Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"disini" poems
INFO NYA DISINI GAN n’ SIST : PIN BB: 262878A6 Ukurannya 40×40 cm / Order 1-2 Pcs = Rp. 65.000,- Ukurannya 40×60 cm / Order 1-2 Pcs = Rp. 75.000,- Ukurannya 40×90 cm / Order 1-2 Pcs = Rp. 125.000,- Ukurannya 40×120 cm / Order 1-2 Pcs = Rp. 165.000,- Untuk Model Love dan Guling / Order 1-2 Pcs = Rp. 75.000,- Mau tahu spesifikasi teknisnya? - Bahan dasar Rasfur - Isi silikon (bukan dacron jadi lebih kenyal dan ga kempes) - Waktu pengerjaan normal 10 hari kerja (Kalo lagi banjir order bisa molor dikit) Ok bro and sist, yang blom jelas (ngacung!) invite aja PIN BB marketingnya 262878A6. Harga blom termasuk ongkir dari Bandung. Incoming Search Terms: Bantal Foto handmade Bantal Foto online Bantal Foto murah Bantal Foto Bantal Foto baby Bantal Foto lucu Bantal Foto bayi Bantal Foto bandung
0
Jan 7, 2015
Jan 7, 2015 at 10:53 PM UTC
[JUAL]Bantal Foto Murah[BANDUNG] | Bantal Foto Unik | Bantal Foto Kreatif | Kado Foto Unik Kreatif
Jakarta, 1986 Wanita berambut cokelat muda sebahu itu terlihat sedang asyik mengamati asap rokok yang ia keluarkan sebelum membuang puntung rokok ke tanah dan menginjaknya. Jalanan di Jakarta memang selalu ramai tapi tak satupun mobil-mobil yang sedang berlalu-lalang itu akan berhenti dan menghentikan apa yang akan ia lakukan setelah jam menunjukkan pukul lima pagi. Masih terngiang di kepala apa yang orang-orang katakan tentangnya selama ini.. sampah, pelacur memang tidak pantas hidup enak, ingat ya, kau itu cuma pelacur ia memejamkan mata sambil perlahan menghitung berapa kali ia telah mendengarkan cacian setiap pulang. Jam yang berada di tangan kirinya masih menunjukkan pukul lima kurang lima belas menit, ya lima belas menit yang ia gunakan untuk akhirnya mengingat perkataan Abimanyu. Laki-laki terakhir yang memberikan segalanya, harta, kasih sayang, dan waktu tapi ia tak dapat menikmati itu semua walau sudah mencoba beribu kali aku tidak akan pernah berubah menjadi laki-laki yang sudah menyia-nyiakanmu ,kau tahu bahwa seberapapun mahalnya berlian apabila yang memakainya tidak pantas maka akan terlihat murah?, kau terlihat cantik dengan apapun, aku melakukan semua ini karena aku tak sanggup melihatmu sedih, aku akan terus mencintaimu walau kau tak akan pernah bisa membalas perasaanku yang hanya akan selalu ia balas dengan aku sudah tak percaya cinta atau aku sudah tak punya hati hatinya telah membeku dicabik-cabik sejak dulu, sebelum bertemu Abimanyu. Air mata perlahan mengalir dari mata yang tertutup itu, lima menit lagi batinnya sebelum mengusap air mata yang sudah membasah pipi dan meluruskan gaun putih rancangan desainer terkenal yang diberikan sebagai hadiah untuknya tak dipungkiri gaun itu bernilai lebih dari penghasilannya selama satu bulan namun apalah arti uang disini? Ia kembali melirik jam yang sekarang menunjukkan dua menit sebelum pukul lima, diatas jembatan layang itu masih ramai oleh hiruk-pikuk kendaraan.  Tenanglah tak akan ada yang mampu menyelamatkanmu. Jam sudah menunjukkan pukul lima pagi, tanpa berpikir panjang ia melepas pegangannya dari pagar yang menopang tubuh dan terjun bebas tanpa ada perlawanan terhadap gravitasi. Tak semua bidadari hidup bahagia di surga
0
Mar 5, 2016
Mar 5, 2016 at 7:57 AM UTC
Bidadari Fajar
Jakarta, 1986 Wanita berambut cokelat muda sebahu itu terlihat sedang asyik mengamati asap rokok yang ia keluarkan sebelum membuang puntung rokok ke tanah dan menginjaknya. Jalanan di Jakarta memang selalu ramai tapi tak satupun mobil-mobil yang sedang berlalu-lalang itu akan berhenti dan menghentikan apa yang akan ia lakukan setelah jam menunjukkan pukul lima pagi. Masih terngiang di kepala apa yang orang-orang katakan tentangnya selama ini.. sampah, pelacur memang tidak pantas hidup enak, ingat ya, kau itu cuma pelacur ia memejamkan mata sambil perlahan menghitung berapa kali ia telah mendengarkan cacian setiap pulang. Jam yang berada di tangan kirinya masih menunjukkan pukul lima kurang lima belas menit, ya lima belas menit yang ia gunakan untuk akhirnya mengingat perkataan Abimanyu. Laki-laki terakhir yang memberikan segalanya, harta, kasih sayang, dan waktu tapi ia tak dapat menikmati itu semua walau sudah mencoba beribu kali aku tidak akan pernah berubah menjadi laki-laki yang sudah menyia-nyiakanmu ,kau tahu bahwa seberapapun mahalnya berlian apabila yang memakainya tidak pantas maka akan terlihat murah?, kau terlihat cantik dengan apapun, aku melakukan semua ini karena aku tak sanggup melihatmu sedih, aku akan terus mencintaimu walau kau tak akan pernah bisa membalas perasaanku yang hanya akan selalu ia balas dengan aku sudah tak percaya cinta atau aku sudah tak punya hati hatinya telah membeku dicabik-cabik sejak dulu, sebelum bertemu Abimanyu. Air mata perlahan mengalir dari mata yang tertutup itu, lima menit lagi batinnya sebelum mengusap air mata yang sudah membasah pipi dan meluruskan gaun putih rancangan desainer terkenal yang diberikan sebagai hadiah untuknya tak dipungkiri gaun itu bernilai lebih dari penghasilannya selama satu bulan namun apalah arti uang disini? Ia kembali melirik jam yang sekarang menunjukkan dua menit sebelum pukul lima, diatas jembatan layang itu masih ramai oleh hiruk-pikuk kendaraan.  Tenanglah tak akan ada yang mampu menyelamatkanmu. Jam sudah menunjukkan pukul lima pagi, tanpa berpikir panjang ia melepas pegangannya dari pagar yang menopang tubuh dan terjun bebas tanpa ada perlawanan terhadap gravitasi. Tak semua bidadari hidup bahagia di surga
Continue reading...
6
INFO NYA DISINI GAN n’ SIST : PIN BB: 262878A6 Ukurannya 40×60 cm / Order 1-2 Pcs = Rp. 70.000,-…Order 5 Pcs Ke atas Rp. 65.000,- Bantal Nama Murah Bandung - Untuk menambah koleksi bantal kamu yang unyu-unyu, kayaknya ga cukup kalo cuma punya bantal donat, bantal Nama dan bantal leher aja. Nah, biar koleksi kamu tambah lengkap, siap siaga bikinin kamu Bantal Nama Bantal dengan tulisan nama kalian, nama pacar, nama sodara atau nama orang-orang yang kamu sayangi. Kamu bisa pilih warna warni kesukaan kamu dengan tulisan yang artistik banget. Buat kamu-kamu yang pada galau nyari kado yang cocok buat temen ultah, ponakan, adik atau pacar, pas banget deh kalo kamu pilihin kado Bantal Nama buat mereka. Mau tahu spesifikasi teknisnya? - Bahan dasar velboa - Tulisan velboa (bukan flanel jadi lebih lembut) - Isi silikon (bukan dacron jadi lebih kenyal dan ga kempes) - Waktu pengerjaan normal 14 hari kerja (Kalo lagi banjir order bisa molor dikit) - Ukurannya 40×60 cm (Yang mau panjang bisa request ukuran 40x90cm) - Berat sekitar 600 gram Ok bro and sist, yang blom jelas (ngacung!) invite aja PIN BB marketingnya 262878A6. Harga blom termasuk ongkir dari Bandung. Incoming Search Terms: Bantal Nama handmade Bantal Nama online Bantal Nama murah Bantal Nama Bantal Nama baby Bantal Nama lucu Bantal Nama bayi Bantal Nama bandung
0
Jan 7, 2015
Jan 7, 2015 at 8:49 PM UTC
[BOOMING NOW!!]Bantal Nama Murah | Bantal Nama Unik | Handmade in Bandung
sedikit demi sedikit, aku sudah tidak merasakan kamu di cangkir kopiku setiap pagi. entah rasanya mengapa sangat sangat habar. seakan kamu sudah benar-benar pergi dari sini. tidak ada yang membuat jantung ini seakan sudah tidak berada di tempatnya lagi ketika mataku menangkap sosokmu. aku tahu, nantinya memang kamu akan pergi. mencintai pilihanmu yang lebih sempurna dariku. aku hanya manusia, mi querido. aku bukan dia yang lebih dari manusia normal. dia spesial untukmu. sedangkan aku tidak. oh, tidak. aku tidak pernah kemana-kemana. aku tidak pergi. aku tetap disini dan menunggu. hanya sepertinya kamu saja yang tidak pernah sadar jika aku disini. sudah menerka-nerka. semua ini akan berakhir tidak berbalas. semua ini berakhir sia-sia. tapi apakah kamu tahu? semenjak kamu bersama dia, aku sangat menikmati hobiku merangkai aksara tentangmu. walau kadang maknamu sudah terasa hambar. kamu tahu mengapa? karena tangan ini tidak akan pernah mampu meringkuh wajahmu dan mulut ini akan kaku ketika bertatapan denganmu. aku membiarkan tangan ini menari-nari diatas papan kata dan merangkai karangan tentangmu.
0
Aug 11, 2014
Aug 11, 2014 at 7:09 PM UTC
tidak terucap
Pukul satu, kakiku melangkah ke sudut warung kecil itu Sunyi, lalu ku pilih tempat duduk di ujung sana Setelah memesan kopi, pilot ku menggores kertas Yang sama putihnya dengan kulitmu Tak lupa kubakar ujung rokokku Yang namanya sehangat pelukanmu Lalu kuhembuskan kepulan asap tembakau Menguar sama harumnya dengan tubuhmu Sepekat nikotin di pembuluhku Ku tulis kisah kita, dari awal mula hingga akhir bersua Yang terdampar di sudut kenangan dan rindu, dan kupaksakan masuk ke dalam loker kerjaku Sehingga lupa ku adalah tabu, dan memoir adalah ***** Dirimu ku lukis dalam surat ini; "Di hingar bingar kota, dimanakah kau berada? Jika lelahmu beradu, dimakah kau berteduh? Aku disini kasih, Surabaya tempatmu lari Menolehlah jika kau ada di sudut persimpangan Mungkin, aku disitu mencari dan mencari Sisa-sisa cintamu jika itu memang terjatuh Menadah air matamu, jika itu memang tercecer. Temui aku, jika berkenan menjumpa nostalgia" Kuhembuskan uap-uap tar yang menguning Menerawang di bohlam remang-remang. Ketika kabut itu pergi, begitu pula aku Saat api ini padam, redup juga jiwaku Pukul tiga aku beranjak, Bayar dan pergi Surat itu kutinggalkan di atas meja.
0
Apr 7, 2016
Apr 7, 2016 at 2:05 AM UTC
Secarik Surat Cinta dan Sebatang Rokok Surya
kamu... seperti kamar yang kamu tinggali... seperti ruangan yang menjadi sejarah kita... terbuka, tanpa sekat, tanpa jendela.... kamu dingin tapi dalam pelukmu aku merasa hangat... angin kencang atau hujan gerimis.... mana kamu peduli... kamu bilang, "asal kamu disini, semua menjadi hangat" kenapa kita berbeda? kenapa ruanganmu lebih besar? bukankah kita saudara? bukankah aku adik terbaikmu? lalu, kenapa aku tidak ingat masa kecilku disini? ya, lagipula... semua itu hanya mimpi...
0
Apr 23, 2015
Apr 23, 2015 at 10:40 PM UTC
a (fake) brother
Gadis itu pulang dengan kepingan jiwanya Berusaha untuk menahan segala rasa sakit Semua ia simpan rapat-rapat walau tersirat dari matanya Ia menghempaskan badan diatas tempat tidur Sambil sesekali memijat keningnya, berharap rasa sakit tak akan hinggap kesana. Lalu ia berusaha tak mengingat-ingat semuanya Berharap entah bagaimana caranya agar ia mematikan perasaannya Dalam hati ia bertanya "kapan terakhir kali kau bahagia?" Tak ada satupun yang bisa menjawab pertanyaan itu Ia hanya menatap langit-langit kamar  sambil tersenyum pahit. "Yah, begitulah realita hidupmu. Tersiksa karena jatuh berkali-kali untuk orang yang salah" Otaknya berbicara pada hati yang masih kukuh membela perasaan yang ia punya Ia tak bisa lagi menampik bahwa kepala dan hatinya setelah ini tak akan pernah ada di kubu yang sama Karena kelalaian hatinya lah ia berada disini sehingga logika menghukum hati itu, menutup pintunya rapat-rapat dan menenggelamkan kuncinya kedalam samudera pemikirannya. Suara hujan mengiringi gadis itu Tak terasa satu demi satu tetes air mata mengalir Ia hanya bisa memejamkan mata dan berkata "Aku sudah tak punya hati lagi"
0
Dec 14, 2015
Dec 14, 2015 at 7:09 AM UTC
Hujan Desember
perjalananmu pasti cukup melelahkan, bahkan menjadi buta pun bisa melihatnya dengan baik. ini, disini, rebahkanlah kekhawatiranmu yang semakin hari menjadi gusar dalam doa-doa yang tabah. akan kuganti dari setiap amin yang kamu titipkan pada malam diam-diam. hati yang kemarin kamu pertaruhkan untuk menemukanku dalam mereka laut yang kesulitan kamu pelajari siapa Tuhannya, yang telah bersusah payah kamu coba taklukkan. tidak apa-apa. tenggelamlah sesekali, mungkin lima, teguk pilunya, dan pelajari dengan bijak. pada akhirnya, jiwamu yang diberi nama manusia akan piawai membawa diri. paling sedikit, penjaga yang tahu kapan dan untuk apa waktunya sepadan dengan raga yang tersedia. aku akan menerima sebutan sialan, menyebalkan! dalam hidup bagai keputusasaan jarum dalam jerami dengan senang hati, malah. setidaknya, kamu adalah pelaut yang cukup handal karena aku, dari jatuh-bangun-tenggelam-terbentur-salah nama dan angkatan telepon yang kesalnya harus diangkat. bahkan, syukurku akan terpenuhi menjadi sebuah tetes melengkapi lautanmu. aku adalah satu tetes yang akan cukup membuatmu rumpang kapan saja, yang akan kamu kejar dengan bodohnya kapan saja. katakan saja terdengar ganjil. siapa peduli. aku tidak akan menjadi mudah karena aku adalah pembalut kulit dan hati terlukamu dan akan selamanya menjadi tugasku. namaku lebih dari sebuah harap. aku tak akan pernah dan ingin menjadi harap, sebab payah adalah nama kedua dari harap. aku adalah, “kamu bisa mempunyai bagian besar dari kue ini.” atau, “tentu saja. aku punya alasan untuk mengemudi dengan hati-hati dan kembali.” namaku sederhana. sederhana dan akan selalu nyaman. setelah hari itu yang penuh prasangka dan tanda tanya dari dunia yang kamu kenal dan tidak. namaku adalah seorang pelindung dan pahlawan yang gigih nafasnya, nama yang ketika rindumu akan lapar dan kehausan menemui pelepasnya. aku adalah kemenangan dan hadiah kemurahan hati. rumah.
0
Jan 18, 2019
Jan 18, 2019 at 8:53 AM UTC
Akan Ku Peluk Apa yang Berantakan Darimu
perjalananmu pasti cukup melelahkan, bahkan menjadi buta pun bisa melihatnya dengan baik. ini, disini, rebahkanlah kekhawatiranmu yang semakin hari menjadi gusar dalam doa-doa yang tabah. akan kuganti dari setiap amin yang kamu titipkan pada malam diam-diam. hati yang kemarin kamu pertaruhkan untuk menemukanku dalam mereka laut yang kesulitan kamu pelajari siapa Tuhannya, yang telah bersusah payah kamu coba taklukkan. tidak apa-apa. tenggelamlah sesekali, mungkin lima, teguk pilunya, dan pelajari dengan bijak. pada akhirnya, jiwamu yang diberi nama manusia akan piawai membawa diri. paling sedikit, penjaga yang tahu kapan dan untuk apa waktunya sepadan dengan raga yang tersedia. aku akan menerima sebutan sialan, menyebalkan! dalam hidup bagai keputusasaan jarum dalam jerami dengan senang hati, malah. setidaknya, kamu adalah pelaut yang cukup handal karena aku, dari jatuh-bangun-tenggelam-terbentur-salah nama dan angkatan telepon yang kesalnya harus diangkat. bahkan, syukurku akan terpenuhi menjadi sebuah tetes melengkapi lautanmu. aku adalah satu tetes yang akan cukup membuatmu rumpang kapan saja, yang akan kamu kejar dengan bodohnya kapan saja. katakan saja terdengar ganjil. siapa peduli. aku tidak akan menjadi mudah karena aku adalah pembalut kulit dan hati terlukamu dan akan selamanya menjadi tugasku. namaku lebih dari sebuah harap. aku tak akan pernah dan ingin menjadi harap, sebab payah adalah nama kedua dari harap. aku adalah, “kamu bisa mempunyai bagian besar dari kue ini.” atau, “tentu saja. aku punya alasan untuk mengemudi dengan hati-hati dan kembali.” namaku sederhana. sederhana dan akan selalu nyaman. setelah hari itu yang penuh prasangka dan tanda tanya dari dunia yang kamu kenal dan tidak. namaku adalah seorang pelindung dan pahlawan yang gigih nafasnya, nama yang ketika rindumu akan lapar dan kehausan menemui pelepasnya. aku adalah kemenangan dan hadiah kemurahan hati. rumah.
Continue reading...
11
Tak ada yang bergerak di luar jendela Rahasia tersimpan rapi diantara bantal-bantal yang tersusun Izinkan aku untuk masuk Aku tak akan menyakitimu Kita terjebak diantara Surga dan Neraka Mencari tempat berlindung Ketika rasa sakit mengalir turun seperti hujan Mereka membagikan rasa itu secara cuma-cuma Saat bagian tersulit berakhir Kita akan terus berada disini Kita bisa memberitahu Iblis untuk kembali ke tempat ia berasal Karena kau dan aku telah melawati batas-batas ketakutan berdua.
0
Jun 5, 2016
Jun 5, 2016 at 10:01 AM UTC
Selisih
*tidak semua pesan dapat kusampaikan langsung termasuk secarik puisi ini yang berisi sejuta rasa rindu akan hadirmu disamping walau itu adalah sebuah ilusi aku menerbangkan surat ini dengan angin berharap nanti kau menerimanya dan sadar akan hadirku disini dan rindu yang tidak dapat dibendung lagi*
0
Aug 4, 2014
Aug 4, 2014 at 6:27 AM UTC
angin
Bahkan kegelapan malam ini tak segelap hatiku. yang ingin memilikimu. Sulit bernafas jika kau tak disini. Tak mau hidup kalau kau tak disisi. Jika menginginkamu adalah dosa terbesarku, biarkan aku masuk ke neraka jahanam terdalam. Dengan busungan dada. Bangga.
0
Jul 26, 2015
Jul 26, 2015 at 1:13 PM UTC
Dosa, Cinta
Rasanya tubuhku seperti ditikam jutaan kali Ragaku,perlahan mati Rasaku hancur tak bertepi Dan kau si bajingan,yang ku dambakan Yang selalu ku beri pujian Yang detik ini masih pertahankan Tapi malah membunuh ku secara perlahan Aku benci hadirmu yang selalu membayangi diri Disaat ku mulai melangkah kan kaki Sejauh mungkin, melupakan kau Dan rasa kita yang perlahan mati Tolong,untuk kali ini Jadilah bajingan yang sedikit punya rasa baik hati Bantu sedikit aku memulihkan raga ini Bantu aku sedikit percaya diri Bahwa kau memang sudah sepantasnya tak di sisi Pergilah jauh dan tak perlu lagi kau kembali disini Rasaku sudah mati Sejak kau memilih berlalu pergi Aku benci Tapi aku mencintai
0
Jun 9, 2019
Jun 9, 2019 at 11:09 AM UTC
Kau si bajingan yang ku cintai
Angin berbisik berita, Cerita satu baris kata, Disini berakhir segalanya, Senyum mu, Gelak tawa mu, Sedih dan Amarah Menghempas bumi, Kini tinggal di masa lalu, Luka yang telah mati, Tidak kembali berdarah, Coretan di hati ini, Kekal sebagai parut sesal, Kesilapan aku mencipta memori, Pada khayalan yang tidak pasti. Wahai dunia yang mengkhianati, Seandai aku tidak berdaya lagi, Izinkan teladan ini menjadi nukilan, Pada jalan yg tidak dijulang.
0
Mar 26, 2024
Mar 26, 2024 at 11:41 PM UTC
Luka
Disini aku masih di bawah langit milik bumiku Tapi berbeda tempat dan aroma tanah Aku merasa di atmosfer era abad pertengahan Melihat banyak kastil dengan arsitektur tua Pemandangan yang indah di Montmartre, sebuah kerajaan seni yang siap memanjakan mataku seketika Musim gugur menciptakan lukisan indah secara alami Tempat itu seperti kanvas Diciptakan oleh kuas ajaib anugrah yang kuasa Meski Claude Monete dan Renoir sudah tidak ada lagi Aku bisa melihat perpaduan warna cantik di musim gugur dengan mata telanjang kuning, oranye, merah dan coklat Lukisan yang begitu indah Biarkan aku memakai jaket hari ini Sebab udara membuatku cukup dingin Aku berjalan-jalan di pedesaan Prancis Pohon-pohon gugur di sepanjang jalan ditemani oleh nyanyian burung yang menyemarakan hariku Ini sudah waktunya panen Aku menyukai labu di ladang Memilih apel dan pir di kebun dekat benteng Talcy Prancis seperti harta karun emas Paris di musim gugur bulan ini Menara Eiffel sudah menungguku kali ini aku berjalan di atas dedaunan Begitu renyah di bawah kakiku Pohon maple di atas saya memayungi meski hari tak hujan Daunnya yang tersentuh angin berputar-putar Mengirim mereka untuk menari di udara Sangat romantis Aku sedang duduk di bangku kayu Ah jika September tiba...
0
Aug 20, 2017
Aug 20, 2017 at 12:24 PM UTC
Jika September tiba
namamu akan terus mengalir dalam nadiku bayang tentang dirimu berjalan mengiringiku aku terus berharap kamu disini pancaran matahari mengalahkan denyut nadiku yang semakin lama kian memudar mungkin aku melemah tapi sosokmu yang berjuang di teluk sana membangkitkan semangatku kamulah permulaan dari pagi aku yang di barat selalu menantikan mentarimu ketika senja merona di langit aku terhanyut dalam suasana bersamamu terikat hangat di pelukanmu
0
Apr 11, 2018
Apr 11, 2018 at 12:24 PM UTC
Teruntuk seseorang di teluk timur
hembus aku nafas kelelahan membaca bait cinta yg ditulis para muda masing-masing melempar rasa namun siapalah aku mengatakan tidak pada rasa indah itu? resah kamu mungkin tenang untuk aku tatkala dunia goncang berebut harta aku disini masih keliru tentang rasa kemudiannya, aku melihat lirik mata anak muda yang sedang bebas teroka dunia indah dan segar matanya bersinar umpama harapan cerah sentiasa menanti mereka sempat aku pesan anak muda, teruslah berjuang demi rasamu sematkan cinta kepada setiapnya agar mudah kita kemudian hari kelak kerana aku pasti cinta yang tumbuh itu akan bersemi dan terus ramai... hingga satu hari, kan seluruh dunia tersenyum. maka, teruslah. teruslah...menulis.. 944pm oct 2nd 17
0
Oct 2, 2017
Oct 2, 2017 at 9:49 AM UTC
Kepada setiap hati
teruntuk atau kepada engkau atau kamu tersayang atau terkasih taukah kamu? bulan berdesir pelan menyelusup ke sela- sela kabut hitam malam yang pekat aku tak sendiri, ada sepi yang mememani aku mengisahkan padanya perihal perih tapi tidak sakit, tentang rindu yang tak berujung temu aku ingin memberitahunya aku senang jika ia mendengarkan cerita- ceritaku aku akan menunggu biar waktu yang akan membawamu disini aku memelukmu dengan mantra sakti yang aku miliki
0
Jan 16, 2019
Jan 16, 2019 at 7:17 PM UTC
pertemuan
Kemana kau tuan,hilang tanpa pesan Meninggalkan hamba dengan sejuta kerinduan Boleh hamba mengatakan? Bahwasanya kehilangan tuan,tidak pernah hamba inginkan Bahkan,sejak kepergian tuan Hamba masih berdiri disini,mempertahankan,berharap tuan akan merubah arah pijakan Dan kembali ke sisi di pangkuan Semenjak tuan pergi, Desau angin mulai menyepi, Kicau burung tak terdengar lagi Berganti dengan sesak nafas hamba,dan suara tangis yang kian menusuk telinga Hamba masih belum bisa menerima kenyataan, Bahkan,merelakan tuan pergi saja masih terasa menyakitkan
0
Jun 21, 2019
Jun 21, 2019 at 1:11 PM UTC
Cipta tuan
Lahir dan besar di desa yang bisa dibilang sangat sejuk Tumbuh dengan aman, nyaman dan bahagia Bermain ke ladang, kebun, sungai, bahkan hampir seperti hutan Selalu aman dan tetap jauh dari bahaya Teman-teman berdatangan ke rumah untuk bermain dan berbagi cerita Berkumpul seperti keluarga besar Lalu aku pergi dari desa dimana aku dilahirkan dan mulai tinggal di tempat yang baru di desa yang baru dengan situasi yang berbeda Aku tumbuh disana dan mengenal berbagai pembaharuan Hari demi hari hingga bertahun-tahun aku menyaksikan berbagai perubahan Dimana banyak perubahan yang sulit dipercaya Hampir segala sesuatu yang aku lihat dan alami sulit dipercaya Hingga timbul perasaan tidak nyaman, gerah, takut, sesak, terancam, tertindas di tempat yang ku sebut rumah Rumah, bukan bangunan yang aku tinggali Tapi disini, di tanah aku berpijak Semua sudah tak lagi sama Hingga muncul dalam otakku Haruskah aku tinggal atau aku tinggalkan? Rumah, Aku merindukanmu
0
Feb 10, 2017
Feb 10, 2017 at 1:46 AM UTC
Rumah
Bangsa pribumi di era modern Memaksa batin untuk jadi keren Sudah lewat aku di zaman batu Ku langkahkan kaki di zaman baru Aku tidak tahu cara naik bus Yang aku tahu adalah kursi bertikus Oh jarak.. Jarak yang membuatku berpisah Aku rindu suasana desa yang indah Oh jarak.. Sampai kapankah aku gelisah Aku gundah tidak tahu arah Oh jarak.. Selamatkanlah aku Selamatkan aku dari rasa putus asa Aku takut.. Aku takut pada gedung besi berasap Aku takut pada mesin yang berjalan Aku takut pada benda panjang beruap Siapakah aku disini? Siapapun tolong bantu aku Siapapun keluarkan aku dari sini Siapapun tuntunlah aku Oh Tuhanku.. Berikanlah Petunjuk-Mu Tidak ada yang lain selain Diri-Mu Aku disini hanya pencari Ridho-Mu -Kediri, 19 Maret 2018-
0
Mar 25, 2018
Mar 25, 2018 at 11:39 PM UTC
Jarak