Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
Kamu adalah ramai yang tak pernah sepi, Juga separuh jiwa yang telah lama kian menepi, Seperti tersapu ombak yang dipaksa untuk berhenti, Membawa kenangan berdebu yang telah kembali. Dan angin menyambutnya lagi dan lagi, Seluruh perasaan tak diharapkan itu kembali, Sang pemilik rasa berusaha menolak kesekian kali, Ia berharap perasaan itu pergi. Namun, nyatanya, perasaan itu memaksa masuk menembus lorong waktu walau kehadirannya tak pernah lagi disenangi.
0
Feb 15
Feb 15, 2026 at 1:05 PM UTC
Luruh
Kamu adalah ramai yang tak pernah sepi, Juga separuh jiwa yang telah lama kian menepi, Seperti tersapu ombak yang dipaksa untuk berhenti, Membawa kenangan berdebu yang telah kembali. Dan angin menyambutnya lagi dan lagi, Seluruh perasaan tak diharapkan itu kembali, Sang pemilik rasa berusaha menolak kesekian kali, Ia berharap perasaan itu pergi. Namun, nyatanya, perasaan itu memaksa masuk menembus lorong waktu walau kehadirannya tak pernah lagi disenangi.
shizukori
Written by
Feb 15
Feb 15, 2026 at 1:05 PM UTC
Request permission to use this poem