"menampar" poems
Palembang, 9 Juni 2012
Kau kira aku ini apa?
Seenaknya menampar bayanganku
Mengoceh seakan aku tak pantas
Kau pikir aku ini siapa?
Manusia konyol yang sama sepertimu?
Bukan, aku ini hanya fans mu
Kau pikir aku seperti apa?
Seenaknya membaca pikiranku
Menulis kata yang kau kira tak bisa ku baca
Kau ini abstrak!
Berwujud tapi tak nyata
Ku mengenalmu bukan di dunia nyata
Kau bilang apa?
Ini hanya mimpi?
Tapi kau benar-benar ada
Hanya saja tak ada di sini
Aku ini apa?
Mencintaimu saja aku tak boleh
Tak berharap apapun tak boleh
Aku ini aku
Kamu itu kamu
Kita tak mungkin bersatu
Aku ini aku
Aku bukan kamu
Aku akan melupakanmu
Jun 9, 2012
Jun 9, 2012 at 12:27 PM UTC
Ada sesuatu di dalam diriku;
Suatu kehampaan yang
Tak tertandingi.
—Dan itu semua,
Hilang sekejap saat melihat
Senyummu yang manis
Tak ada tandingannya.
Setiap kali aku ingin menatap,
Aku menampar pipiku keras
Karena kamu, walaupun mempesona,
Belum ditakdirkan
Untukku.
Dec 15, 2018
Dec 15, 2018 at 11:29 AM UTC
Tiba-tiba terbesit bahwa realita menampar
Selalu menampar
Hal ini sudah terjadi sekian lama
Tapi aku tidak peduli
Rasanya ingin kutampar balik kekejaman realita saat ini
Apalah daya
Realita menang dan aku hanya bisa pasrah
Sampai pada titik dimana,
aku rasa semua ini fana.
May 31, 2017
May 31, 2017 at 11:11 PM UTC