Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"disela" poems
*ada kalanya dimana aku akan duduk tersungkur di pojok ruangan memandangi selembar foto dirimu tersenyum bahagia disebelahnya kau sangat cocok bersamanya bahkan, tangan yang dulu rasanya pas disela-sela tanganku itu terlihat lebih cocok bersamanya dibandingkan denganku sudah beberapa kali aku mencoba untuk merelakanmu tanpa pernah memilikimu ikatan batinku terlalu kuat tidak bisa begitu saja aku melepasnya 4 tahun bukanlah waktu yang sebentar, bukan? aku sudah tidak menunggumu pulang lagi karena aku tahu kau tidak akan pernah pulang lagi kepadaku dan aku harus belajar melepasmu*
0
Aug 14, 2014
Aug 14, 2014 at 8:53 PM UTC
tanpa judul
Hai... Kau mungkin tak akan tahu siapa aku Dan sejujurnya aku tak akan mengenalmu Namun kau dan aku memiliki suatu kesamaan Ia yang kau perjuangkan, yang kau sayangi hingga hatimu sakit Dulu pernah menjalani hari demi hari bersamaku Ia juga pernah ku perjuangkan hingga raga ini tak mampu lagi Ia yang selalu ku sayangi hingga hati ini tak merasa sakitnya Aku hanya ingin menitipkan sebuah pesan untukmu Sebuah pesan kecil yang bisa saja kau abaikan jika kau mau Jangan pernah merasa lelah untuk memperjuangkannya Jangan berhenti menyayanginya walau mungkin ia menyakitimu secara tak sadar Karena jika aku masih mampu dan ia masih membuka hatinya Aku pun tak akan berhenti melakukan kedua hal tersebut Apa yang bisa ku lakukan sekarang adalah menyisipkan namanya disela doa-doaku agar ia bahagia dengan hidupnya Dan agar kau tetap terus menjaganya sebagaimana aku akan menjaganya
0
Jan 3, 2016
Jan 3, 2016 at 8:23 AM UTC
Memo
dan aku kembali memikirkanmu lagi. disela segala kesibukan yang mengekang jiwa diantara tumpukan pekerjaan yang seharusnya lebih nyata terselip dalam lamunan terbayang di ujung tangan. aku kembali memikirkamu. Aku memang tidak seharusnya tinggal diam kesibukan ini seperti candu canduku untuk sejenak melupakanmu walau pada akhirnya aku kembali memikirkanmu lagi.
0
Mar 9, 2016
Mar 9, 2016 at 4:04 PM UTC
Lagi
Disela musik yang teburai, Terdapat rasa yang menyatu Sambil bernyanyi terdapat dua pasang mata yang bercahaya Saling tarik menarik Menjaga agar tetap satu frekuensi Sangat lucu melihat ini semua Bagaimana musik dan nyanyian dapat menutupinya Padahal, pipi keduanya telah bersemu Bibir keduanya tak henti melengkung ke atas Ditambah, sudah saling mengenal Sungguh kurang apalagi?
0
Aug 15, 2019
Aug 15, 2019 at 11:47 AM UTC
Sempurna, kan?
Putih disela-sela huruf Mengabur jadi abu Berhambur diantara buku-buku Awan dan guntur menyuarakannya Manusia mengartikannya Menjadi suatu substansi Abadi.
0
Jun 15, 2017
Jun 15, 2017 at 2:29 PM UTC
Amerta