"anda" poems
With a heavy sigh, I go to bed at night, laying down to finally rest,
Just to awake in my personal heaven, a realm of sweetness and bliss,
Flowers of all kinds, trees with angel trumpets bound to golden chain,
As the lilies are touched by a soft breeze, giving off their nice scent,
I spirit away to purely engage and sympathize with other but pure fury or the sadness which has been sealed within my heart since then,
Snowdrops and buttercups form a way to a single jasmine near a river of the purest water, which is alike a shining star, majesticly sparkling,
The sky is starlit, each in their orbit whilst the golden light of the sun still reaches through, warming my cold skin comfortingly, delicately,
Taking a seat I glance at what the table has presented before my eyes,
Sweets, with sour yet aromatised orange juice anda large cheesecake,
Then, suddenly, a single seagull draws near, weeping for affection,
Together with bunnies and bumblebees buzzing around the flowers,
Even now all the hummingbirds harmonise in a soft orchestra,
And no frightened creature cries, they draw together in happiness,
Yet I feel the absence of something which I hold very dear to me,
Because you my dear lover, remain as my sweetest dream
~ Umi
Mar 12, 2018
Mar 12, 2018 at 3:16 PM UTC
¿Vendrás tú? Por mis jardines vuelan
Ya las primeras mariposas
Sobre las rosas.
Velan
De noche los cocuyos
Entre los yuyos.
Sonríen las estrellas
Pálidamente bellas.
¿Y vendrás tú? Se cubren
Alegres, mis floreros
De madreselvas.
Anda por los largos canteros
La risa azul del nomeolvides
Y se cargan las vides.
Selvas
Tengo en el corazón;
Árboles gruesos
Prietos de ramas;
Yuyos, retamas,
Flores de malvón,
Pájaros en las ramas,
Todo eso tengo en el corazón.
¿Y vendrás tú?
Mis manos
Fabricaron panales.
Yendo de rosa en rosa cogí miel;
Hice linos; no recuerdo de males.
El lecho mío es blanco
Y es Primavera. Huele
Bien, el alto barranco
Mojado por la ría.
Desde el mar que diviso
¿Vendrá tu vela?
Vuela,
Primavera es gacela
Fugitiva
Y furtiva,
¡Vuela!
10k
—for Mariel
She sells 2 sole paltas beside street
vendors who whistle at crop-top-clad girls,
spewing profanities complete
with broken English. She has four girls
hungry at home. They dream of science, stars,
constellations that spiral and sparr
with particles that make us what we are —
interrupted by howling dogs, the 5
AM tamale man, and stray **** crows.
Amid dust-clouds of Zona D, the sun arrives
over the peak Luis claims once exposed
his innocent eyes to an angel: one
tale of faith raised on culture come undone
presently. Poet Andrea Gibson
writes, “I said to the sun, ‘Tell me about
the Big Bang.’ And the sun said, ‘it hurts to
become.’” At dusk, Mariel takes a Combi out
sixteen stops from Quince, up 302
steps to a turquoise shack and a red rose
garden, and plants avocado seeds at her toes.
Poco a poco, se anda lejos.
Apr 4, 2015
Apr 4, 2015 at 10:59 PM UTC
Yang mengutarakan salam pagi ini
Hanya sesayat keheningan
Dari reruntuhan nafas yang tiap isapnya
Riuh dirundung rindu
Perhatikan,
Ini salah satu pertanda
Soal dekadensi kidung
Yang biasanya, tanpa kita sadari
Teralun lemas tiap pagi
Lembut tanpa gemericik
Kidung itu bisa jadi sudah keterlaluan
Bisa jadi ia terlalu sadis pada sepi tiap subuh.
Senandung itu, memang benar,
Sebatas bisikan-bisikan lantang
Yang gemar memuja sepi dengan memporak-porandakannya,
Yang gemar menghantui sunyi agar terlelap sebelum terbit.
Mungkin,
kidung itu terlalu masokis
Bernyanyi sendiri tanpa ada yang
Peduli pada dendangnya yang kelewat mengusik
Dan kelewat menggoda, sehingga semua lebih memilih
Terlelap saja. Bukan berdansa.
Ini salah satu pertanda
Soal dekadensi kidung perih
Yang biasanya teralun malas tiap pagi
Menggerakkan setan-setan kecil
Untuk membutakan mata dan membuat tuli dalam sekejap.
Jangan berdansa.
Tak ada yang peduli, semua masih tertidur.
Dan itu bisa jadi salahmu sendiri.
Tapi tak apa, iblis masih menyayangimu
Dengan sangat manusiawi.
Lagipula, seperti pagi ini,
Kesunyian kembali bersila pada permadaninya
Ditemani kicauan mencibir burung rohani.
Selamat pagi,
Senyap.
Anda yakin tidak ingin bangun
Dan menanggapi kidung yang terus memanggil
Untuk berdansa setengah jiwa?
Subuh hanya datang seterbit sekali.
Tuhan hanya merindu lima kali sehari.
Feb 16, 2016
Feb 16, 2016 at 11:02 AM UTC
Inilah Proses Kematian dan Hancurnya Tubuh Kita!
Sesaat sebelum mati, Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.
0 Menit
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.
1 Menit
Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.
3 Menit
Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.
4 – 5 Menit
Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah.
7 – 9 Menit
Penghubung ke otak mulai mati.
1 – 4 Jam
Rigor Mortis (fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku dan rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.
4 – 6 Jam
Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.
6 Jam
Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.
8 Jam
Suhu tubuh langsung menurun drastis.
24 – 72 Jam
Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.
36 – 48 Jam
Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina.
3 – 5 Hari
Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.
8 – 10 Hari
Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.
Beberapa Minggu
Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas.
Satu Bulan
Kulit Anda mulai mencair.
Satu Tahun
Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan. Jadi, apa lagi yg mau disombongkan org sebenarnya????
BAGUS UNTUK DIRENUNGKAN.....
Kita tak membawa apapun juga saat kita meninggalkan dunia yg fana ini..
Mar 27, 2015
Mar 27, 2015 at 5:20 AM UTC
Ik gal kaha.
Menu 2016 to hi yakeen ja ** gea c
Ki thuhade lai menu bhulna bada easy c
Bcz us time jado thuhade viah di gal chali c
Tuci menu ik war bi nai c dasea
Nd us bhenchod nu pyar kar bethe c tuci
Yaar me kade kisi hor nu pyar nai kita, na hi kade kar paya. Beshak me hor bada kuj kita.
Bhawe oh kudi baji c ya nasha.
Par kisi hor nu kade pyar nai kr sakea.
Menu sala ehi samj nai a reha
Ki me thuhanu yaad karna band kr dawa
Ya ewe hi yaad krda raha
Me badi try kr reha ki yaad na kara.
Par is baar gal kuj hor he
2016 wich me bhul gea c u nu
But etki, gaand fati hoi a meri
Bus ik mar nai sakda
Baki bahro kush rehna penda
Kini war dekh chukea me thuhanu lal rang de choore wich
Sali iko dua nikdi ki maut a jawe menu
Bcz me khud mar nai sakda
*** bi ro reha
Yaad a ik wari, jado apa park wicho di ja rahe c
Te ik munda park wich ro reha c
Te me us time
Keha c ki sala
Kinna pagal he
Munda ewe kiwe ro sakda
Aj oh munde di yaad andi menu
Te meri kahi gal
Aj samj anda ki sala rona ki hunda
Bhen di lun hoi bi meri life di
Sala kite bi dil nI lagda mera
I know u nu mazak hi lag reha hona
Ha me kita bi mazak hi c thuhade naal
Te aj usdi saza bhugat reha ha
Ena jyada tadap reha ha
Pata ik ta banda ro ke mann halka kr lenda
Ik banda andro ronda
Jeda sala andro rona, te usda mann bi halka nai hunda
Bada ikha hunda
Fat jandi he
Rooh kamb jandi he
Sala jad bi kade wife nu patiala chad ke anda
Ta sad song laganda. Badi myshkil naal sad song sunan nu milde
Te bus sara rasta ronda anda me
Sach kaha ohi ik time hunda jad me ro sakda ha te apna mann halka karda ha
Cheeka marda ha, chest te mukke marda ha
Thapad tak marda ha apne aap nu
Sala sochda ki isi bahane kuch dil halka ** jawe
Par kithe.
Nai hunda.
Heena jj, menu pata ki mera *** koi hak nai reha.
Par metho ik haq na khona
Oh thuhanu dekhan da.
Me kade life wich interfair nai krda
Bus menu dekhan to na rokna kade.
Me tadfna chanda ha
Rona chanda ha
Apni galtia krke
Ameen
Jun 30, 2018
Jun 30, 2018 at 10:50 AM UTC
Diabetes, babe
Why can’t you be kind to me?
I appreciate your sweetness and all.
Setting my life on “reset”
And making me feel like ****
Diabetes, my love
Can you please be nice to me?
Give me a few more years to live
Stop making my mouth dry
Stop making ‘ama cry
Diabetes, chiquito
Tratame bien corazon,
No me metas tentacion
Por que de ver los tamales,
El pozole, el salpicon
Se me olvida que el suicidio
Se esconde en un chicharron
Diabetes, mi rey
Anda pues no te hagas wey
Que la dieta sea mi amiga
Librame de la fatiga
Y de la azucar maligna
Diabetes,
Let me live
I want to eat cheesecake again
Life without sugar is lame
And equal is not so great
Diabetes, babe
Let me be…
Jan 19, 2014
Jan 19, 2014 at 3:12 AM UTC
Come dance with me
Let’s touch the stars
Baila conmigo
Let’s listen to romantic music
Come walk with me
Anda conmigo
Come explore the world with me
Let’s see all there is to see
Let’s watch the stars dance
Watch the moon watching us
Let’s smell the roses
Vamos oler las rosas
Come laugh with me
Give me one hundred smiles
Come be with me
Ven conmigo
Forever
Sep 17, 2025
Sep 17, 2025 at 3:50 AM UTC
aku adalah bulan purnama yang ada di atas jalanmu.
Menerangi dengan redup sehingga kau tak peduli.
Namun ada dan menjaga. walau sedikit signifikansi bagi anda.
Keelokan ku tak terlihat bagi siapa saja. sembarangan. Aku barang mahal. kau perlu congkak dan mendongak untuk melihat.
Tenang saja, aku bukan seperti saudaraku yang satu itu. Terlalu membutakan sampai kau tak sanggup memandang.
Agar bisa kau sawang aku redup.
Sekarang kutanya
Kurang sayang apa aku padamu?
Jul 23, 2015
Jul 23, 2015 at 3:01 PM UTC
Bagi anda sekalian
Yang meranggas merana
Di pintu sesal, sesegukan,
Saya menjual mawar merah meradang;
Khusus ditanam untuk menebus dosa-dosa.
Hanya dengan seisak air mata dan kepalsuan
Anda bisa mendapatkan:
1. Sekuntum bunga jelita
2. Semaksiat dusta terulang
3. Seampun tangis di ujung mata
Silahkan memilih salah satu yang
Paling ingin di sia-siakan.
Semoga memuaskan.
Feb 8, 2016
Feb 8, 2016 at 8:49 AM UTC
Pa mi kompa el conejo c loco
Mi canton donde yo me quedo
Ese no puedo tengo que irme lejos
A mi familia solos los dejo me voy
Les doy el piso anda bien caliente
El mundo les miente ya no sienten
Que estan haciendo no entiendo
Tu ya sabes donde quiera defiendo
Sin miedo listo pa cualquier ****
En mi puesto te espero pronto
No creas que soy un pinchi tonto
Preparado para el gran disparo
Rumbando en el caro por debajo
Mi familia esta en peligro
La neta te digo la verdad yo te sigo
Solo te pido el rescate del nido
Salgo vivo enfrentando la muerte
Los dos angeles de la muerte
Aqui no vive la suerte solo verte
A la fuga da un chingo decoraje
Reportandome al jale de la calle
Chale estoy en el infierno
A falsos los acuesto a balazos
Con el cuerno los tiendo grave
Es mi vida la que estoy viviendo
La ley de dios hasta el fin defiendo
No es un cuento y ningun invento
Te lo presento con rapides o lento
Mis palabras te hacen calaberas
Maderas amarandolo con cuerdas
Para que siempre te lo recuerdas
Tus ojos verdes y camisa muerdes
La jura terkos ese pinchis puerkos
Quedaste atrapado ya no suelto
Encargo para el vuelo a las nubes
Hasta arriba en los cielos te subes
Y te tumbo desde arriba bebida
Mamila tu callida sin paracallidas
Te dije imposible que sobrevivas
Sigues chingando la torre te acabo
Con una madrisa y al fin sonrisa
Soy un chingon no un mamon
Pinchi rajon cabron me rapo pelon
Pon tu cabeza te la hago melon
Jan 11, 2015
Jan 11, 2015 at 4:39 AM UTC
El puño labrador se aterciopela,
y en cruz en cada labio se aperfila.
Es fiesta! El ritmo del arado vuela;
y es un chantre de bronce cada esquila.
Afílase lo rudo. Habla escarcela...
En las venas indígenas rutila
un yaraví de sangre que se cuela
en nostalgias de sol por la pupila.
Las pallas, aquenando hondos suspiros,
como en raras estampas seculares,
enrosarian un símbolo en sus giros.
Luce él Apóstol en su trono, luego;
y es, entre inciensos, cirios y cantares,
el moderno dios-sol para el labriego.
Echa una cana al aire el indio triste.
Hacia el altar fulgente va el gentío.
El ojo del crepúsculo desiste
de ver quemado vivo el caserío. ,
La pastora de lana y llanque viste,
con pliegues de candor en su atavío;
y en su humildad de lana heroica y triste,
copo es su blanco corazón bravío.
Entre músicas, fuegos de bengala,
solfea un acordeónl Algún tendero
da su reclame al viento: "Nadie iguala!"
Las chispas al flotar lindas, graciosas,
son trigos de oro audaz que el chacarero
siembra en los cielos y en las nebulosas.
Madrugada. La chicha al fin revienta
en sollozos, lujurias, pugilatos;
entre olores de urea y de pimienta
traza un ebrio al andar mil garabatos.
"Mañana que me vaya..." se lamenta
un Romeo rural cantando a ratos.
Caldo madrugador hay ya de venta;
y brinca un ruido aperital de platos.
Van tres mujeres.. ., silba un golfo... Lejos
el río anda borracho y canta y llora
prehistorias de agua, tiempos viejos.
Y al sonar una caja de Tayanga,
como iniciando un huaino azul, remanga
sus pantorrillas de azafrán la Aurora.
1.5k
akhiyan taras gaiyan
Ve tainu vekhan nu
Mera fukke kaalja ve
Teri galwakdi nu
Khaure kehre des geya
Jitho ve murhda nahi
Aardassa karda
Nitt peer manauna aa
Tere deedar di taang rehndi
he menu majajne
pata nai kithe kho gaye ** tuci
pata nai kithe chale gaye ** tuci
har pase thuhanu labda rehnda ha
har choore wali nu eh soch ke dekhda ha
ki shyad thuhada chehra dekhan nu mil jawe
par sirf iko cheez mildi he
mayuusi
menu pata *** thuhanu
koi farak nai penda mere to
menu eh bi pata ki *** thuhanu
mere mare te bi koi fark ni pena
dukh hi sale ewe de dite ne me
par me sach kaha
thuhade samne ni anda ***
bus jo bi he
ethe likhda rahunga
shyad kade thuhanu read karn da time mil jawe
sala likhde likhde akhan wich paani a gea
ena jajbati pata nai kad to ban gea me
but eh agg bujan nai deni me kade
eh tadap kade mukkan nai deni me kade
thuhuhanu hasda dekhan lai
thuhade samne bi na awanga me
kush reho te ghar basao apna
te us bande nu bi kush rakheo
jide naal *** ** tuci
Mar 26, 2018
Mar 26, 2018 at 8:41 AM UTC
Las hadas, las bellas hadas,
existen, mi dulce niña,
Juana de Arco las vio aladas,
en la campiña.
Las vio al dejar el mirab,
ha largo tiempo, Mahoma.
Más chica que una paloma,
Shakespeare vio a la Reina Mab.
Las hadas decían cosas
en la cuna
de las princesas antiguas:
que si iban a ser dichosas
o bellas como la luna;
o frases raras y ambiguas.
Con sus diademas y alas,
pequeñas como azucenas,
había hadas que eran buenas
y había hadas que eran malas.
Y había una jorobada,
la de profecía odiosa:
la llamada
Carabosa.
Si ésta llegaba a la cuna
de las suaves princesitas,
no se libraba ninguna
de sus palabras malditas.
Y esa hada era muy fea,
como son
feos toda mala idea
y todo mal corazón.
Cuando naciste, preciosa,
no tuviste hadas paganas,
ni la horrible Carabosa
ni sus graciosas hermanas.
Ni Mab, que en los sueños anda,
ni las que celebran fiesta
en la mágica floresta
de Brocelianda.
Y, ¿sabes tú, niña mía,
por qué ningún hada había?
Porque allí
estaba cerca de ti
quien tu nacer bendecía:
Reina más que todas ellas:
la Reina de las Estrellas,
la dulce Virgen María.
Que ella tu senda bendiga,
como tu Madre y tu amiga;
con sus divinos consuelos
no temas infernal guerra;
que perfume tus anhelos
su nombre que el mal destierra,
pues ella aroma los cielos
y la tierra.
1.4k
Qué otro final ha de esperarse
Cuando a andar se decide
Que no sea el suave extravío
De todo aquello considerado propio
De todo aquello por lo cual cruzamos
De todo lo sido en ocasión alguna
Un viento nómada surge como una lengua
Suyo es el mundo por quien se hace presente
Nos es dada la palabra
para cobijar de nombre a lo imposible
Nos es dada la voz
para imantar de presencia al silencio
Nos es dado el pensamiento
para sabernos derrotados por lo divino
Largo es el aliento de quien anda
Puro su extravío
Nítida su reconciliación
Que cada una de estas pisadas
Sea guiada por una luz
Igual a la que hace a la tierra
Reverdecer desde sus vetas:
Por haber raíz es que hay camino
¡No hay cielo que no sea tránsito!
Qué otra tierra ha de esperarse
Sino la virgen e inacabable
Tierra entera del exilio
Qué otra visión ha de brotarnos
Sino la de quien viaja
Atento por su propia soltura
Qué otra intuición ha de movernos
Sino la de quien libra
A sus vislumbres de certeza
(Pobreza careciendo de miseria)
Que no nos deje marcas la distancia
Ni se acepten las sendas de atajo
No habrá territorio que retenga
Ni signo que nos lleve a guarecer
Resistencia:
Que sea por esta sed de errancia
Por quien ha de ganársele
Metros a la casa.
Oct 15, 2014
Oct 15, 2014 at 9:54 PM UTC
**While I sit alone wondering why,
I came this far, and yet so nigh.**
El sueño viene, me atormenta,
y dice "no gana quien no intenta"
*Mais quel faux rêve m'a attiré?
quel prix y a-t-il à gagner?
quel prix y a-t-il à payer?*
**Borders are set, love is far,
"living abroad will sure be hard",
everyone said; with goodbyes in their hands.**
Y la vida anda, corre, sigue,
y mi ausencia se cementa,
se vuelve firme.
*Je serai un souvenir,
un sourire nostalgique*
**My friends will love the past of me,
the times we shared, the best of it.**
Pero yo ya no existo, y cada día me pierdo más;
y ellos no existen, la rutina puede más.
*En sentant trembler
ma réalité,
je dis à Dieu, à l'Univers,*
**"This adventure
better be great;
for love and life
behind are left"**
Feb 2, 2014
Feb 2, 2014 at 9:36 AM UTC
Sentado e descalço, sobe um banco de madeira preta,
Pintei o quarto de verde vivo, igual ao vaso do quintal,
Contrastando com a cor amarela da flor que parara de crescer!
Queria ver aquela flor mais verde que o vaso que acabara de pintar.
Apressado como de costume e porque admito é feitio meu,
Pegava desajeitado e pouco reflectido com vontade de florir,
O amarelo perdido daquela planta que me havia já esquecido,
Não era tinta vazia, que ela queria, mas carinho de minhas mãos,
Peguei nela caída, encostei-a a mim e disse-lhe que gostava dela,
Suspirou-me ao ouvido e perguntou-me porque não a levava comigo,
Encostei-a a mim trouce-a cuidadosamente ao colo para dentro de casa,
Dei-lhe um copo de água e aconcheguei-lhe a terra do caule,
O adubo que ela recebia de mim, em carinhos fizeram-na adormecer!
Sentei-me no banco quase seco de tinta verde e pintei as calças,
Adormecendo como que um pai olhando seu filho dormir!
Sonhei pela noite fora e quando acordei, aquela flor amarela,
Que eu havia trazido comigo, sorriu-me nos olhos estremunhados,
Acordei feliz e cheio de alegria porque em seu olhar a flor vivia.
Por vezes a vida descabida de pressa por coisas vazias,
É tão bonita quando na calma do tempo um carinho te dá alento.
E eu voltei a pintar todo dia e em cada dia que passava a flor crescia,
O amarelo que lhe percorria o ser mudava de cor para a cor de esperança.
A cada dia, eu dormia mais feliz, porque sentia seu cheiro chegar a mim.
Essa flor um dia pegou-me nos olhos e pediu-me de novo carinho,
E eu olhei-a, da maneira que sempre quis cheirá-la e encostei-a a mim,
Enquanto dormia!
Autor: António Benigno
Dedico à minha vida que nem para nem anda!
Aug 31, 2013
Aug 31, 2013 at 4:58 AM UTC
Mejores actores: digamos 20 años
Asexuales
Bisexuales
Neosexuales
Bipolares
Antipolar
Polar
Indiscreto
Discreto
Masturbador
Elocuente
Tiene Pegue
No tiene Pegue
Tiene Gato
Tiene perro
Oye Música
Odia la Música
No tiene Amigos
Tiene un chingo...
Habla Español
Odia Francés
Come Sushi
Come oatmeal
Cama grande
Cama chiquita
Vive en Mexico
Vive en Japon
Sabe mover sus pies
Sabe mover sus manos
Escribe de...
Nunca Escribe
Odia el Baño
Siempre en el Baño
Odia Ropa
Ama la ropa de otras personas
Nunca nacio
Sigue Naciendo
Toma agua sin parar
Toma Vino
Hace el amor a la cerveza
Lee Poesía LatinoAmericana
Lee Poesía Francesa
Lee Poesía Inglesa
Tiene diez carros todos feos
Tiene motto
Odia la pizza en restaurantes
Odia La música en domingos
No tiene Anteojos
Usa Wipes
Toca la electrónica
Toca la acústica
Lee libros de adultos
Lee manga
Le encanta el arte gótica
Le encanta el arte expressionista
Toma Tazo
Toma Harmless
Tiene ojos Azules
No tiene ojos blancos
Tiene ojos verdosos
Sueña con Ojos
No tiene tele
Tiene diez teles
Ama los muebles
Odia los restaurantes
Compra libró todos los días
Ama la poesía
Corre de gente extraña
Uye de librerías mal iluminadas
Toma ginger ale
Toma Sake como campion
Toma vino como idiota
Tiene muchos sombreros
No tiene uno
Nunca a tomado té blanco
Nunca a oído a Bjork
Odia a Bach
Uye desnudo de Otros compositores
Ama el aguacate
No sabe hacer guacamol
Lo a picado un insecto
Odia las abejas
No sabe quien es Kidman
Respeta a Tarkosvky o no lo entiende
A ido a Panajachel
Nunca a fumado motta
Colecciona motta
Se enamora todos los días
Nunca anda enamorado
Fue Pobre en sus años
Sigue Pobre
Juega video juegos
Nunca a comprado uno
Odia películas en otros idiomas
La ama a todas de su propia principia
El piensa en tercer persona
Nunca a ido a un play en la cuidad
Simpre lee
Ama fiestas
Sólo en peliculas
Ni en peliculas
Ni pal Tigre
Jun 25, 2021
Jun 25, 2021 at 11:13 AM UTC
Aquí pasaba a pie
por estas calles,
sin empleo ni puesto
Y sin un peso
Sólo poetas, putas
Pero
recordadle cuando
tengais puentes de concreto,
Grandes turbinas,
tractores, plateados graneros,
buenos gobiernos.
La guardia nacional
anda buscando
a un hombre
un hombre espera
esta noche llegar
a la frontera
el nombre
de ese hombre
no se sabe
hay muchos
hombres más
enterrados en
una zanja
El número y
el nombre de esos
hombres no se sabe.
Ni se sabe el lugar
ni el número de zanjas.
La guardia nacional
anda buscando a un hombre
Un hombre espera
esta noche salir
de Nicaragua
1.1k
No me pongo maquillaje,
Mi disfraz esta descubierto.
Mi belleza mas horrorosa,
Te la doy con conciencia.
No me pongo maquillaje,
Juro que no hay tiempo.
Para que atender mis rizos?
En la cama los enredo.
No me pongo maquillaje
Y mi cara llena de venas
brotando sin disimulo
manchas en la piel
barros y labios resecos.
No me pongo maquillaje
descubre que no soy porcelana
Mi disfraz esta descubierto.
No hay sombra que me cubra,
Mi belleza mas horrorosa.
La admiras aunque mi máscara anda perdida.
Dec 11, 2013
Dec 11, 2013 at 3:34 AM UTC
Adonis esta viejo!
El caballo de la region,
esta perdiendo la razon
quiere aniquilar el Padre del pueblo,
pues este le recordo…
que no es ya el Adonis que enamoraba por monton.
que por su ego y corbardia,
anda solo por cabron!
Adonis esta viejo,
no le fian en la cantina.
Ya las mujeres andan corriendo el cuento….
de que ya no es buen amante,
que ya ni sirve pa’ comapañia!
Adonis esta viejo,
se ha mirado al espejo y no le gusta su reflejo.
aunque joven se siente por dentro
el espejo reflejas su piel plegada,
esa pansa bien crecida,
y el pelo se le esta raleando,
por atrás se ve su calva brillando.
Adonis esta viejo,
Adonis el mujeriego,
Adonis, el que todas la mujeres querian,
Adonis, el que sembro alegrias momentarias,
Adonis, que no anclo en ningun puerto,
Adonis, el que nunca pasaba una noche solo,
Adonis se quedo solo y sin su hombria.
Adonis no penso,
que el tiempo pasaria.
Adonis esta viejo y no lo gusta lo que ve en el espejo.
LeydisProse
6/13/2017
https://m.facebook.com/LeydisProse/
Jun 13, 2017
Jun 13, 2017 at 1:54 PM UTC
Vamos, Margot, repíteme esa historia
Que estabas refiriéndole a María,
Ya vi que te la sabes de memoria
Y debes enseñármela, hija mía.
-La sé porque yo misma la compuse.
-¿Y así no me la dices? Anda, ingrata.
-¡Tengo compuestas diez! -¡Cómo! repuse,
¿Te has vuelto a los seis años literata?
-¡No, literata no! pero hago cuentos...
-No temas que tal gusto te reproche.
-Al ver a mis hermanos tan contentos
Yo les compongo un cuento en cada noche.
-¿Y cómo dice el que contando estabas?
-Es muy triste, papá, ¿qué no lo oíste?
-Sólo oí que lloraban y llorabas.
-¡Ah! sí, todos lloramos; ¡es muy triste!
Imagínate un niño abandonado
De grandes ojos de viveza llenos,
Rubio, risueño, gordo y colorado
-Como mi hermano Juan, ni más ni menos.
Figúrate una noche larga y fría,
De muda soledad, sin luz alguna,
Y ese niño muriendo, en agonía,
Encima de la acera, no en la cuna.
-¿En las heladas lozas? -Sí, en la acera.
Es decir, en la calle... ¡Qué amargura!
-Hubo alguien que pasando lo creyera
Un olvidado cesto de basura.
Yo pasaba, lo vi, bajé mis brazos
Queriendo darle maternal abrigo
Y envuelto en un pañal hecho pedazos
Lo alcé a mi pecho y lo llevé conmigo.
Lloraba tanto y tanto el angelito
Que ya estaban sus párpados muy rojos...
Y a cada nueva queja, a cada grito
El alma me sacaba por los ojos.
Me lo llevé a mi cama: entre plumones
Lo hice dormir caliente y sosegado...
¡Cómo hubo en este mundo corazones
capaces de dejarlo abandonado!
¡Ay! yo sé por mi libro de lectura
Que estudio en mis mayores regocijos,
Que ni los tigres en la selva oscura
Dejan abandonados a sus hijos.
¡Pobrecito! yo sé su mal profundo,
Le curo como madre toda pena;
Parece que este niño en este mundo
No es hijo de mujer sino de hiena.
De mi colchón en el caliente hueco
Duerme para que en lágrimas no estalle;
Y llorando Margot, mostró el muñeco
Que en cierta noche se encontró en la calle.
1.2k
He mordido manzanas y he besado tus labios.
Me he abrazado a los pinos olorosos y negros.
Hundí, inquieta, mis manos en el agua que corre.
He huroneado en la selva milenaria de cedros
Que cruza la pradera como una sierpe grave,
Y he corrido por todos los pedrosos caminos
Que ciñen como fajas la ventruda montaña.
¡Oh amado, no te irrites por mi inquietud sin tregua!
¡Oh amado, no me riñas porque cante y me ría!
Ha de llegar un día en que he de estarme quieta,
¡Ay, por siempre, por siempre!
Con las manos cruzadas y apagados los ojos,
Con los oídos sordos y con la boca muda,
Y los pies andariegos en reposo perpetuo
Sobre la tierra negra.
¡Y estará roto el vaso de cristal de mi risa
En la grieta obstinada de mis labios cerrados!
Entonces, aunque digas: -¡Anda!, ya no andaré.
Y aunque me digas: -¡Canta!, no volveré a cantar.
Me iré desmenuzando en quietud y en silencio
Bajo la tierra negra,
Mientras encima mío se oirá zumbar la vida
Como una abeja ebria.
¡Oh, déjame que guste el dulzor del momento
Fugitivo e inquieto!
¡Oh, deja que la rosa desnuda de mi boca
Se te oprima a los labios!
Después será ceniza sobre la tierra negra.
1.1k