#indonesianpoetry
Kopi dan Kue
menemani masaku kala itu.
Orang-orang ramai di sekitarku,
berbincang, tertawa,
menyatu dengan riuhnya kota.
Dan entah bagaimana,
Aku kembali ke tempat ini
tidak sepenuhnya sama,
tapi cukup untuk diingat.
Rasanya seperti memegang dua waktu sekaligus:
masa dulu dan sekarang,
sama-sama dekat,
tapi tak lagi benar-benar sama.
Aku duduk di sana,
melihat sekitar,
mendengar suara yang terasa asing namun cukup akrab.
Mungkin Kamu juga pernah,
kembali ke tempat yang sama,
lalu sadar
yang berubah bukan cuma suasana,
tapi cara Kita merasakannya.
Dan pada akhirnya,
Kita tidak benar-benar mencari tempat itu lagi,
Kita hanya ingin
merasakan diri Kita yang dulu
meski sebentar, syahdu di kala itu.
Mar 23
Mar 23, 2026 at 10:10 AM UTC
WHERE are they who want thousand bottles of wine?
Just a bunch of cowards and clowns went away...
Fake cartographer and some roadside circus guys
The restraurant's waitress asked them to get home,
Removing lip globs in the corners of their lips ...
Did not know there was a Dead reaching out to the neck,
Did not stop in the marching room of a bottle of wine,
Just a poet on the edge, hiding in the rhyme line!
Where are they who want thousand bottles of wine?
Aug 2, 2017
Aug 2, 2017 at 6:54 AM UTC