
Rabu ke rabu
Abu semakin kelabu
Mengapa aku bersendu?
Aku yang kecewa dan mengecewakan
Semoga kelak kau semakin berharga
Begitu pun aku
Sehingga jika diizinkan bertemu kembali,
kita mampu bersinar bersama
May 31, 2022
May 31, 2022 at 1:41 PM UTC
Tentang malam yang berhembus sunyi
Tetapi juga sangat berisik
Terutama di hati dan pikiran ku
….
Saling menyakiti adalah kita
Saling menyayangi juga itu kita
Tapi saling berkomitmen, apakah ada kita di ciptanya?
Mar 20, 2022
Mar 20, 2022 at 1:57 PM UTC
Menuju malam sabtu, lagi lagi aku menghela napas
Melihat caramu menatapku, itu membuatku sakit
Mendengar suara mu saja aku muak
Bagaimana kau melangkah
Bersenandung kala di motor
Menyapa mereka yang kau bilang teman
Memuakkan
Kau tau? Bahkan saat menggenggam tanganku, rasanya seperi kau mencekik hatiku
Sesak
Kau; Tertawa hingga berurai air mata
Aku; Menangis tanpa melepas air mata
Kau lihat kan perbedaannya?
Apa memang aku yang harus bersakit?
Apa aku layak menerima ini?
Apa yang sudah ku lakukan di kehidupan sebelumnya hingga aku mendapatkan rasa seperti ini?
Tolong jawab aku
Jul 7, 2020
Jul 7, 2020 at 1:30 PM UTC
Hari ini aku merasakannya
Aku kira tidak akan secepat ini
Ternyata aku keliru
Terbesit rasa untuk berbagi
Berbagi ruang dan waktu
Berbagi tawa
Berbagi kesedihan dan kekecewaan
Aku yang tak ahli dibidangnya
Merasa diperbudak
Akal sehat ku tersisihkan
Padahal, sebelumnya aku seorang rasional
Batin bersorai bersama aku yang keliru
Menelan pahitnya kata yang tak terucap
“Apa aku mulai merindukannya?”
Aku tidak tau pasti
Tapi yang penting,
aku sudah memasukkanmu kedalam jurnal pikiranku
Dan itu berarti kau akan menjadi orang penting bagi ku
Nov 7, 2019
Nov 7, 2019 at 7:30 PM UTC
Silau mobil menabrak kelopak mataku
Bersandar pada jendela kenangan
Sambil tangan berpeluk pada ruang hampa
Aku melewati bekas tapakan kita, lagi
Aku langsung mengembara melewati waktu
Masa itu, kita duduk berdampingan
Sangat jelas diingatanku
Didalam bis, kita mengobrol
Kau duduk bersandar di bangku mu
Dan aku yang bersandar di jendela
Kau hanya fokus padaku
Menatap ku dengan sabar sambil mendengarkan cerita ku
Bahkan, kalau boleh jujur, pada masa sekarang pun aku masih ingin tatapan itu, lagi
Bagaimana kau tersenyum melihatku berimajinasi
Menyambut segala harapanku
Tuan, aku ingin melihatmu lagi
Adakah celah kesempatan itu?
Masihkah kau sama seperti isi memori ku?
Sep 6, 2019
Sep 6, 2019 at 10:40 AM UTC
Dari 1000 langkah bersama,
Ku tau artinya
Kita bukan selangkah
Tapi setujuan
Kau ingin melalui B dengan tujuan C
Aku ingin melalui A dengan tujuan C
Aku baik baik saja
Aku percaya, berbeda bukan berarti salah
Kau selalu membenarkan argumen
Mengagungkan apa yang kau yakini
Mengucilkan yang berbeda denganmu
Tidak bisakah kau akui saja?
Aku benar dengan pandanganku
Dan kau juga benar dengan pandanganmu
Tidak bisakah kita redam ego
Dan melangkah sejajar?
Bukankah tujuan kita di awal seperti itu?
Aug 21, 2019
Aug 21, 2019 at 12:00 PM UTC
Disela musik yang teburai,
Terdapat rasa yang menyatu
Sambil bernyanyi terdapat dua pasang mata yang bercahaya
Saling tarik menarik
Menjaga agar tetap satu frekuensi
Sangat lucu melihat ini semua
Bagaimana musik dan nyanyian dapat menutupinya
Padahal, pipi keduanya telah bersemu
Bibir keduanya tak henti melengkung ke atas
Ditambah, sudah saling mengenal
Sungguh kurang apalagi?
Aug 15, 2019
Aug 15, 2019 at 11:47 AM UTC
Bersama suara tawa
Terdengung hasrat hati sedikit kata
Dia yang berbaik hati
Dan saya yang bersakit sakit
Merangkak dibawah kebaikannya
Menggumam kala dia tertawa
Gapai senyumnya yang tak kasat hati
Bahkan, rela tenggelam dalam pasir khayalnya
Hm, apakah ini saatnya?
Pengakuan akan hasrat hati sebenarnya?
Mengenai rasa dan karsa
Di akhir petang ini,
Bersama riakan air dan sapaan ombak
Bahkan ditemani oleh anak kepiting lucu
Dan lembayung surya sebagai saksi
Saya, sang khalayak yang tengah berdiri
Memintanya untuk berhenti
Baik dalam melangkah, ataupun berlari
Karena saya akan mencari sisi ujung lembayung surya yang lain
Dan dia tak perlu tahu jika memang tak ingin
Terima kasih
Aug 7, 2019
Aug 7, 2019 at 11:56 AM UTC
Saat itu dia melihatku,
Aku....hanya bisa melihat sekitar
Kau tau kan bagaimana rasanya?
Sangat malu hehe
“Tunggu disini, aku akan mengantarmu”
Dia pergi dengan kikuk, mengambil kendaraan
Meninggalkanku yg kikuk juga
Kenapa sih dunia ini
Kenapa kami jadi sama sama kikuk
Sama sama malu
Sama sama kaget
“Hhhh” helaan napasku terdengar
“Kenapa?” Tanyanya
Aku kaget “gapapa hehe”
“Lucu sekali” katanya sambil menampilkan senyum khasnya
Bagaimana ini?!
Rasanya duniaku teracak
Luruh bersama senyumnya
Tolong aku.....
Aug 3, 2019
Aug 3, 2019 at 3:40 PM UTC
Tiiin. Lalu lalang kendaraan
Aku masih disini berdiri, dengannya
Apa aku menunggu sepi? Tidak
Aku juga tidak tau sedang apa. Haha
Tiba tiba kulitku tersengat
Bukan. Bukan terkena listrik
Ia memegang tanganku dan menarikku
Mengikutinya
Kami melangkah menyusuri jalanan
Tiba tiba, dia melepas tanganku
Dia terlihat.....kaget?
Dia kaget, bagaimana denganku?
Haha lucu sekali dia ini
Aku jadi suka
Tapi, tunggu....
Ini aneh
Tanganku yang ditariknya,
Namun mengapa seakan seluruh pusat perhatian ku yang ditariknya?
Sengaja ya?
Dia ini haus akan perhatian ya?
Bilang saja padaku, biar aku perhatikan hehe
Aug 3, 2019
Aug 3, 2019 at 7:15 AM UTC