Submit your work, meet writers and drop the ads. Become a member
22h · 21
Harapan Kala Hujan
Kala hujan bersenandung
Kulihat serpihan sayap-sayap harapan berguguran
Terhempas oleh angin malam
Membawa dunia ini dalam mimpi gelap
Yang membingkai kehidupan pada pertautan semesta
Lihatlah bentangan langit yang luas itu
Disanalah aku akan membebaskan segala luka
Yang memasung dan membelenggu mimpiku
Karena aku yakin kau selalu ada dalam benakku
Selalu ada disampingku “Tuhan...”
Kau penerang dalam gelapnya jalanku
Yang menuntunku dalam lorong waktu kelabu
Yang membuka mata batinku
Ditengah gejolak batinku yang meradang
Tanpa-Mu, mungkin aku hanya akan menjadi debu selamanya
Biarkan aku menangkap secercah cahaya harapan
Berikan aku sejuta kekuatan
Agar aku dapat bertahan
Melawan jeratan nista membara dalam dunia fana.
Puisi ini ditulis ketika author masih SMA pada tahun 2011. Jadi maaf kalau puisinya alay. Daripada teronggok di laptop mending saya share saja di sini. Hehe
1d · 168
Luka
Kau puisi indah pengisi kekosongan jiwa
Tapi kau pinta menukarnya dengan luka yang mendarah deras
Luka untuk benakku yang layu
Dapatkah kau rasakan perihnya? Hingga kau buat tangisku terkuras
Kau sentuh hati ini dengan kebohongan
Aku tersesat dalam jerat samudara kepicikan nuranimu
Kau ciptakan murka nan segunung lara di pijakan rapuhku
Hanya puisi singkat yang ditulis ketika masih SMA tahun 2011

— The End —