Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
Aku pernah memperdebatkan perihal pulih bersama waktu dengan seseorang yang mungkin lukanya belum selesai. Kau berkata— ketika nama yang dulu selalu kau eja di bibirmu perlahan terasa asing, saat detail wajahnya mulai memudar dari ingatan, bahkan suaranya tenggelam bagai gema yang hilang dalam waktu, dunia tetap tak benar-benar membiarkanmu lepas darinya. Namun bagiku, meski waktu terus bergulir mengitari dunia yang tak pernah sepenuhnya membebaskanku darinya, waktu tetap mengajarkan cara melepaskan dan menerima. Bukan berarti ia hilang dari benakmu sepenuhnya— sebab ia pernah bersemayam dalam relung hati yang setia, menjadi alasan jiwa ini bertahan di riuhnya dunia. Namun waktu perlahan merangkul luka yang tertinggal, menuntun hati dan akal untuk memahami: yang kita cintai pada akhirnya akan pergi. Sebab sejatinya kita tak pernah benar-benar menggenggam siapa pun— karena segala yang dicinta hatinya pun milikNya. Biarkan mereka pergi ke tempat-tempat yang telah Ia takdirkan.
0
Mar 11
Mar 11, 2026 at 12:07 PM UTC
Waktu dan Luka
Aku pernah memperdebatkan perihal pulih bersama waktu dengan seseorang yang mungkin lukanya belum selesai. Kau berkata— ketika nama yang dulu selalu kau eja di bibirmu perlahan terasa asing, saat detail wajahnya mulai memudar dari ingatan, bahkan suaranya tenggelam bagai gema yang hilang dalam waktu, dunia tetap tak benar-benar membiarkanmu lepas darinya. Namun bagiku, meski waktu terus bergulir mengitari dunia yang tak pernah sepenuhnya membebaskanku darinya, waktu tetap mengajarkan cara melepaskan dan menerima. Bukan berarti ia hilang dari benakmu sepenuhnya— sebab ia pernah bersemayam dalam relung hati yang setia, menjadi alasan jiwa ini bertahan di riuhnya dunia. Namun waktu perlahan merangkul luka yang tertinggal, menuntun hati dan akal untuk memahami: yang kita cintai pada akhirnya akan pergi. Sebab sejatinya kita tak pernah benar-benar menggenggam siapa pun— karena segala yang dicinta hatinya pun milikNya. Biarkan mereka pergi ke tempat-tempat yang telah Ia takdirkan.
Kita semua punya cara masing-masing untuk merawat dan memahami sebuah luka akibat kehilangan.
novitahutami
Written by
Mar 11
Mar 11, 2026 at 12:07 PM UTC
Request permission to use this poem