisap.
Sama seperti pelukanmu kala itu,
yang terus mengunciku,
berontak tiada artinya
sampai akhirnya jiwaku tunduk pula padamu.
Kita pernah bahagia,
Bagai burung-burung yang terbang rendah, bermain-main diantara air,
Mengintip manisnya pantulan diri air biru.
Yang lama terasa singkat.
Seperti langit merah muda yang lama lama termakan kabut pindah ke kegelapan malam yang menenangkan hanya dalam hitungan detik.
Bagai kapal yang mengapung terombang ambing kencangnya ombak,
Ia tetap teguh karena telah menjatuhkan jangkarnya.
Begitulah aku ketika pada akhirnya hanya kau dijiwaku.
Namun arus laut begitu kuat,
begitu sulit untuk berenang pada arah tujuan.
Semesta punya ceritanya,
berkali-kali kupaksakan tubuhku tak terbawa arus,
namun kakiku lemah, terus menerus terobek tajamnya batu karang yang tak kelihatan.
Mungkin itu cara semesta beritahu
bahwa disana bukan tempat yang aman bagiku.
Aku menyerah.
Seperti butiran pasir yang kugenggam erat dibawah air laut,
satu per satu rontok,
aku tergoda untuk membuka tanganku di bawah air
dan menyaksikan kemegahan pasir-pasir kecil yang jatuh menghilang terseret air.
Itulah kau.
Laut punya caranya.
Semuanya akan terjadi alami.
Semesta poros pengaturnya.
Biarlah laut hapuskan kau.
Tenang saja,
aku akan kembali baik-baik saja.
Seperti debur ombak yang menyapu kasarnya pasir, ia mampu mendatarkan lintasannya yang sebelumnya hancur teracak-acak angin.
Bagai tapak kaki di basahnya pasir,
berjejak namun akan segera hilang begitu terhanyut ombak ataupun angin yg berhembus.
Apr 6, 2019
Apr 6, 2019 at 1:49 AM UTC
mila sedi na wc solji. prebira dlacice po brezuljku. nekako odvratno ali radoznalo trazi one pod zemljom
gusto groblje-guste misli:
dve prodavacice prodaju sok od sargarepe, na smenu- jedan dan jednoj plati jednu cenu drugi dan drugoj drugu. cuti. zakopa to u zeludac. guta vazduh namazan budalom. cuti. plati. popije samar i sok.
na ulici razmazano oker govno, kao kanapei na srebrnom tanjiru.
preskace, obilazi ga ona. preskace, obilazi ga i pas. kisa pada, oker krem gubi gustinu, pas nece pod kisobran juri senke i zapisava skupocene alo tepsije onih kojih se i pauk plasi.
zanoktica o vrh narandzastog jezika- rekapitulacija popisanosti i pogresno usmerene finoce. krv stedljivo iz nokta curi natapajuci nepce a mrmlja da sledeci put ce...
ali verovatno nece. jer ne razume tu gadnu nepravicnost. jer to je samo princip. mozda i hoce. jer princip je i sve.
dopire krik playback narodnjaka- komsija stigao sa posla, investitor umesto izloacije sigurno je kupio dzipa.
masina se centrifugom lansira u orbitu svake sekunde- privezala bi se za nju toaltet papirom....
aman, idi uci.
bolje ces se osecati.
kraj prozora cuje se ono dete sto svira trubu.
makar jos ne moras da trazis posao. eto imas vremena da smislis sta zelis da budes.
na kraju krajeva nemas urasle dlake. i da, auto ti je parkiran divlje pokupice ga pauk sigurno. i nemas dozvolu. kese za govna su u gepeku.
trebas psa izvesti.
sutra kupices sok od sargarepe, po ne zna se kojoj ceni.
rekla bi imas princip a i lenja si.
Feb 5, 2015
Feb 5, 2015 at 4:01 AM UTC
Setenta balcones hay en esta casa,
setenta balcones y ninguna flor.
¿A sus habitantes, Señor, qué les pasa?
¿Odian el perfume, odian el color?
La piedra desnuda de tristeza agobia,
¡Dan una tristeza los negros balcones!
¿No hay en esta casa una niña novia?
¿No hay algún poeta bobo de ilusiones?
¿Ninguno desea ver tras los cristales
una diminuta copia de jardín?
¿En la piedra blanca trepar los rosales,
en los hierros negros abrirse un jazmín?
Si no aman las plantas no amarán el ave,
no sabrán de música, de rimas, de amor.
Nunca se oirá un beso, jamás se oirá una clave...
¡Setenta balcones y ninguna flor!
1.7k
Father, I saw you last night
In a twilight dream you strolled through the streets of Shiraz,
followed by a fluttering butterfly
Passed the mosques and minarets,
turquoise blue and blood red
The cypress trees and poets' beds wept for you -
and their tears dropped like pomegranate seeds on the dry desert sand.
Father, I saw you yesterday
In a dusk-lit dream you walked through the streets of Baltimore,
followed by a fluttering butterfly
Passed the Hopkins dome and Ravens' home,
steamed crab orange and Oriole black
The patients in hospital beds cried to you -
and their tears fell flat on the soft O.C. sand.
Dear friend, Baba,
Aman, Vafa
We see you every day in an azalea's bloom
You live on in each grandchild's heart
You give our lives hope
In the early spring sun and the late autumn moon,
you breathe again
In your Akhtar's sweet smile, in Taraneh's kind style,
your heart beats again.
Father, I felt you last night
In a deep, dark dream you spoke to me
and with an angel's hands, dried my tears for me
Then hugged me with great joy,
and I read you this poem -
To my father
From his boy.
-Arman Taheri (7/10/2010)
Sep 27, 2013
Sep 27, 2013 at 12:29 PM UTC
Lahir dan besar di desa yang bisa dibilang sangat sejuk
Tumbuh dengan aman, nyaman dan bahagia
Bermain ke ladang, kebun, sungai, bahkan hampir seperti hutan
Selalu aman dan tetap jauh dari bahaya
Teman-teman berdatangan ke rumah untuk bermain dan berbagi cerita
Berkumpul seperti keluarga besar
Lalu aku pergi dari desa dimana aku dilahirkan dan mulai tinggal di tempat yang baru di desa yang baru dengan situasi yang berbeda
Aku tumbuh disana dan mengenal berbagai pembaharuan
Hari demi hari hingga bertahun-tahun aku menyaksikan berbagai perubahan
Dimana banyak perubahan yang sulit dipercaya
Hampir segala sesuatu yang aku lihat dan alami sulit dipercaya
Hingga timbul perasaan tidak nyaman, gerah, takut, sesak, terancam, tertindas di tempat yang ku sebut rumah
Rumah, bukan bangunan yang aku tinggali
Tapi disini, di tanah aku berpijak
Semua sudah tak lagi sama
Hingga muncul dalam otakku
Haruskah aku tinggal atau aku tinggalkan?
Rumah,
Aku merindukanmu
Feb 10, 2017
Feb 10, 2017 at 1:46 AM UTC
enterraron tus huesos,
pero no lo que había dentro de ellos.
enterraron tus huesos,
pero no te enterraron,
no pudieron enterrar tu luz, ni tu amor,
ni la historia que tu vida contó.
no te enterraron,
no pudieron enterrar tu risa,
tu canción,
los recuerdos que guardan aquellos que te aman.
enterraron tus huesos,
pero no te enterraron,
no pudieron enterrarte
porque tú no estás ahí,
en esas casas de tierra.
tú estás en los corazones de los que te amaron,
en los rostros de tus hijos,
en los ojos de tus nietos.
tú estás en las palabras que dijiste,
en los lugares que tocaron tus pies.
tu estás
en todas partes.
Apr 5, 2018
Apr 5, 2018 at 10:08 PM UTC
No te amo como si fueras rosa de sal, topacio
o flecha de claveles que propagan el fuego:
te amo como se aman ciertas cosas oscuras,
secretamente, entre la sombra y el alma.
Te amo como la planta que no florece y lleva
dentro de sí, escondida, la luz de aquellas flores,
y gracias a tu amor vive oscuro en mi cuerpo
el apretado aroma que ascendió de la tierra.
Te amo sin saber cómo, ni cuándo, ni de dónde,
te amo directamente sin problemas ni orgullo:
así te amo porque no sé amar de otra manera,
sino así de este modo en que no soy ni eres,
tan cerca que tu mano sobre mi pecho es mía,
tan cerca que se cierran tus ojos con mi sueño.
Apr 3, 2013
Apr 3, 2013 at 9:55 PM UTC
Chicas lindas
las de piel clara e imaginación bermellón
Chicas lindas
con voz cautiva y collar de huesos
Chicas lindas
de cintura mínima
y piernas como alfiles
bajo las bastillas de chifón
Chicas lindas
de labios carnosos, curiosos
que se escapan como sueños
justo cuando sale el sol
Chicas lindas
las que se visten de flores,
colores o amores...
dependiendo del clima y la ocasión
Chicas lindas
las que prometen y juegan
que siempre ganan pero nunca entregan.
Las que aman el reflejo
que la vida les mostró
Las que llevan en los labios
el color del corazón
pero por dentro huecos
que rellenan de adulación
Las chicas lindas
por las que todos caen
y a nadie levantan
las que todos desean
y todas quieren
aunque sea en el fondo
llegar a ser
Las chicas lindas
las que marcan la pauta
y te hacen ser
La chica fea
la de los labios secos,
la de la piel morena,
la de la vida no plena,
y más bien azarosa
La chica fea
con el alma abundante
y el corazón palpitante
inevitablemente,
comparante
La chica fea,
a la que nadie sueña
y nadie desea.
May 7, 2014
May 7, 2014 at 4:11 AM UTC
*No te amo como si fueras rosa de sal, topacio
o flecha de claveles que propagan el fuego:
te amo como se aman ciertas cosas oscuras,
secretamente, entre la sombra y el alma.
Te amo como la planta que no florece y lleva
dentro de sí, escondida, la luz de aquellas flores,
y gracias a tu amor vive oscuro en mi cuerpo
el apretado aroma que ascendió de la tierra.
Te amo sin saber cómo, ni cuándo, ni de dónde,
te amo directamente sin problemas ni orgullo:
así te amo porque no sé amar de otra manera,
sino así de este modo en que no soy ni eres,
tan cerca que tu mano sobre mi pecho es mía,
tan cerca que se cierran tus ojos con mi sueño.*
― Pablo Neruda
May 22, 2014
May 22, 2014 at 9:32 PM UTC
No cabe gozo más grande ni mayor satisfacción que poder parir a un hijo para darle nuestro amor.
Te expones a perder la vida, a sufrir un gran dolor, pero nada nos importa, solo cuenta nuestro amor.
Amor hacia esa criatura que queremos con pasión, y es tanto lo que la quieres que perderías la razón si algo malo le ocurre o si simplemente enfermó.
Le ves como va creciendo, lo mimas y con razón, se ha convertido en un hombre o en mujer si no es varón, hace poco se casó ¿su pareja? un amor.
Pero todo va cambiando, para tu pena y dolor, y ese hijo al que tu amas,
Poco a poco se olvidó de que tú eres su madre,! la madre que lo parió!, la que expuso así su vida y le dio todo su amor, la que le cuidó de niño, la que siempre le mimó, la que él ahora no escucha, de la que ya se olvidó, de la que ya no le importa si vive, o si de pena murió.
Mas con lágrimas en los ojos, esta pregunta hago yo:
De que materia es el hijo que a su madre renunció, que le negó su cariño y a la que nunca escuchó, a la que poco a poquito hasta la vida quitó.
Pero a pesar del dolor y de la gran decepción, ¡Gracias le doy a la vida y Gracias a nuestro señor , porque por cada hijo de estos , de los Buenos hay un millón!
Con cariño y admiración para todos aquellos hijos que aman a su madre con todo su corazón.
1.3k
Los jóvenes homosexuales y las muchachas amorosas,
y las largas viudas que sufren el delirante insomnio,
y las jóvenes señoras preñadas hace treinta horas,
y los roncos gatos que cruzan mi jardín en tinieblas,
como un collar de palpitantes ostras sexuales
rodean mi residencia solitaria,
como enemigos establecidos contra mi alma,
como conspiradores en traje de dormitorio
que cambiaran largos besos espesos por consigna.
El radiante verano conduce a los enamorados
en uniformes regimientos melancólicos,
hechos de gordas y flacas y alegres y tristes parejas:
bajo los elegantes cocoteros, junto al océano y la luna
hay una continua vida de pantalones y polleras,
un rumor de medias de seda acariciadas,
y senos femeninos que brillan como ojos.
El pequeño empleado, después de mucho,
después del tedio semanal, y las novelas leídas de noche, en cama,
ha definitivamente seducido a su vecina,
y la lleva a los miserables cinematógrafos
donde los héroes son potros o príncipes apasionados,
y acaricia sus piernas llenas de dulce vello
con sus ardientes y húmedas manos que huelen a cigarrillo.
Los atardeceres del seductor y las noches de los esposos
se unen como dos sábanas sepultándome,
y las horas después del almuerzo en que los jóvenes estudiantes,
y las jóvenes estudiantes, y los sacerdotes se masturban,
y los animales fornican directamente,
y las abejas huelen a sangre, y las moscas zumban coléricas,
y los primos juegan extrañamente con sus primas,
y los médicos miran con furia al marido de la joven paciente,
y las horas de la mañana en que el profesor, como por descuido,
cumple con su deber conyugal, y desayuna,
y, más aún, los adúlteros, que se aman con verdadero amor
sobre lechos altos y largos como embarcaciones:
seguramente, eternamente me rodea
este gran bosque respiratorio y enredado
con grandes flores como bocas y dentaduras
y negras raíces en forma de uñas y zapatos.
1.4k
so you write a lot,
pouring entire waking existences,
current n' prior,
into a long and crafted 'pistles,
and pixels
and you got jive pride
and then, the poem,
you worked so hard for,
ups and dies
gets a few middling fingers of reads,
dying on a vining of
Juliet's pseudo poisoning elixir,
no big deal, happens all the time
but here's what's wielding & weirdly wilding:
***A poetpourri.
of newly found co-inhabitors,
from around the universe,
from places unpronounceable,
unlike Venus & Mars, (very poet-popular)
and from previously places were
never or seldom was heard a
discouraging word, igniting a
rewarded mutuality of a
following up embracing***
par example;
Tirunelveli
Poland
Lisbon
Cyprus
Bihar
Uruguay
Ankara
Vienna
Albania
Tanzania
India
Bangladesh
New Zealand/Australia
Soldotna (Alaska)
plus Texas, West Va., Ohio, and other exotica, like
Nowhere
what a blessing!
Blessed art Thou o Lord,
that permits the miracle that my integers
of 0 & 1
can be translated into such
varied exotica, in harmony,
thus permitting this discovery of
never visited oceans and landfalls
of poetry never heretofore to join as
one.
Aman.
<>
nml
Aug 30, 2025
Aug 30, 2025 at 6:31 AM UTC
to finito my infinito;
a pile of unwrit
scripts, titles, single para,
all mine un~completed children
awaiting to be ejected
and rejected by you dears,
with spit+blood+sea salted tears,
they not understanding why it has
taken so long to exit the
twisty. serpentine birth canal thru
which they were conceived,
then, deceived! by a promise sworn
to be given initiating exposure to our atmosphere
once upon a time
there only forty six
imps and seedlings, now ***
the poem~notions come so fast
that there are more than
76 loonie~loosies,
poetic
scraps and scrapes & scrips,
waiting for
a match, a ******* in of the air
that requires stating:
**Blessed is the Lird,
who inserted crazy potions
within in my eyes to save my
downtrodden soul.
And projectile re-iease them
To your dangerous selves,**
Aman.
Jul 12, 2025
Jul 12, 2025 at 1:53 PM UTC
Los amorosos callan.
El amor es el silencio más fino,
el más tembloroso, el más insoportable.
Los amorosos buscan,
los amorosos son los que abandonan,
son los que cambian, los que olvidan.
Su corazón les dice que nunca han de encontrar,
no encuentran, buscan.
Los amorosos andan como locos
porque están solos, solos, solos,
entregándose, dándose a cada rato,
llorando porque no salvan al amor.
Les preocupa el amor. Los amorosos
viven al día, no pueden hacer más, no saben.
Siempre se están yendo,
siempre, hacia alguna parte.
Esperan,
no esperan nada, pero esperan.
Saben que nunca han de encontrar.
El amor es la prórroga perpetua,
siempre el paso siguiente, el otro, el otro.
Los amorosos son los insaciables,
los que siempre -¡qué bueno!- han de estar solos.
Los amorosos son la hidra del cuento.
Tienen serpientes en lugar de brazos.
Las venas del cuello se les hinchan
también como serpientes para asfixiarlos.
Los amorosos no pueden dormir
porque si se duermen se los comen los gusanos.
En la obscuridad abren los ojos
y les cae en ellos el espanto.
Encuentran alacranes bajo la sábana
y su cama flota como sobre un lago.
Los amorosos son locos, sólo locos,
sin Dios y sin diablo.
Los amorosos salen de sus cuevas
temblorosos, hambrientos,
a cazar fantasmas.
Se ríen de las gentes que lo saben todo,
de las que aman a perpetuidad, verídicamente,
de las que creen en el amor como en una lámpara de inagotable aceite.
Los amorosos juegan a coger el agua,
a tatuar el humo, a no irse.
Juegan el largo, el triste juego del amor.
Nadie ha de resignarse.
Dicen que nadie ha de resignarse.
Los amorosos se avergüenzan de toda conformación.
Vacíos, pero vacíos de una a otra costilla,
la muerte les fermenta detrás de los ojos,
y ellos caminan, lloran hasta la madrugada
en que trenes y gallos se despiden dolorosamente.
Les llega a veces un olor a tierra recién nacida,
a mujeres que duermen con la mano en el **** complacidas,
a arroyos de agua tierna y a cocinas.
Los amorosos se ponen a cantar entre labios
una canción no aprendida.
Y se van llorando, llorando
la hermosa vida.
1.1k
ojos marrones , blanca sonrisa , labios suaves, toque dulce . Impresionantes miradas, risas increíble , amor del corazón , Mente creativa. Por esta razón, me quedé , Enamorado de ti...
Por esta razón, me quedé, Tan difícil cuando se fue... usted gritaste , Para nada, Usted fue a la otra , Pero ellos no aman te gusto. Usted tomó mi sonrisa , Muy lejos, Cuando te fuiste, Me dejó frío. Todavía oigo tu voz , En mis sueños ... Aún veo tu sonrisa ,¿Cómo que una vez que besaste mí. yo no saben lo que estoy haciendo ya ... darle otra oportunidad ? Ser amigos ? Dime por favor , Porque yo no puede ir sin ti ... Dime por favor, ¿Me lleva de vuelta?
Feb 8, 2016
Feb 8, 2016 at 9:22 AM UTC
Waktu masih menunjukkan pukul satu lebih tiga puluh menit siang itu.
Aku sedang berada dalam perjalanan singkat yang ku tak tahu mengapa terasa lama.
Entah dari mana kabut-kabut itu muncul, menyapa dedaunan, ranting, serta bunga-bunga mungil yang baru saja mekar.
Hujan tidak lebat kala itu, bahkan tidak tumpah barang setetes pun.
Kabut yang teduh namun diam-diam membutakan.
Yang tanpa ku sadari telah menculikku ke entah berantah, jauh dari realita yang ada, aku berlarian menembusnya tanpa takut tergelincir pun terjatuh.
Meski dinginnya udara sudah meresap ke dalam tubuhku, mengalir bersama aliran darahku, juga perlahan menusuk tulang belulangku, aku merasa aman.
Sebab ternyata, kabut adalah teman baikku, yang telah lama hilang; namun kini ku menemukannya kembali.
Apr 26, 2018
Apr 26, 2018 at 8:26 AM UTC
Ustedes cuando aman
exigen bienestar
una cama de cedro
y un colchón especial
nosotros cuando amamos
es fácil de arreglar
con sábanas qué bueno
sin sábanas da igual
ustedes cuando aman
calculan interés
y cuando se desaman
calculan otra vez
nosotros cuando amamos
es como renacer
y si nos desamamos
no la pasamos bien
ustedes cuando aman
son de otra magnitud
hay fotos chismes prensa
y el amor es un boom
nosotros cuando amamos
es un amor común
tan simple y tan sabroso
como tener salud
ustedes cuando aman
consultan el reloj
porque el tiempo que pierden
vale medio millón
nosotros cuando amamos
sin prisa y con fervor
gozamos y nos sale
barata la función
ustedes cuando aman
al analista van
él es quien dictamina
si lo hacen bien o mal
nosotros cuando amamos
sin tanta cortedad
el subconsciente piola
se pone a disfrutar
ustedes cuando aman
exigen bienestar
una cama de cedro
y un colchón especial
nosotros cuando amamos
es fácil de arreglar
con sábanas qué bueno
sin sábanas da igual.
934
Aunque quiera enamorarte
no sabría cómo hacerlo
Tú y yo ya nos conocemos
mas aún eres misterio
Tu sonrisa y tu mirada
son el aire que respiro
y tu voz adormilada
la pasión con que te miro
Son tus sueños fantasías
Son los míos realidades
Vice versa tú me admiras
mientras yo te lloro a mares
Amar es para los locos
Pocos locos somos todos
Somos todos quienes aman
Quienes te aman somos pocos
Pero locos somos quienes
imperfecta te adoramos
Yo te adoro imperfección
más perfecta que he admirado
Aug 10, 2016
Aug 10, 2016 at 8:00 PM UTC
Sometimes I wonder if am an angel or another lousy fool,
And I wonder if am God's right hand or another one of his tools,
I once thought this world would end before I'll ever be a man,
Well here we are in this sick world but I guess it's his perfect plan;
When sudden daylight comes our way then we act like we've been bold,
We also forget how bad it was in the darkness and in the cold,
There's no shame in recalling our past while we focus far ahead,
Because then we are reminded to keep-on and not fall down instead;
So then I am not an angel and I am not a fool,
I'm only a wise man who likes to play it cool,
Although, this world may never end even now that I'm aman,
And no matter how sick this world may be, I'll always have a perfect plan.
So do your homework and do it right,
Because what is worth doing is worth doing right,
And unless you've got another perfect plan,
Don't waiver because you will and you can.
Jul 29, 2018
Jul 29, 2018 at 10:10 PM UTC
Metro mágico y rico que al alma expresas
llameantes alegrías, penas arcanas,
desde en los suaves labios de las princesas
hasta en las bocas rojas de las gitanas.
Las almas armoniosas buscan tu encanto,
sonora rosa métrica que ardes y brillas,
y España ve en tu ritmo, siente en tu canto
sus hembras, sus claveles, sus manzanillas.
Vibras al aire alegre como una cinta,
el músico te adula, te ama el poeta;
Rueda en ti sus fogosos paisajes pinta
con la audaz policromía de su paleta.
En ti el hábil orfebre cincela el marco
en que la idea-perla su oriente acusa,
o en tu cordaje armónico formas el arco
con que lanza sus flechas la airada musa.
A tu voz en el baile crujen las faldas,
los piececitos hacen brotar las rosas
e hilan hebras de amores las Esmeraldas
en ruecas invisibles y misteriosas.
La andaluza hechicera, paloma arisca,
por ti irradia, se agita, vibra y se quiebra,
con el lánguido gesto de la odalisca
o las fascinaciones de la culebra.
Pequeña ánfora lírica de vino llena
compuesto por la dulce musa Alegría
con uvas andaluzas, sal macarena,
flor y canela frescas de Andalucía.
Subes, creces, y vistes de pompas fieras;
retumbas en el ruido de las metrallas,
ondulas con el ala de las banderas,
suenas con los clarines de las batallas.
Tienes toda la lira: tienes las manos
que acompasan las danzas y las canciones;
tus órganos, tus prosas, tus cantos llanos
y tus llantos que parten los corazones.
Ramillete de dulces trinos verbales,
jabalina de Diana la Cazadora,
ritmo que tiene el filo de cien puñales,
que muerde y acaricia, mata y enflora.
Las Tirsis campesinas de ti están llenas,
y aman, radiosa abeja, tus bordoneos;
así riegas tus chispas las nochebuenas
como adornas la lira de los Orfeos.
Que bajo el sol dorado de Manzanilla
que esta azulada concha del cielo baña,
polítona y triunfante, la seguidilla
es la flor del sonoro Pindo de España.
887