"telur" poems
I am your mamak kinda girl,
roti telur, roti planta,
banjir, sambal lebih.
I am your HS Cafe kinda girl,
nasi putih makan,
ayam goreng, kuah campur,
sayur, kentang,
nescafe ais bungkus.
I am your warong kinda girl,
nasi goreng kampung,
telur goyang.
I am your Kelisa manual kinda girl,
anything that moves is fine,
as long as we get there in one piece is good.
But I am also your, "how are you?" kinda girl,
where I expect you to tell me stories,
share insights,
and discuss your day.
I am also your, "random question..." kinda girl,
where I expect thoughts and opinions,
discussions and deep conversations.
I am also your, "tahu tak..." kinda girl,
where I want to tell you my thoughts and opinions,
for us to discuss further in our deeper conversations.
Because I am more than just "that kinda girl".
I am more than an introduction,
or rising action,
I am the ****** to your tale and
I expect a falling action,
which eventually leads to our resolution.
I am a simple girl with simple satisfactions,
but I only have one motivation,
I cannot tolerate mediocrity when it comes to ideas and solutions.
I expect love, power, and compassion,
because it is with you that I expect my conclusion,
which will eventually lead to our next destination,
a new exposition.
Mar 26, 2016
Mar 26, 2016 at 2:34 PM UTC
Mana pernah kau paham tentang perasaanku walau berulang kali sudah kusampaikan. Sekedar mendengar saja tidak. Sudah tau begitu, masih pula aku menaruh pengharapan yang besarnya melebih-lebihi besar nafsu makanku. Kasihan ya melihat naifku ini. Memaksakan sesuatu yang sudah mati.
Aku ini kadang ingin terbahak karena lucunya kisah kamu dan aku, tapi anehnya masih selalu membuatku terpana, seperti terhipnots. Kepalaku yang sekeras batu dan hatiku yang serapuh kulit telur disanding dengan kepalamu yang pula berisikan batu, juga hatimu yang sedingin kutub utara sebelum global warming. Aku dan diriku, dan kamu dengan dirimu. Memang benar mungkin, kita hanya ditemukan untuk saling belajar, bukan untuk berakhir bersatu.
Sebenar-benarnya, kamu adalah yang aku mau. Tapi rasanya permintaanku ini terlalu bertele-tele jika yang ku minta adalah kamu dan tidak ada luka. Karena memilih bersamamu akan selalu satu paket dengan luka dan perih. Aku saja yang sombongnya setengah mati, menutup mata dari ratusan pertanda yang Tuhan berikan.
Dec 4, 2019
Dec 4, 2019 at 11:12 PM UTC
Sudah tau kenapa tuhan menciptakan gravitasi?
Pada hakekatnya semua yang diciptakan-Nya akan jatuh
Itu akan mementukan mau jadi apa kita
Jadi telur di atas lantai
Jadi bola tenis di atas sofa
Jadi bola tenis di atas lantai
Atau mau coba jadi telur di atas sofa?
Yang mudah goyah lalu jatuh ke lantai
Semuanya sama sama pernah jatuh
Jul 11, 2017
Jul 11, 2017 at 11:30 PM UTC
ingin kuhancurkan diriku yang lalu
ingin kuhardik lulu yang kemarin
ingin kumaki kelakuanku dulu
berfoto di kamar kuning
memegang kue tar
diberi kaus kaki telur dan pisang
gelang merah dan tosca
masih kaku
tapi senang
lain dengan sekarang
rambutku tidak karuan
mataku seperti dihajar satpam
bagbigbug karena keadaan
malunya, di rumah cindy
aku nangis di rumah cindy
May 22, 2021
May 22, 2021 at 5:28 AM UTC