"merasakannya" poems
Jakarta, Senin 14 Mei 2007
Cinta tidak bisa dilihat dengan mata
Cinta tidak bisa didengar dengan telinga
Cinta tidak bisa diraba dengan telinga
Cinta tidak bisa dirasakan dengan hati
Cinta memang indah
Cinta membuat orang yang merasakannya bahagia
Namun... Cinta sering datang dan pergi
Cinta membuat orang yang ditinggalkannya terluka
Dan sakit hati
Cinta... Jangan sakiti hatiku
Jangan biarkan aku menangis
Hatiku ingin
Cinta ku...
Abadi untuk selamanya
Oct 22, 2011
Oct 22, 2011 at 9:46 AM UTC
Dia hanyalah angin sejuk yang dengan cepat berlalu dikehidupanku,
Tetapi aku, terlalu egois
Aku menginginkan angin sejuk itu terus menemaniku,
Aku berusaha untuk membawanya,
Berusaha menyimpannya,
Sekuat tenaga
Namun usahaku hanyalah sia-sia
Dia hanyalah angin sejuk yang hanya sesekali menghampiriku, menemaniku
Tetapi aku malah hanyut dalam kesejukannya,
Sampai rasanya aku tak sanggup jika tidak menghirup dan merasakannya.
Sep 2, 2017
Sep 2, 2017 at 7:01 AM UTC
Hari ini aku merasakannya
Aku kira tidak akan secepat ini
Ternyata aku keliru
Terbesit rasa untuk berbagi
Berbagi ruang dan waktu
Berbagi tawa
Berbagi kesedihan dan kekecewaan
Aku yang tak ahli dibidangnya
Merasa diperbudak
Akal sehat ku tersisihkan
Padahal, sebelumnya aku seorang rasional
Batin bersorai bersama aku yang keliru
Menelan pahitnya kata yang tak terucap
“Apa aku mulai merindukannya?”
Aku tidak tau pasti
Tapi yang penting,
aku sudah memasukkanmu kedalam jurnal pikiranku
Dan itu berarti kau akan menjadi orang penting bagi ku
Nov 7, 2019
Nov 7, 2019 at 7:30 PM UTC
Dapatkah kamu merasakannya?
Bisakah kamu melihatnya?
Kamu memiliki monster di dalam diri kamu.
Setiap hari, dan setiap malam kamu tidak bisa lengah dari monster itu.
Bisakah kamu mendengarnya mengetuk di depan pintu ketakutan kamu?
Memberitahu kamu untuk membiarkannya masuk, dan kamu tidak perlu takut.
Menunggu dengan sabar dalam bayang-bayang kebahagiaan kamu,
Yang akan menyerang setelah kamu dikuasai oleh kesedihan kamu sendiri.
Apr 26, 2019
Apr 26, 2019 at 4:20 PM UTC