Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
Komedi yang kamu sukai Haha hihi hangat ironi Satir paling getir diantara syair-syair Yang gamang dan anyir Ayat paling menyayat diantara nubuat-nubuat Kala nanti kamu dibaiat Di halaman, mengepul gelembung Berisi suara, jerit menderit Masygul berlarat-larat Sunyi senyap, tak berharap tertangkap Seloroh yang kerap kau kudap Tragis, tentu saja Pantas, hatimu melecur Panas cerita yang kau ulur Mampukah dikebiri? Jangan-jangan kamu puas melacur Mengangkangi memori yang hancur Kesana kemari Menjilat rupa tak terhingga Menggigil dalam persona mempesona Tak seperti banyak cerita Kamu hanya memamah hampa Tiada terkira Hingga kamu Lupa cara bahagia
0
Oct 9, 2017
Oct 9, 2017 at 11:14 AM UTC
Sandiwara
Komedi yang kamu sukai Haha hihi hangat ironi Satir paling getir diantara syair-syair Yang gamang dan anyir Ayat paling menyayat diantara nubuat-nubuat Kala nanti kamu dibaiat Di halaman, mengepul gelembung Berisi suara, jerit menderit Masygul berlarat-larat Sunyi senyap, tak berharap tertangkap Seloroh yang kerap kau kudap Tragis, tentu saja Pantas, hatimu melecur Panas cerita yang kau ulur Mampukah dikebiri? Jangan-jangan kamu puas melacur Mengangkangi memori yang hancur Kesana kemari Menjilat rupa tak terhingga Menggigil dalam persona mempesona Tak seperti banyak cerita Kamu hanya memamah hampa Tiada terkira Hingga kamu Lupa cara bahagia
Semua jalan setapak akan bercabang, lama atau singkat, gema maupun lekat.
surya-kurniawan
Written by
23/M/Indonesia
Oct 9, 2017
Oct 9, 2017 at 11:14 AM UTC
Request permission to use this poem