Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
9.39 sudah muncul kembali kembali mengakhiri kali ini, untuk yang kedua kali firasatku, yang terakhir itu kali ini sudah tidak ada mengakhiri harus terima kalau sudah begini ah salah memaksa jiwa raga untuk mengerti apa yang otak ingini logisku kembali berputar bersinar sinar tetapi kejam lihat, hatiku sudah mati rasa hambar sebenarnya sedih sangat gila tetapi sudah sering hambar mau dicari siapa yang salah aku tetap ada barisan paling belakang mungkin anak ini memang bukan untuknya pantas saja tidak, apalagi untuk bersanding terimakasih sudah pernah mau mau membantu mau menjaga aku akan pakai ilmumu harus keras ya, aku akan keras kepada diriku sendiri walaupun sudah tidak ada sang pemberi ilmu mungkin ini balasanku ini salahku semuanya hidupku hambar lagi lagi, terimakasih pernah mau
0
Oct 20, 2018
Oct 20, 2018 at 10:48 AM UTC
hambar;hari satu
9.39 sudah muncul kembali kembali mengakhiri kali ini, untuk yang kedua kali firasatku, yang terakhir itu kali ini sudah tidak ada mengakhiri harus terima kalau sudah begini ah salah memaksa jiwa raga untuk mengerti apa yang otak ingini logisku kembali berputar bersinar sinar tetapi kejam lihat, hatiku sudah mati rasa hambar sebenarnya sedih sangat gila tetapi sudah sering hambar mau dicari siapa yang salah aku tetap ada barisan paling belakang mungkin anak ini memang bukan untuknya pantas saja tidak, apalagi untuk bersanding terimakasih sudah pernah mau mau membantu mau menjaga aku akan pakai ilmumu harus keras ya, aku akan keras kepada diriku sendiri walaupun sudah tidak ada sang pemberi ilmu mungkin ini balasanku ini salahku semuanya hidupku hambar lagi lagi, terimakasih pernah mau
notanasylum
Written by
18/F/Indonesia
Oct 20, 2018
Oct 20, 2018 at 10:48 AM UTC
Request permission to use this poem