#hujan
Ku menggigil
menatap rintikan hujan
Payungku terlalu kecil
Untukku dan sedihnya kenangan
Jan 31, 2020
Jan 31, 2020 at 2:29 PM UTC
Hai! senang sekali kau kemari
Uhh kedua kalinya kau merasuk tanpa permisi
Jangan hanya lewat, kuingin lagi
Alunan rintikmu yang sudah kutunggu sedari tadi
Namun sayang, kau begitu cepat untuk pergi
Jul 12, 2019
Jul 12, 2019 at 3:40 AM UTC
Matahari bersembunyi dibalik langit kelabu dan tergantikan oleh awan mendung. Angin berhembus horizontal, mencium kulitku, dan meninggalkannya gemetar. Atmosfir yang hangat dan dekorasi cakrawala biru seketika berubah menjadi udara dingin yang mencekam. Melodi rintik air hujan dan kilatan petir mengambil alih langit kelabu kala itu.
Aroma tanah yang terhantam rintik air hujan sedaritadi terus mengingatkanku terhadap apa yang telah aku lalui bersama hujan. Terdapat lagu dalam melodi rintik air hujan, akan terasa jika kamu sedang merindukan sesuatu.
Kemeja milikmu masih aku kenakan. Bertanding dengan dinginnya atmosfir kala itu. Kamu menang. Aku hangat.
Aku bisikkan beribu-ribu harapan dan rahasia kepada cakrawala mendung nan kelabu.
Sampaikan pada hujan, aku berterimakasih.
Jun 19, 2019
Jun 19, 2019 at 6:48 AM UTC
Aku pergi menyusuri alam di suatu hari yang sunyi
Langit kelabu dan rintik hujan
Matahari juga awan dekorasi cakrawala biru datang kemudian
Yang kutahu alam tak pernah mengecewakan
Potretnya barangkali menyimpan kenangan
Akan pemandangan tak terlupakan
Kali ini aku salah
Pantasnya aku menikmati alam
Dan merelakan bahara melelahkan
Jun 12, 2018
Jun 12, 2018 at 10:27 AM UTC
Test test..
In the rain ..
I hear the rain moans
In the unfeeling night sky
Rainwater fell drowning sadness
As if telling me the pain of separation
These feelings continue to curl
Hiding in the recesses
My cries formed in my heart
Tears streamed down my cheeks
Your words pierce my heart
Like a blowing wind like a knife
You leave a wound in my heart
It was like the rain falling in front of me
It rained just in time
Rain ... please convey to him
He carved the wound
Carving a wound is like carving a tattoo
-Kediri, March 22, 2018-
Mar 25, 2018
Mar 25, 2018 at 11:58 PM UTC
Mendung gelap kala itu
Angin yang berlari-lari
Kilat petir mengambil alih langit
Kegelapan menyelimuti
Burung yang terbang diantaranya
Satu diantara membuat perbedaan
Burung yang duduk diatas pagar
Seakan kelelahan melawan
Meratapi kegelapan menerpa
Hujan deras menyelimutinya
Duduk terdiam
Lelah akan melawan.
Oct 25, 2017
Oct 25, 2017 at 10:00 AM UTC
Puisikan
Semerbak hujan
Merangsang ingatan
Menggantikan kelam
Menunggu Sang Surya datang
Namun lelah menunggu ketidakpastian
Kini yang tersisa luapan tangisan
Hingga merasa distorsi yang tidak terbendung
Membius raga dengan memori kelam
Rasa ingin sendiri
Terbang menuju dunia baru
Meninggalkan realita
Oct 25, 2017
Oct 25, 2017 at 9:55 AM UTC
izinkan saja angin bertiup
dan kamu jatuh
tak mengapa jika rintik rintik hujan
membuatmu begitu basah
karena bumi tetap memelukmu
Aug 20, 2017
Aug 20, 2017 at 11:39 AM UTC
Dengarlah gemuruh hujan pada malam hari ini;
Dengan irama tetesannya kebisuan dicurahkan;
Dalam kegelapan jua para pencari melangkah;
Menyusuri persimpangan jalanan yang basah;
Mungkinkah sudah keraguan mereka terhapuskan?
Ataukah praduganya telah menjadi satu bentuk prasangka,
Yang sekiranya kembali menolak untuk lagi-lagi berbicara?
Dengan satu sapuan halusnya kembalilah dikau sunyi menjadi hening,
Hening menjadi tiada, seperti tiada memunculkan hampa;
Lalu hampa pergi meninggalkan luka yang menganga pada dikau;
Hanya kesembuhan dari hujan yang dinanti mereka yang terluka;
Seperti juga berkat yang dinantikan dikau yang tak lelah menanti;
Memegang erat setiap butiran yang mungkin tak mampu dimiliki;
Mendengar irama yang selamanya tak mampu dimengerti;
Bersabdalah hujan pada semesta di malam hari ini;
Hanya kesunyian yang terus ia ajak bicara dalam isyarat;
Hanya kegelapan yang selamanya tak mampu ia lihat;
Pengheningan resah telah menjadi gundah sang hujan;
Seperti gundah itu sendiri menjadi gulana dikau;
Seperti dikau yang hadir dan hilang dalam rimbanya hujan,
Kembali dicari namun tak mampu dihilangkan.
Jun 24, 2017
Jun 24, 2017 at 5:56 AM UTC
Pada hari yang baik di bulan yang baik ini;
Hujan turun lagi membasahi segenap pertanahan;
Di balik bulirnya seorang pujangga termenung;
Menuliskan kembali lirik-lirik tersedih dalam puisinya:
Wahai imaji hujan di masa lalu;
Pernah kulupa namun mengapa belum kurela?
Wahai melodi hujan di masa lalu;
Kembali kau ketuk palung paling dalam;
Kehalusan suara wanita yang pernah ada;
Mengapa tak lenyap bersama kejatuhanmu?
Apakah lagi-lagi aku berdiri pada persimpangan yang sama?
Penuh kabut, memudar namun seyogianya belum sirna;
Tahun demi tahun telah berlalu bersama kejatuhan hujan;
Namun mengapa kesepian tak pernah berlalu?
Walau kesedihan menolak segala kefanaan;
Yang belum berubah menjadi sebuah kejadian;
Yang menolak segala bentuk pengulangan;
Apakah kekosongan merupakan bentuk realita tertunggal
Yang selamanya akan terus berbahasa dalam kebisuannya?
Mengapa masih aku mengaku yang tertabah;
Jika musibah tak mampu melenyapkan;
Segala terpaan angin rindu yang pernah berhembus?
Jika segala ketakuan masih menjadi ada dalam tiada;
Mengapa pernah juga kau lepas ikatan kita?
Perlahan kata-kata itu meresap kepada perakaran;
Sebolehjadinya ujung pena tak mampu memahami;
Segala makna yang tersirat dalam rampaian puisinya;
Bila kepergianmu adalah kesenduan dari berkat kehidupan;
Ajarkanlah aku berdamai dengan segala bentuk prasangka;
Yang datang bersama bayanganmu di kala hujan.
Jun 19, 2017
Jun 19, 2017 at 6:45 AM UTC
Aku tak mengenal dirimu sebelumnya
kamu tak tahu diriku
tapi saat itu..
Awan abu- abu menggantung dilangit
menumpahkan isinya
ya hujan..
hujanlah yang mengawali pertemuan kita
pertemuan yang indah
hujan jadi saksi cinta kita
NA.2016
Jul 13, 2016
Jul 13, 2016 at 6:18 PM UTC