Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"istri" poems
Setoples garam, sejumput di jarinya Dikulum masa mudanya, berani. Bukan hanya menembak, menusuk Melayangkan doa istri yang merindu Menghapus sosok bapak, dari sang anak Dikenangnya pandangan serdadu itu Jarinya adalah maut, matanya adalah bidik Senapannya adalah kubur, pelebur semua cinta Juang adalah bahan bakar seruannya, Merdeka! Bambu itu simbol perjuangan, ibu Namaku akan seharum sukma bapak! Saat kawannya berkawin, bunting, mati Dia tetap bersolek layaknya gadis Gincunya dari belanda, mengucur langsung dari lubang pelornya tepat di jantung Bedaknya dari tanah desa bapaknya dulu bergundu Parfumnya alami dari pori-pori semangatnya berlari Belum lagi perhiasannya, Antingnya dari granat, meledak tepat di sisinya Kalungnya adalah medali sebagai pengingat maut, bergurau dengan nyawanya Tiba saatnya dia berbaring, lelah, terluka dan pusing Menjadi guling yang dicengkramnya Berselimut lumpur dan mayat sebagai kasurnya, lelap. Senja itu angin semilir bergema Kenangan atau mimpi, dia berandai Namun pecah ketika aku berteriak Ibu! Sudahkah? Aku lapar!
0
Aug 13, 2016
Aug 13, 2016 at 10:51 AM UTC
Sepanci Kenangan dan Perjuangan
Serasa haru , campur bahagia , sedih , kesal senang juga . bercampur menjadi satu ketika aku mendengar bahwa sahabat tercintaku akan menikah dengan kekasih pujaannya . Haru kenapa? Terharu saja , disisi lain aku kagum akan usahanya memperjuangkan cintanya trhdp org yg dia cinta sejak bbrpa tahun lalu. padahal , jika boleh menengok kebelakang , kisah cinta mereka terbilang sangat rempong . Yaaa... beberapa kali sebut saja novi kerap menghubungiku utk meminta petuah2 apa saja yang bisa membuat dia gak cemburu buta lagi hanya karena si cwoknya ketemu mantan via jalur reuni . Dan kesalnya adalah , mereka menikah dengan jalan pacaran . Padahal , Dalam islam tdk menganjurkan pacaran ,meskipun kegiatan itu sudah menjadi budaya seluruh dunia . Tidak melihat dari sisi buruk . aku hanya bisa mendoakan saja , agar ALLAH memudahkan segala hajat . menjadikan kalian sepasang suami istri yg saling mencinta di dunia sampai meggapai jannahNYA . Semoga Bahagia selalu sahabatku NOVI APRIANI ,
0
Mar 6, 2015
Mar 6, 2015 at 4:09 AM UTC
^_^
AKHI, JIKA BENAR ENGKAU MENCINTAI ISTRIMU... Ijinkan dia berdakwah... Berkumpul dengan akhwat seperjuangan.... Relakan kepergiannya ke berbagai majelis ilmu... Sekalipun itu mengurangi waktunya, untukmu... Banyak suami salah prioritas... Istrinya boleh bekerja di luar rumah... Bebas beraktivitas jika hasilnya menunjang ekonomi keluarga... Bahkan didukung untuk kuliah pascasarjana... Tapi, minta ijin 2 jam saja dalam seminggu untuk ngaji, TIDAK BOLEH? Jangan egois, wahai saudaraku.. Suami memang punya "hak veto" dalam rumah tangga... Keputusannya adalah kewajiban istri mentaatinya... Larangannya adalah keharusan istri meninggalkannya... Maka, gunakanlah kewenangan itu dalam PRIORITAS YANG BENAR... Dakwah itu wajib, bagi pria juga wanita... Doronglah istri ikut berjuang di jalan dakwah... Sesekali ambil alih kerjaannya di rumah agar dia bisa leluasa bergerak... Sudah pasti ini mengurangi kebersamaanmu dengannya... Tapi, percayalah ini hanya sementara... Kelak ada masa bebas bercengkerama dengan yang tercinta... Di dalam surga, dan kalian berdua akan terus bergembira... ﺍﺩْﺧُﻠُﻮﺍ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﺃَﻧﺘُﻢْ ﻭَﺃَﺯْﻭَﺍﺟُﻜُﻢْ ﺗُﺤْﺒَﺮُﻭﻥَ "Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan isteri-isteri kamu digembirakan". (QS. Az-Zukhruf, 43: 70) ‪#‎women‬ and sharia
0
Mar 26, 2015
Mar 26, 2015 at 4:48 AM UTC
Ya Akhi
"Ketika hari itu 100 istri jadi pekerja, Maka hari itu pula 100 harga diri suami hilang! Ketika hari itu 1000 istri jadi pekerja, Maka hari itu pula 1000 harga diri suami hilang! Ketika hari itu Sejuta istri jadi pekerja, Maka hari itu pula sejuta harga diri suami hilang!" Astaghfirulloh... Begitulah sistem DEMOKRASI KAPITALISME memporak porandakan tatanan rumah tangga keluarga Muslim. Kesempatan kerja pabrik dll.. Lebih banyak didominasi pekerja perempuan, Dengan alasan, seorang perempuan lebih nrimo Dibanding pekerja laki2 yg yg suka rese&sering; banyak protes.
0
May 3, 2015
May 3, 2015 at 11:30 PM UTC
Rapat Pawai Akbar
Di negara mana, negara mana yang rakyat kecilnya menyumbang tanpa imbalan! sedangkan ia saja menahan lapar, haus, terik & dingin. Tak beratap, tak berselimut. Begitu tulus hatinya, begitu besar harapannya utk kemajuan bangsa & negrinya, hingga-hingga mereka lupa istri & anaknya tak makan hari ini. Wakil rakyat bau amis! kau suruh kami memilih, kau janjikan kami surga. Kau hadirkan kami neraka. Dasar pengecut Tak tahu malu, tak tahu diri, penjilat berlidah iblis, mati kau di hantui dendam.
0
Jun 24, 2021
Jun 24, 2021 at 12:28 PM UTC
Negeri Surga
KISAH tuhan DAN SEMUA MANUSIA-KELUARGAnya YANG PEMBOHONG. ENTER KISAH ISTRI-ISTRI BINAL YANG MENGGUGAT SUAMI-SUAMI NAKAL. ENTER SUDAH. ENTER AKU BUNTU LANGKAH SERONG MEREKA. ENTER BERKALI (X) LIPAT (X) BUKA (X) SILAHKAN LANJUTKAN TITIK INI...............
0
Jun 19, 2020
Jun 19, 2020 at 4:26 PM UTC
OKLASASADU