Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"rinduku" poems
Jakarta, Rabu 23 Mei 2007 Malamku penuh kerinduan Sat itu pun ku mulai ... Menitikkan air mata ... Sehingga membasahi pipi ku Rinduku ini ... Tak bisa tergantikan apapun Karna yang ku mau hanyalah dirimu Seseorang yang selalu menemaniku Setiap malam setiap waktu Aku rindu segala yang ada di dirimu Termasuk belaian sayang di rambutku Serta pelukan hangat di tubuhku
0
Oct 22, 2011
Oct 22, 2011 at 9:44 AM UTC
Puisi Rindu
Aku cemburu pada embun pagi hari yang selalu ada disana untukmu Aku cemburu pada sinar matahari yang leluasa mendekapmu tiap kali kau terbangun dari tidurmu Kadang aku cemburu melihat hal yang membuatmu selalu tersenyum Angin yang berhembus pun tahu untuk siapa rinduku tertuju Namun aku tak ingin banyak bicara tentangmu Aku hanya ingin berada disampingmu
0
Mar 2, 2016
Mar 2, 2016 at 2:19 AM UTC
Merindu
Rasa ini terlalu abu-abu Tidak hitam Juga tidak putih Kau sungguh kelabu Tak tau kapan berlabuh Tak tau kapan luka sembuh Kau hanya kembali ketika butuh Hanya perasaanku yang utuh Tidak dengan dirimu yang rapuh Amarah dan rinduku kini menggebu
0
Jan 29, 2018
Jan 29, 2018 at 9:02 AM UTC
Abu-abu
sekiranya kau dapati dirimu cemaskan diriku maka tunggulah aku pulang.. dalam pelukmu, dalam relungmu, aku kan datang kembali padamu obati aku, rinduku, dengan hangat kehadiranmu yang tak kunjung henti kunanti jemputlah aku sebelum hilang rasa madu dari bibirmu..
0
Feb 2, 2022
Feb 2, 2022 at 11:01 AM UTC
rasa madu (sebelum hilang)
Silau mobil menabrak kelopak mataku Bersandar pada jendela kenangan Sambil tangan berpeluk pada ruang hampa Aku melewati bekas tapakan kita, lagi Aku langsung mengembara melewati waktu Masa itu, kita duduk berdampingan Sangat jelas diingatanku Didalam bis, kita mengobrol Kau duduk bersandar di bangku mu Dan aku yang bersandar di jendela Kau hanya fokus padaku Menatap ku dengan sabar sambil mendengarkan cerita ku Bahkan, kalau boleh jujur, pada masa sekarang pun aku masih ingin tatapan itu, lagi Bagaimana kau tersenyum melihatku berimajinasi Menyambut segala harapanku Tuan, aku ingin melihatmu lagi Adakah celah kesempatan itu? Masihkah kau sama seperti isi memori ku?
0
Sep 6, 2019
Sep 6, 2019 at 10:40 AM UTC
Tuan, Rinduku Mengusikku
Di bawah lampu bulan, Aku sadar kau menatapku Aku yang tengah tersipu, Berusaha tetap fokus akan topik pembicaraan Ditengah emosional, kau menarikku ke pinggir Berteduh di matamu yang sejuk Ya. Kau berusaha menurunkan suhunya Agar tidak sepanas sebelumnya Masih ada beberapa hal kecil yang ku ingat tentang dulu Dan ku rindu Walaupun kau tak ingin mengingatnya Hanya untuk malam ini Biarkan ku kirim rindu ku Aku pernah membaca, “Kau hiduplah bahagia, untuk rindu ini biar aku yang mengurusnya, karena aku pemiliknya”. Sekian dan salam rindu.
0
Feb 25, 2019
Feb 25, 2019 at 12:23 PM UTC
Rinduku
Rinduku pemalu tidak melulu sampai kepadamu, kadang tersesat dalam diam termenung, terhuyung, melamun atau yang terparah sudah sampai di depan pintu hatimu, tapi Rindu lupa cara mengetuk pintu.
0
Apr 28, 2023
Apr 28, 2023 at 2:20 AM UTC
Lupa Cara Mengetuk Pintu
Aku rasa aku naif bila percaya memiliki sepanjang masa bersamamu, Suatu saat kau akan pergi, hal ini kusadari Bahkan sejak waktuku denganmu masih terlalu sedikit. Namun aku tidak mau mengirit, aku mau menghabiskan selamanya samamu. Hatiku, perih, sendiri Tertinggal - Maka aku memintamu, tolong bawalah aku selalu Kalau tidak, Aku takut rinduku semakin berat Sehingga tidak dapat diobati.
0
Feb 24, 2021
Feb 24, 2021 at 6:02 PM UTC
Tanpamu, Rinduku
[2/6 22.08] SITO FOSSY BIOSA: Perempuanku yang Sendu, sebuah puisi. [2/6 22.12] VINDA MAYA: Lantas Senja menenggelamkannya [2/6 22.12] VINDA MAYA: Malam....dan hilang [2/6 22.15] SITO FOSSY BIOSA: Kukan hilang pun bersamamu. [2/6 22.19] VINDA MAYA: Bunga bunga layu itu jatuh ditaman berduri [2/6 22.19] VINDA MAYA: Lalu ditelan angin berbisik [2/6 22.21] SITO FOSSY BIOSA: Hujam Jantung, Hujan Rindu [2/6 22.24] VINDA MAYA: Pilu....Berantakan....Tak terselamatkan [2/6 22.27] SITO FOSSY BIOSA: Aku sengaja tak mau tahu tentang tuhan, sebaliknya, kau sepenuhnya kutelusuri sedalam hati. [2/6 22.32] VINDA MAYA: Wajahmu ada di kening....rinduku sepanjang jalan [2/6 22.32] SITO FOSSY BIOSA: Padaku? [2/6 22.34] VINDA MAYA: Lalu pada siapa [2/6 22.34] VINDA MAYA: Adakah selain bayangmu menyapa [2/6 22.35] SITO FOSSY BIOSA: Lebur. [2/6 22.36] VINDA MAYA: Berkeping-keping [2/6 22.41] SITO FOSSY BIOSA: Tuntas.
0
Jun 2, 2020
Jun 2, 2020 at 11:46 AM UTC
OKLASASADU