Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
sayang sudah hampir habis dimakan api harapan yang tinggal di detak jantung. kamu laki-laki yang pernah hampir menyayangi saya, kembali lagi mencari apa yang masih menyangkut di paru-paru saya. kamu bisa robek dan belah apa yang tersisa dari tubuh ini, robek semua sampai terbelah tulang rusuk saya. lalu saya akan maafkan kamu lagi, karena ibu dan nenek melihat cinta sebagai memaafkan berulang kali.
0
Aug 6, 2025
Aug 6, 2025 at 1:02 PM UTC
perempuan putri hujan dan laki-laki penyemai harapan
sayang sudah hampir habis dimakan api harapan yang tinggal di detak jantung. kamu laki-laki yang pernah hampir menyayangi saya, kembali lagi mencari apa yang masih menyangkut di paru-paru saya. kamu bisa robek dan belah apa yang tersisa dari tubuh ini, robek semua sampai terbelah tulang rusuk saya. lalu saya akan maafkan kamu lagi, karena ibu dan nenek melihat cinta sebagai memaafkan berulang kali.
Written by
F/Indonesia
Aug 6, 2025
Aug 6, 2025 at 1:02 PM UTC
Request permission to use this poem