"pusaran" poems
bukalah samudra putihmu untuk sepenggal bayangan hitam ini
Biarlah ia arungi pusaran ombak dahagamu
Bawakan salam duka bahwa aku penuh luka
Luka, yang ku balut sepenggal bayangan hitam itu.
lukislah doa di pundak bayang hitam
Biarpun itu kelam akan ku beri salam
Akulah lukamu, di alam
bukalah putihmu untuk sepenggal bayang hitam ini...
May 6, 2014
May 6, 2014 at 6:02 PM UTC
APA KAU TAK DENGAR ??
Sebuah nyanyian gerakan melingking lurus tajam
ke arah penguasa yang menusuk hati rakyat.
Para pemuda dan mahasiswa yang berada
dalam pusaran arus kerusakan
Maka tiada lagi, kita harus melawan !
Disaat buku hanya berada dikantong saku berdebu
Disaat pena tak lagi mengeluarkan goresan tajamnya
Disaat megaphonemu tak lagi bersuara karena usang
Disaat tongsismu membunuh sikap kritis !
Mana raunganmu wahai Pemuda ?
Keluarlah dari barak kos dan sekretariatanmu Mahasiswa !
Apa kau tak dengar ??
Mana raunganmu wahai Pemuda ?
Keluarlah dari barak kos dan sekretariatanmu Mahasiswa !
Apa kau tak dengar ??
Sungguh ibumu tak kan rela melihat dapur rumahnya
yang tak lagi mengepul
Apa kau tak dengar ??
Sungguh bapakmu tak kan rela melihat kau
menderita karena miskin tenaga
Apa kau tak dengar ??
Sungguh jalan raya merindukan berbagai aksi aksimu
disetiap hentakan langkah kakimu
Apa kau tak dengar ??
Sungguh engkau adalah Generasi yang diharapkan
ummat Muhammad !
Wahai Mahasiswa.. Kau pembebas dunia
Wahai Mahasiswa.. Kau penerus negeri
Wahai Mahasiswa.. Dikepalmu Khilafah !
Wahai Mahasiswa.. Dikepalmu Khilafah !
Wahai Mahasiswa.. Dikepalmu Khilafah !
#RinduPergolakan
Mar 18, 2015
Mar 18, 2015 at 12:15 AM UTC