Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"kepastian" poems
Dear Heart. Janganlah kamu terlalu berharap Cinta itu bukan harapan tetapi kepastian Jangan pula kamu terlalu menyimpan rasa Rasa itu bisa saja tak tepat bahkan salah Bersikaplah seperti akal, yang mengalah Tidak mengharap pada kebahagiaan cinta Tetapi senantiasa waspada jikalau terluka Akal menjagamu, Heart Dari sakitnya dilukai cinta Dari perih kejamnya perasaan Dear Heart, jiwa ini tahu kau mencintainya Tetapi akal ini yang paling tahu mana yang tepat Jangan gegabah, Heart Jangan terlalu senang dulu, kau bisa saja salah Kau bisa saja terluka Kau bisa saja jatuh Akal akan terus melindungimu Dear Heart, Simpan saja rasamu untuknya Jangan sekali-kali kamu membongkarnya Maka akal akan bertindak Ia akan berbohong untuk melindungimu Ia akan menutupi kebenaranmu Itulah yang akan dilakukan akal untuk melindungimu, Heart (Palembang, 12 Januari 2015)
0
Jan 12, 2015
Jan 12, 2015 at 12:59 AM UTC
Dear Heart
Kau Hadir Dan bahkan pada saat seperti ini. Pada masa kebingungan memuncak. Kalut yang berkecamuk. Hilang arah tak tahu kemana harus melangkah. Letih yang minta sudah. Kau hadir. Ketika aku sudah tak tahu mana yang kepastian dan bualan Merasakan jatuh ke jurang kebodohan paling dasar. Mengemis kasih dan mendamba cinta. Kasih cinta yang semu dan membuatku semakin terluka. Kau hadir. Panas wajah menanggung malu. Pening kepala memikirkan sikapku. Bagaimana aku bisa terlena dan membiarkanmu sirna? Membiarkanmu tersingkir untuk sementara. Namun kau, seperti biasa, akan senantiasa hadir. Hadir melalui kata-kata Hadir melalui nada-nada Hadir melalui tanda dari alam semesta Hadir dan terasa nyata. Hadir dan membuatku terjaga.
0
Mar 21, 2016
Mar 21, 2016 at 4:20 PM UTC
Kau Hadir
[Untukmu di Langkawi, 26 Jun 2018] Beratus-ratus retakan kaca tidakkan pernah imbang neraca betapa berat hatiku menunggu detik-detik tak berpenghujung beribu-ribu detakan hati takkan pernah akan ku lari biar Bukowski dengan kebuntuan biar Rimbaud dengan ketidaktentuan akan hanya ada dirimu dalam laci yang penuh dengan kepastian. Berbatu-batu kau ke utara begitulah rasa ini terawang-awang di udara.
0
Jun 27, 2018
Jun 27, 2018 at 7:21 AM UTC
Penuh Kepastian
Tugas utama seorang Isteri adalah "Ummu Walibatul Bait " ibu dan pengatur Rumah Tangga. Jika tugas utama ini terabaikan dengan aktifitas mubahnya dalam bekerja maka hukum bekerja menjadi tidak diperbolehlan. Karena jika hilang fungsi isteri dan seorang ibu maka kehancuran generasi sudah menjadi suatu kepastian, karena merka adalah madrasatul ula (pendidikan pertama dan utama) bagi anak- anaknya. Semoga bermanfaat.
0
Feb 27, 2015
Feb 27, 2015 at 10:51 PM UTC
Women
Namaku kepastian aku hinggap di pikirannya kamu selalu berdoa untuk mendapatkanku tapi aku tidak pernah berpikir untuk meninggalkan inangku Namaku kepastian aku selalu mengintai malammu aku tidak peduli berapa lembar tissue yang kau gunakan karena aku akan terus mengintaimu dari ingangku Namaku kepastian aku selalu memperhatikan inangku kadang dia berpikir untuk meninggalkanmu mencari yang lebih darimu tapi dia berpikir untuk bersamamu karena kenyamanan yang dia dapat Namaku kepastian dan aku tidak akan pergi dari inangku.
0
Sep 9, 2017
Sep 9, 2017 at 8:08 PM UTC
Kepastian
Sebenarnya apa aku ini ? Dan apa kamu itu ? Dan untuk apa kita ini ? Tak pernah ada kejelasan Selalu abu yang kamu berikan. Sebenarnya bagaimana kita ini ? Aku ingin melangkah Aku ingin searah Dan aku ingin serakah kali ini. Serakah atas kepemilikan. Serakah atas kejelasan dan kepastian. Karena aku ingin terang dan berwarna, Bukan gelap dan kelabu, Seperti jejak yang selalu kamu tinggalkan untukku.
0
Jul 1, 2020
Jul 1, 2020 at 11:28 AM UTC
Apa
Ada yang dipanggil rumah, tapi tak pernah benar-benar menunggu. Ada yang terlihat hangat, tapi selalu terasa sendu. Langkahku pernah menuju ke sana, dengan hati yang penuh harap. Tapi pintunya tak pernah benar-benar terbuka, hanya sekadar celah, cukup untuk masuk, tapi tak untuk tinggal. Aku pernah menunggu di ambangnya, bertanya dalam diam, menunggu kepastian yang tak pernah bernyawa. Kini aku paham, tak semua yang nyaman bisa menjadi pulang. Tak semua yang dekat bisa menjadi tempat menetap. Dan tak semua yang dicintai, bisa mencintai dengan cara yang sama.
0
Mar 15, 2025
Mar 15, 2025 at 5:35 AM UTC
C E L A H
Tentang kamu yang sedang tenggelam dalam ambisimu Aku disini masih menunggu kabar Sejenak aku tak ingin memaksa Tapi hati ini butuh kepastian Jawab panggilan semesta ini ya Karena aku tahu batasku Tidak punya hak untuk meminta Tidak punya cerita untuk diprioritaskan Hanya menonton sandiwaramu dari jauh Bilang bahwa kamu mencoba Tapi hatimu bahkan tak beranjak Aku bingung harus bagaimana Hujan ini terlalu deras untuk diteduhkan Tolong cepat kembali Beri hati ini kabar Ada mahluk yang akan mencurinya
0
Mar 24, 2019
Mar 24, 2019 at 11:33 AM UTC
Kebingungan