Di kepalaku terbentang jarak yang abstrak dan segala yang pelik
Sementara tubuhku hanyut dalam sendiri yang berbisik dan berisik
Seolah merajuk untuk meracik jam jadi detik-detik agar terbebas dari waktu yang licik
Dan dari segala hal yang monokrom di hidupku, Nona, kau yang paling nyentrik
Kepalaku sarang rindu dan segala yang ragu
Sementara mataku terjebak dalam tatapmu yang malu-malu
Seolah merayu untuk meramu risauku jadi restu
Kemudian aku menelisik bayangmu yang semu lalu terpukau dan terpaku
Kiranya kau memaafkan kepalaku yang isinya kau-kau melulu
Dec 9, 2021
Dec 9, 2021 at 3:51 AM UTC
Di kepalaku terbentang jarak yang abstrak dan segala yang pelik
Sementara tubuhku hanyut dalam sendiri yang berbisik dan berisik
Seolah merajuk untuk meracik jam jadi detik-detik agar terbebas dari waktu yang licik
Dan dari segala hal yang monokrom di hidupku, Nona, kau yang paling nyentrik
Kepalaku sarang rindu dan segala yang ragu
Sementara mataku terjebak dalam tatapmu yang malu-malu
Seolah merayu untuk meramu risauku jadi restu
Kemudian aku menelisik bayangmu yang semu lalu terpukau dan terpaku
Kiranya kau memaafkan kepalaku yang isinya kau-kau melulu
// draft dari Desember, 2019. Tadinya belum berjudul
